<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349</id><updated>2012-03-02T01:36:08.537-08:00</updated><category term='Quote'/><category term='Artikel'/><category term='Puisi'/><category term='Kiasan'/><category term='Hikmah'/><category term='Cerita'/><category term='Mutiara'/><category term='Bolang'/><category term='Perjalanan'/><category term='goresan'/><category term='Gosip Gunung'/><title type='text'>KIPTIAH</title><subtitle type='html'>Kiptiah is nothing, Allah is everything</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>187</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-8412949547995377215</id><published>2012-03-02T01:13:00.003-08:00</published><updated>2012-03-02T01:36:08.768-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Hujan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hujan. Pada siang menuju sore hari ini, hujan terus mengguyur tanah pertiwi. Lebih tepatnya kota saya, Jakarta. Karena saya tidak tahu apakah di belahan kota sana, hujan juga turun atau tidak.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Amazing. Itulah hal yang saya selalu rasakan tatkala hujan datang. Ya, semoga saja seperti itu dan memang seharusnya seperti itu. Di luar kejadian yang sering terjadi ketika hujan turun, misalnya angin besar yang menyebabkan pohon-pohon dan baliho tumbang, banjir, kadang longsor, macet dan sebagainya, saya selalu merasa amazing melihat hujan. Menatap tetesan hujan yang turun entah dari ketinggian berapa –karena saya tidak pernah tahu berapa ketinggian langit yang luas itu-. Atau merasakan bau hujan dan menghirupnya dalam-dalam. Mungkin aneh, tapi saya seperti merasakan suatu hawa baru yang sejuk dan jernih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah suatu kali saya tidur telentang di sebuah lapangan pada suatu malam dan mata saya menatap pada langit luas tanpa sekat. Yang saya lihat adalah betapa langit itu benar-benar tanpa batas. Mungkin dari situlah ada pepatah yang mengatakan “gantungkan cita-cita setinggi langit”. Karena memang langit itu tidak berujung dan bercita-citalah terus tanpa henti. Dan gapailah cita-cita dengan usaha yang maksimal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sama seperti yang saya lihat pada malam itu, langit yang luas seperti memberikan suatu atmosfer yang berbeda. Benar-benar memanjakan mata dengan pada dimensi tanpa batas. Yang seketika mengajak kita untuk bermimpi. Karena langit itu luas dan mimpi sebanyak apapun akan tertampung. Seperti kuasa Allah yang luasnya melebihi langit dan Allah akan menampung mimpi-mimpi jika kita berusaha mengejarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kembali pada hujan. Butirannya yang terus membasahi bumi bagaikan saksi yang tak pernah putus saat penghuni bumi memanjatkan doa-doanya. Ya, karena setahu saya hujan adalah rahmat dan berdoa saat hujan adalah mustajab. Indah betul bukan segala ciptaan Allah ??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya jadi lebih merasakan amazing saat hujan ketika saya berada di atas gunung. Tempat yang sebelumnya belum pernah saya datangi tapi saya selalu merasa penasaran untuk hadir di sana. Dan kali pertama saya berkesempatan ke gunung, saya pun di sambut hujan deras. Hujan yang turun pada pendakian pertama saya dan di malam hari pula. Tak ayal, setelah sampai di atas gunung saya pun menangis karena kedinginan setelah beberapa jam tertimpa hujan. Dan parahnya lagi, saya tidak bisa ganti baju kering karena tas saya di bawa oleh teman yang masih ketinggalan di bawah. Kenangan pahit yang terasa manis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semenjak itu saya semakin suka dengan hujan. Terlebih hujan-hujan setelahnya yang menemani saya ketika di gunung. Hujan rintik-rintik yang menemani saya bersujud di pendakian saya yang kedua. Sungguh nikmat tiada terkira. Dan tidur berkawan suara hujan yang seakan berlomba-lomba menyentuh saya, tapi toh tidak bisa karena saya berada di dalam tenda. Dan banyak lagi cerita hujan saya yang selalu amazing menurut saya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin kesenangan saya akan hujan sama seperti anak kecil yang merengek pada ibunya karena ingin main hujan. Dan ada rona bahagia yang terpancar dari wajah anak-anak kecil ketika berhasil bermain hujan meskipun dengan izin yang di paksakan dari sang ibunda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Atau kesenangan orang-orang akan hujan yang bisa membuatnya tidur lebih lelap dari biasanya dan efeknya pasti akan menimbulkan rasa malas yang luar biasa untuk bangkit memulai aktifitas di hari yang baru. Saya pun tidak jarang merasakan hal yang sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Juga di sebuah film. Hujan menggambarkan suasana yang penuh romatisme. Dalam film India pun, tarian dan nyanyian orang yang sedang bersukaria sering di gambarkan pada saat hujan. Di film lain, hujan di jadikan saat untuk pasangan melakukan adegan romantis yang membuat para penonton seperti terbius ke dalam suasana tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesenangan para petani yang ladang atau sawahnya menjadi subur karena air hujan atau yang mengandalkan pengairan hanya dengan air hujan. Kesenangan tukang bakso yang akan laris manis karena dagangannya bisa menambah nafsu makan siapapun yang membelinya saat hujan. Yang pasti bagi suatu daerah yang telah lama di landa kekeringan maka hujan bagaikan anugerah tak ternilai. Subhanallah. Mungkin masih sangat banyak ke-&lt;i&gt;amazing&lt;/i&gt;-an hujan yang luput dari pantauan indera saya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hujan adalah rahmat yang mengairi bumi Allah tanpa pilih kasih. Jika hujan saja sudah sebuah rahmat maka setelahnya pun ada bonus Allah, yaitu pelangi. Semua orang tahu jika pelangi itu indah dengan tujuh warna yang melingkupinya. Pelangi merupakan sisa pembiasan dari air hujan dan pelangi itu hanya ada setelah hujan turun. Meskipun pelangi itu tidak selalu hadir di depan mata saya. Tapi pelangi itu selalu ada. Entah di ujung kota saya, di atas gunung tempat saya menuai hikmah, atau di tempat yang saya tidak tahu di mana keberadaannya. Tapi pelangi itu bukanlah suatu fiksi terlebih imajinasi. Karena semua orang pasti pernah melihatnya walaupun tidak selalu melihatnya ketika hujan reda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hujan&amp;nbsp; memang selalu amazing. Dan Allah tidak pernah sia-sia menciptakan sesuatu. Jika di ibaratkan hujan adalah suatu permasalahan, maka pelangi adalah penyelesaiannya. Jika hujan di ibaratkan dengan mimpi-mimpi, maka pelangi adalah bukti nyata mimpi-mimpi itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Allahua’lam&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-8412949547995377215?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/8412949547995377215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/03/hujan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8412949547995377215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8412949547995377215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/03/hujan.html' title='Hujan'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-8249694166498486351</id><published>2012-03-01T14:11:00.000-08:00</published><updated>2012-03-01T00:53:59.713-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Ketika Uang Hanya Mampir</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;“Bang, pinjam uang donk.” Rengek Fath pada abangnya, Fathir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Abangnya yang memang saat itu sedang menghitung uang gajinya, seketika terkejut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Hah ? Pinjam uang ? Yang benar saja Fath. Kamu kan baru kemarin juga terima gaji. Masa hari ini mau pinjam uang.” Jawab Fathir dengan beragam tanya terlontar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Hehehe. Maaf bang, kemarin Fath khilaf. Pulang kerja langsung pergi ke Mall sama teman-teman. Makan-makan, nonton terus belanja. Tidak sadar ternyata uang gaji Fath tinggal separuh. Dan Fath belum membayar cicilan motor bulan ini.” Fath memberikan penjelasan dengan rasa bersalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Hhmm… “ Fathir geleng-geleng kepala mendengar penuturan adiknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Selama ini, memang adik kembarannya adalah sosok yang gampang berbaur di tempat kerjanya. Tapi jeleknya, Fath tidak pernah bisa menolak ajakan kawan-kawannya untuk pergi kesana sini yang ia tahu membutuhkan uang banyak. Sedangkan kini, Fath baru dua bulan bekerja. “Tidak enak bang, menolak ajakan kawan” Begitu alasan Fath, tiap kali Fathir memberikan nasehat untuk mengurangi tindakan borosnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;*****&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di tempat lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Pak, yuk kita makan &lt;i&gt;steak&lt;/i&gt; yang terkenal enak itu.” Ajak Pak Angga pada rekan kerjanya Pak Sapto.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Sebentar ya saya mau ke dalam dulu.” Sahut Pak Sapto bergegas ke ruang kerja untuk mengambil sesuatu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Yuk, Pak Angga.” Sejurus kemudian Pak Sapto muncul di ikuti oleh Pak Angga yang sudah siap dengan kunci motor di tangannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Nahla yang melihat kejadian itu hanya bisa mengelus dada. Hari itu adalah hari gajian karyawan di perusahaan tempat Nahla bekerja. Belum satu jam Nahla membagikan uang gaji dan seperti biasa, hari gajian di ibaratkan seperti hari mendadak kaya sedunia. Ingin ini, ingin itu seolah semua ingin di beli. Yang Nahla tidak habis mengerti, uang yang tidak seberapa itu sangat tidak betah berada di tangan pemiliknya. Ada saja keinginan yang membuat uang itu lenyap seketika.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menginjak minggu kedua atau ketiga, keluhan datang bergiliran memenuhi ruang kantor. Keluhan mengenai uang yang habis, padahal tanggal gajian masih jauh. Dan kemudian Nahla juga yang sering “di todong” untuk meminjamkan uang kas perusahaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;*****&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mungkin cerita di atas bisa jadi refleksi saya pribadi atau kawan-kawan lainnya. Yang bekerja dan mengandalkan uang gajian guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tidak ada yang salah jika kita menggunakannya secara bijak, memposkan uang sesuai kebutuhan. Bukan seperti orang yang berpuasa lalu kalap melihat makanan banyak di depan mata tatkala azan maghrib berkumandang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Masa kita sebagai pegawai masih ada sebulan kedepan untuk mendapatkan kembali hak kita berupa gaji. Bukan waktu sebentar ketika uang yang ada di kantong semakin menipis sedang kebutuhan untuk biaya sehari-hari tidak bisa di tunda. Akibatnya hutang menjadi pilihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Baiknya kita terlebih saya, tetap menjadi pribadi yang sedang-sedang saja. Bukan yang mendadak menjadi “kaya raya” pada saat gajian, kemudian beberapa hari saja mendadak menjadi “miskin” karena tidak ada uang. Sedang-sedang saja. Mengendalikan nafsu pada saat ada atau tidak adanya uang. Menggunakan uang secara bijak sesuai kebutuhan bukan keinginan. Karena bukan terlihat dari jumlah besar uang yang membuat seseorang pantas di berikan predikat “kaya”&amp;nbsp;tetapi dari seseorang mampu bersikap sederhana, merasa cukup dan bersyukur. Hidup sederhana tanpa hutang jauh lebih menenangkan di banding memiliki segalanya tetapi hutang di mana-mana. Karena lebih baik menabung untuk kebutuhan yang terduga atau untuk kehidupan di masa depan (akhirat) di banding menabung di pusat perbelanjaan, rumah makan dan lainnya. Sesekali mungkin tidak apa tapi bukan menjadi suatu rutinitas yang dapat menghabiskan uang secara sia-sia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Allahua’lam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-8249694166498486351?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/8249694166498486351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/03/ketika-uang-hanya-mampir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8249694166498486351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8249694166498486351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/03/ketika-uang-hanya-mampir.html' title='Ketika Uang Hanya Mampir'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-547271154226944316</id><published>2012-03-01T11:18:00.002-08:00</published><updated>2012-02-29T21:02:32.894-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Jika "Lava Pijar" Itu Akan Tumpah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kawan, mungkin saat ini banyak dari kita yang berada di posisi tidak menyenangkan. Ingin sekali rasanya berteriak, marah, mengeluarkan semua yang di rasakan. Ibarat gunung yang sedang aktif, ia akan mengeluarkan lava pijar, setelah dalam kurun waktu yang lama menahannya di dalam perut bumi. &lt;i&gt;Duuaarr,, &lt;/i&gt;Jika kita ibarat gunung, maka lava pijar itu akan menghantam orang-orang terdekat kita. Jika lava pijar bisa membunuh, maka "lava pijar" kita minimal bisa membuat sakit hati orang-orang yang terkena dampaknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Okelah bila kita hanya menimpakan lava pijar itu hanya kepada sesama manusia, tapi apa jadinya jika kita meluapkan lava pijar kita pada Sang Khaliq ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah Maha Pengampun itu pasti, namun alangkah kita tidak bersyukur jika harus mengadu kepada Allah dalam keadaan dan dengan bahasa yang tidak baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mengurai makna ulat dalam kepompong yang sabar hingga menjadi kupu-kupu yang indah, bisa kita ikuti teladannya. Kesabaran yang tidak berbatas, doa yang terus mengalir, hati yang selalu tertaut pada Allah dan bibir yang kerap mengucap zikir. Tidak mudah, sangat tidak mudah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kelemahan manusia adalah kesabaran yang kadang berbatas dan berakhir pada emosional tak terkendali. Kemarahan adalah ujung tombak dari kekesalan yang menumpuk di dalam hati. Ya, seperti lava pijar yang di bahas di atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bismillah...&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kita tidak sendiri, masih banyak orang-orang yang di luar sana yang mengalami nasib tidak sebaik kita. Jika itu sulit menjadikan kita untuk bersyukur, minimal kita bisa berusaha untuk belajar bersyukur dan menahan segala macam efek negatif yang di timbulkan ketika kita memaksakan mengeluarkan lava pijar kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;InsyaAllah...&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ini hanya suatu masa yang terus berputar. Yakinlah, ini hanya sementara. Yakinlah, Allah akan memberi yang lebih baik sebagai pengganti. Allah hanya ingin melihat, sejauh mana kita mampu bersabar dan dapat menahan diri untuk tidak berlebihan dalam berperilaku yang menimbulkan efek negatif bagi orang lain. Di balik kesulitan ada kemudahan.&amp;nbsp;&lt;i&gt;InsyaAllah...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Alhamdulillah...&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah Maha Mengetahui. Bila kita sabar, maka cahaya kemenangan atas doa-doa kita akan terjadi. Allah sayang kita. Kita harus ingat itu. Meski kadangkala tanpa sadar kita telah beranjak yang sebelumnya berada dalam posisi sulit kemudian kini telah berada pada posisi yang sangat melegakan. Ya.. itu berarti Allah telah mengabulkan doa kita. Allah memberikan kita kompensasi atas segala kesabaran kita selama ini. Tidak ada yang sia-sia jika kita berniat melakukan sesuatu karena Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kemudian, cobalah sejenak kita bersama-sama merenung tentang situasi sebelum kita ada pada posisi ini. Sesungguhnya banyak pembelajaran yang begitu indah yang bisa di ambil. Meskipun sesuatu yang indah itu berasal dari kejadian atau pengalaman pahit. Semoga semua yang kita alami bisa menambah kedewasaan kita akan hidup dan yang terpenting lebih mendekatkan kita kepada Allah. Karena kenikmatan terbesar adalah dekat dengan Allah bukan yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allahua'lam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-547271154226944316?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/547271154226944316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/jika-lava-pijar-itu-akan-tumpah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/547271154226944316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/547271154226944316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/jika-lava-pijar-itu-akan-tumpah.html' title='Jika &quot;Lava Pijar&quot; Itu Akan Tumpah'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-5791383448912740916</id><published>2012-02-24T01:34:00.003-08:00</published><updated>2012-02-24T05:42:43.366-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Dialog Uang Dalam Kotak Amal</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;“Asyik.. Asyik… aku masuk ke dalam kotak amal.” Goci berteriak senang.&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ia pun langsung berbaur dengan dengan uang-uang lainnya, ada si Sebi (seribu), si Gopi (lima ratus), si Sepu (Sepuluh ribu), si Dopu (dua puluh ribu), si Limbu (lima puluh ribu) dan si Sertu (seratus ribu).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Hai kawan-kawan. Senangnya bertemu dengan kalian di sini. Ssemoga kita bisa menjadi saksi dari orang-orang yang menaruh kita ke dalam kotak amal ini.” Goci menyapa semua uang di dalam kotak amal bening itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semua uang tersenyum menyambut kedatangan si Goci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kotak amal bening yang berada di Masjid Akbar, senantiasa menjadi pemandangan umum para jamaah yang hilir mudik hendak melaksanakan shalat. Keberadaannya di depan pintu masjid sangat strategis, tidak jarang orang-orang dengan senangnya “menitipkan” uangnya ke dalam kotak amal. Tapi ada juga yang enggan atau pura-pura tidak melihat bahwa di depannya ada kotak amal.&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan hari ini adalah hari bersejarah bagi Goci. Bukan karena nilainya yang termasuk besar yang ada di dalam kotak amal. Tapi karena si pemilik Goci sebelumnya yang ia tahu bukanlah orang yang tergolong mampu. Hanya si bapak tukang sapu jalanan. Goci sempat melirik wajah bapak itu sebelum memasukkan Goci kedalam kotak amal. Tersirat keikhlasan dalam wajah lugunya. Goci sempat mendengar gumaman bapak itu, “Ya Allah, terimalah sedekahku untuk rumah-Mu, semoga uang ini bisa bermanfaat.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sebelum berada di kotak amal dan milik si bapak tukang sapu jalanan, Goci adalah milik orang kaya yang memberikan Goci pada bapak tukang sapu jalanan. Sebagai imbalan karena telah membantu menyapu halaman rumahnya, alasan orang kaya itu memberi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan kejadian itu belum berlangsung lama. Hanya sekitar dua puluh menit sebelum Goci di masukkan kedalam kotak amal, beberapa saat sebelum azan ashar berkumandang. Tapi bapak tukang sapu jalanan itu merasa bahwa uang yang di dapat hari ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dirinya bersama istri dan keempat anaknya yang masih kecil, maka Goci pun langsung berpindah ke kotak amal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Goci amat terharu. Ia bisa menjadi tabungan kebaikan bagi bapak tukang sapu jalanan. Nilai yang biasanya hanya di berikan dari kantong orang-orang kaya. Tapi kali ini bukan orang kaya yang memasukkan Goci ke kotak amal, hanya orang biasa. Yang mungkin karena ketulusannya bisa menjadi istimewa di hadapan Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Goci ingat. Ketika pemiliknya masih orang kaya, ia berada di dompet pemiliknya dalam waktu lama. Justru yang sering keluar dari dompet adalah si Limbu dan si Sertu. Itupun yang Goci tahu, kawannya itu meninggalkan dompet pemiliknya tatkala Goci dan kawan-kawan berada di pusat perbelanjaan mewah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pernah suatu kali, pemiliknya itu pergi ke Masjid Akbar. Saat itu, ia hendak melaksanakan sholat zuhur sehabis makan siang. Seusai sholat ia melirik ada kotak amal bening. Sempat berfikir lama, akhirnya ia merogoh kantong dan menemukan si Sebi. Dan masuklah si Sebi ke kotak amal itu sebagai penghuni.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Meski Goci dan Sebi pernah di miliki oleh orang yang sama sebelumnya, tapi mereka belum pernah berjumpa. Mereka sadar bahwa mereka pernah di miliki oleh orang yang sama justru ketika mereka berjumpa dalam kotak amal, saat mereka berbagi cerita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Mungkin karena aku hanya berada di kantong celana sedangkan kau di dompet, jadinya kita tidak pernah bertemu.” Sebi memberikan penjelasan kepada Goci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Alhamdulillah kita bertemu di sini ya Sebi. Padahal aku berharap yang memasukkanku ke dalam kotak amal adalah orang kaya itu.” Goci pun menerawang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Tidak apa Goci, justru kamu akan menjadi lebih bernilai nanti di akhirat. Karena jumlahmu yang termasuk besar bagi bapak tukang sapu jalanan, tapi tidak menghalanginya untuk memberi yang terbaik untuk agamanya….” Si Limbu dengan bijak menghibur Goci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“… karena setahuku, jika yang memberikanmu adalah orang kaya itu akan berbeda nilai dalam pandangan Allah.” Limbu menambahkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“ Loh, emang kenapa ? Bukankah Allah hanya melihat keikhlasan hambaNya dalam memberi ?” Tanya Gopi penasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Memang benar, keikhlasan adalah yang utama. Tapi di samping itu bagi orang kaya, Goci mungkin tidak seberapa berharga dan orang kaya itu pasti punya banyak uang senilai Goci bahkan yang nilainya jauh lebih besar. Tapi bagi yang tidak mampu, mungkin Goci bisa jarang ia temui. Atau bahkan jika punya pun pasti sangat berharga untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.” Ujar Limbu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“…. Makanya Allah menilai usaha orang yang tidak mampu, lebih besar ketika beramal dengan jumlah yang sama dengan apa yang di berikan oleh orang kaya. Karena alasan tersebut.” Sertu menambahkan penjelasan dari Limbu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Benar… benar… benar.” Dopi dan Gopi tersenyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Iya kawan-kawan. Mungkin jumlahku termasuk kecil bagi orang kaya, tapi ternyata tidak semua orang kaya mau memasukkanku ke dalam sini.” Goci terlihat senang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Siapapun yang memasukkan kita ke dalam kotak amal ini, semoga hanya di landasi keikhlasan karena Allah, bukan karena ingin di lihat atau terpaksa.” Kata Sebi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Aamiin.” Uang itu serempak berucap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan di sore nan sejuk itu, angin mengiringi langkah si bapak tukang sapu jalanan menyisir setiap jalan di ibu kota dan membersihkannya dari sampah-sampah. Dan uang-uang di kotak amal itu melantunkan doa terbaiknya untuk si bapak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara fisik bapak itu terlihat miskin, namun hatinya sangat kaya. Ia adalah orang kaya sesungguhnya." Goci berucap lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Rasulullah saw bersabda, “Satu dirham bisa mengalahkan seratus ribu dirham. Seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mungkin satu dirham bisa mengalahkan seratus ribu dirham?” Beliau menjawab, “Ada seseorang yang memiliki dua dirham, lalu mengambil salah satu darinya dan menyedekahkannya. Yang lain, memiliki banyak harta, lalu mengambil darinya seratus ribu dirham saja.”&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; border-color: initial; border-image: initial; border-style: initial; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-image: initial; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;(HR. Ahmad)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;24 Februari 2012&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-5791383448912740916?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/5791383448912740916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/dialog-uang-dalam-kotak-amal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5791383448912740916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5791383448912740916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/dialog-uang-dalam-kotak-amal.html' title='Dialog Uang Dalam Kotak Amal'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-5930568134058301854</id><published>2012-02-22T05:53:00.000-08:00</published><updated>2012-02-22T05:53:16.399-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Tentang TV</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;i&gt;Allahu akbar…. Allahu akbar…..&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Alqa sayang, sudah maghrib tuh. Ayo di matikan TVnya. Kita ke masjid yuk, sholat berjamaah.” Kata ayah Alqa &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Alqa yang sedang asyik menonton program kesukaannya, menolak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Alqa sholatnya nanti saja yah. Tanggung nih filmnya lagi seru.” Jawab Alqa tanpa menghiraukan ajakan ayahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Emmm…. Anak ayah kayaknya tidak mau ya di sayang Allah ?” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Yaa ayah… tapi kan tanggung.” Jawab Alqa sambil merengut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Ya sudahlah. Alqa tidak mau di sayang Allah. Ayah saja deh yang di sayang Allah.” Jawab ayah yang kemudian pergi meninggalkan Alqa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Belum sampai keluar dari pintu rumah. Alqa pun berteriak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Ayaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah….. Tunggu Alqa.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ayah tersenyum. Ayah tau bahwa Alqa tidak akan mau tertinggal. Alqa pun bergegas mengambil sarung dan peci dari kamarnya dan lari mengejar sang ayah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Yuk yah. Kita ke masjid.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sambil berjalan menuju masjid. Ayah bertanya kepada Alqa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Tadi ayah ajak, katanya tanggung. Kok sekarang malah ingin buru-buru ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;”Alqa cuma tidak ingin tidak di sayang Allah. Kan ayah sama bunda sering bilang sama Alqa. Kalau mau di sayang Allah, kita harus mengikuti perintah Allah dan meninggalkan yang Allah tidak suka. Biar nanti di surga, Alqa bisa bertemu dengan ayah dan bunda. Alqa sayaaaaaaaang banget sama ayah dan bunda.” Jelas Alqa panjang lebar membuat ayah tersenyum sendiri melihat tingkah puteranya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Pintar sekali anak ayah. Memang harus seperti itu. Kalau menuruti nonton TV, tidak akan ada habisnya. Semua yang terlihat di dalam TV itu indah, padahal tidak semuanya baik untuk di tonton. Malah sia-sia nanti waktu yang kita punya jika sepanjang waktu hanya menonton TV.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Ohh… makanya ayah sama bunda selalu membatasi Alqa untuk menonton ya ? dan selalu ada di samping Alqa saat Alqa menonton ?” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Benar sayang. Karena ayah sama bunda tidak ingin Alqa terus menerus menonton TV. Ayah dan bunda ingin Alqa bisa bermain sama teman-teman, baca buku, melakukan hal-hal yang Alqa suka. Tidak hanya terpaku diam saja di depan TV. Alqa harus bergerak.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Harus bergerak ?” Tanya Alqa heran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Iya. Kalau hanya berada di depan TV saja kan Alqa diam, hanya menonton. Sedangkan kita harus bergerak, melakukan sesuatu yang bermanfaat. Membaca Al Qur’an misalnya.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Berarti TV itu ada baiknya dan ada buruknya ya yah ?” tanya Alqa polos.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Iya. Makanya kita harus pintar memilih program yang baik untuk di lihat. Menambah wawasan dan iman bukan justru membuatnya kita lalai kepada Allah. Lalu, usahakan untuk bisa jadi yang di ikuti bukan hanya mengikuti. Jadi yang di tonton bukan hanya menonton. Pastinya dalam hal kebaikan. ”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Alqa paham yah. Kita wudhu dulu yah.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Usai berwudhu, mereka langsung masuk ke dalam masjid dan menempati shaf pertama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Alqa mau kemana ?” Tanya ayah saat melihat Alqa langsung berdiri setelah selesai sholat tanpa berdo’a.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Alqa langsung menengok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Alqa mau pulang yah. Mau lihat lanjutan film yang tadi.” Jawab Alqa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ayah menghampiri Alqa sambil berkata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Loh ? Baru tadi ayah bilang. Jangan sampai TV membuat kita lalai kepada Allah. Kok malah sekarang Alqa jadi ketergantungan ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Tapi kan yah, sholatnya sudah selesai.” Alqa membela diri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Iya benar. Tapi Alqa selesai sholat langsung bangun tanpa berdoa dahulu, tanpa pamit juga sama ayah. Apa Alqa tadi sholat sambil memikirkan film itu ?” Selidik Ayah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Alqa tersenyum mendengar penuturan ayahnya, seakan tahu apa yang di pikirkannya tadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Ya sudah. Sekarang duduk lagi sini. Jangan lupa berdo’a.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Iya yah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Di perjalanan pulang menuju ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yah, Alqa pernah dengar kalau TV itu bisa jadi tuhan ke dua." Tanya Alqa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu tahu dari mana ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alqa pernah dengar secara tidak sengaja dari obrolan kakak-kakak di masjid beberapa waktu yang lalu yah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh gitu." Ayah manggut-manggut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang bisa di bilang seperti itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksudnya yah ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Begini sayang. Seperti yang tadi ayah bilang. Bahwa semua yang ada di TV itu terlihat indah. Dan TV itu media yang paling mudah di akses. Tidak seperti majalah atau internet, acara di TV bisa di lihat secara gratis. Hampir semua orang punya TV. Sayangnya, tidak semua orang bisa memilih mana yang baik atau buruk. Contohnya, ketika ada artis A berpakaian seperti ini, bisa di pastikan akan banyak orang yang mengikutinya. Bukan masalah jika pakaiannya itu sesuai yang di perintahkan Allah. Menjadi masalah jika pakaiannya itu melanggar ketentuan Allah. Karena kita cenderung mengikuti apa yang kita lihat padahal belum tentu benar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alqa menyimak penjelasan ayahnya dengan serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;".... contoh lain misalkan ada suatu program di TV yang menampilkan kekerasan, hal tersebut bisa di tiru oleh anak-anak yang menonton tanpa ada pengawasan dari orangtua...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"... jadi kalau Alqa mau menonton, harus di dampingi ayah atau bunda. Kalau ada sesuatu yang menurut Alqa ganjil atau tidak baik. Alqa tanya sama ayah atau bunda. Begitu juga kalau Alqa tidak sengaja menonton TV di tempat lain atau tanpa pengawasan ayah bunda.&amp;nbsp;Tidak boleh langsung meniru.&amp;nbsp;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gimana, sudah faham belum ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah yah. Terima kasih ya yah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-5930568134058301854?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/5930568134058301854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/karena-tv-tidak-selalu-baik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5930568134058301854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5930568134058301854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/karena-tv-tidak-selalu-baik.html' title='Tentang TV'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-2242998250534107748</id><published>2012-02-20T21:59:00.001-08:00</published><updated>2012-02-20T22:04:51.049-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Zikir Persembahan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jika tubuhku diam tanpa gairah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jika mata ku lelah tak menatap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jika kaki ku letih tak melangkah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Hanya zikir persembahan kami&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jika hatiku bermuara pada gelisah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jika fikiranku sejenak tak bermakna&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jika nafasku tersendat noda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Hanya zikir persembahan kami&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dan pada waktu lelahku menyentak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ribuan riak mengibas setitik hawa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Diamku adalah pertanda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bahwa sinar sedang temaram&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ini adalah mendaki &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Lelahnya, bahagianya dan senyumnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bukan untuk kami juga aku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Untuk kita, sebagai hamba&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Biar hadir tidak hanya sekedar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Karena aku sekedar buih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Hilang dan tenggelam tersapu gelombang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dan buih pun mempersembahkan zikirnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sebelum ia hilang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-2242998250534107748?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/2242998250534107748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/zikir-persembahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2242998250534107748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2242998250534107748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/zikir-persembahan.html' title='Zikir Persembahan'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-3580291535688694501</id><published>2012-02-19T07:03:00.001-08:00</published><updated>2012-02-19T18:41:20.757-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Lembutkan Hati Kami</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Kami tahu kerasnya batu&lt;br /&gt;Yang jika di sirami lembutnya air akan luruh&lt;br /&gt;Bertahun-tahun, berpuluh-puluh tahun bahkan beratus-ratus tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hati kami bukanlah batu&lt;br /&gt;Tapi mampu keras melebihi batu kali&lt;br /&gt;Yang jika di sirami beribu nasehat&lt;br /&gt;Tak kan luruh meski zaman terus berganti&lt;br /&gt;Atau bumi hanya tinggal mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dengan timbunan tanah merah hati keras kami membumi&lt;br /&gt;Ampuni kami, Rabbi&lt;br /&gt;Tolong lembutkan hati kami&lt;br /&gt;Sebelum nurani kami mati&lt;br /&gt;Sebelum jasad ini menggamit perut bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi, mudahkan mata kami menangis&lt;br /&gt;Mengingat khilaf kami yang tak tertandingi&lt;br /&gt;Bukan menangis mengingati duniawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi, lembutkan hati kami merenungi mati&lt;br /&gt;Lembutkan hati kami mendengar nasehat-Mu Rabbi&lt;br /&gt;Sungguh, hanya Engkau Sang pengenggam hati&lt;br /&gt;Peluk hati kami dalam cinta-Mu&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-3580291535688694501?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/3580291535688694501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/lembutkan-hati-kami-yaa-rabb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3580291535688694501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3580291535688694501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/lembutkan-hati-kami-yaa-rabb.html' title='Lembutkan Hati Kami'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-123056570734605065</id><published>2012-02-19T06:02:00.000-08:00</published><updated>2012-02-19T06:02:22.955-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Dalam Buaian Sunyi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Terduduk ia di taman bunga nan sunyi&lt;br /&gt;Berpayung teduh doa-doa yang menggantung&lt;br /&gt;Di sampingnya keyakinan menghempas kegalauan&lt;br /&gt;Ia sendiri dan memang sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia hanyut dalam kicauan hening&lt;br /&gt;Kedua matanya terpejam mengiringi takbir hatinya&lt;br /&gt;Siluet wajah lalu lalang di depannya&lt;br /&gt;Dan ia tetap diam terpejam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa makna diamnya&lt;br /&gt;Sedang suara hanya menjadi fatamogana&lt;br /&gt;Yang ia tahu, diamnya tiada berbisa&lt;br /&gt;Tapi menimbulkan kata, sejuta kata untuk cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam maya ia bak mutiara&lt;br /&gt;Dalam nyata bak bidadari terasingkan&lt;br /&gt;Ia terbelenggu mimpi&lt;br /&gt;Dan terus menuai sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-123056570734605065?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/123056570734605065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/dalam-buaian-sunyi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/123056570734605065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/123056570734605065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/dalam-buaian-sunyi.html' title='Dalam Buaian Sunyi'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-5179929999985179109</id><published>2012-02-18T07:27:00.001-08:00</published><updated>2012-02-23T06:03:17.015-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Tergantung Niat</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Lembayung senja menemani langkah Fatin. Bergegas ia menuju ke jalan besar untuk menunggu angkutan umum yang akan mengantarnya pulang ke rumah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Lagi dan lagi, saya sendiri.” Ucap Fatin lirih.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sambil terus berzikir, ia menatap secara seksama arah datangnya angkutan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;****&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sore itu adalah sore kesekian Fatin hadir sendiri menghadiri pengajian pekanan di rumah Mbak Khaira –guru ngaji Fatin-. Keempat rekannya tidak hadir, Aisyah dan Naura berhalangan hadir sedangkan Rayya dan Naila tidak ada keterangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pukul empat lewat Fatin telah tiba di rumah Mbak Khaira setelah sebelumnya menelpon Aisyah, apakah mengaji atau tidak. Karena Aisyah tidak mendapat kabar apapun dari Mbak Khaira, ia pikir pengajian tetap di adakan. Fatin pun dengan mantap berangkat untuk menuntut ilmu, meskipun hari itu ia merasakan tidak enak badan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sesampainya di rumah Mbak Khaira, ternyata belum ada kawan-kawan yang lain. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Assalamu’alaikum… “ Fatin memberi salam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tidak ada yang menyahut, Fatin pun mengulangi salam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Assalamu’alaikum… Assalamu’alaikum…”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Wa’alakumsalam warrahmatullah wabarakatuh.” Terdengar sahutan salam dari arah dalam rumah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Terlihat kakak Mbak Khaira keluar rumah dan menyambut Fatin.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dengan tersenyum Fatin langsung bertanya, “Mas, Mbak Khaira nya ada di rumah ?”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Khaira nya sedang keluar. Tunggu di dalam saja dik.” Jawabnya ramah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Fatin pun masuk ke dalam ruangan yang memang di sediakan khusus untuk pengajian. Sepi. Hanya ada rak-rak berisi kitab dan buku-buku islam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sambil menunggu kawan lainnya, Fatin beranjak mengambil buku dari rak. Ia memilih kisah mengenai para tabi’in wanita. Pelan-pelan ia membaca, hingga tanpa sadar sudah berpuluh-puluh halaman telah di bacanya. Satu jam berlalu sejak ia datang tapi belum ada tanda-tanda bahwa kawannya akan hadir. Hanya kabar Naura yang ia tahu, karena ketika baru sampai rumah Mbak Khaira, Fatin mendapat SMS dari Naura yang mengabarkan jika ia tidak hadir di karenakan sedang tidak enak badan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hari semakin beranjak sore. Ternyata Fatin telah menunggu hampir satu setengah jam, tetapi Mbak Khaira belum juga terlihat akan pulang. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sedang asyik membaca, kakak Mbak Khaira masuk membawakan minuman untuk Fatin.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Sendiri dik ? Yang lain kemana ?” Tanya Mas Farhan, kakak Mbak Khaira.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Emm… yang dua izin berhalangan yang dua lagi tidak ada kabarnya.” Jawab Fatin singkat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Oh, gitu.. ya sudah di minum dulu tehnya.” &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Makasih mas.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mas Farhan tersenyum dan kembali ke dalam rumah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Fatin larut dalam keasyikan membaca kisah tabi’in wanita. Sungguh patut di jadikan tauladan, bagaimana taat dan shalihnya para wanita zaman dahulu. Mereka hidup setelah zaman sahabat Rasululullah tapi keshalihan mereka tidak berbeda dari para sahabat. Wanita-wanita nan cerdas, selalu haus dalam hal keilmuan. Melayani suami dengan penuh kesetiaan dan ketulusan. Dan mampu mencetak generasi muslim yang tangguh dan bertaqwa. Fatin tersenyum membaca kisah-kisah tersebut. Tak jarang senyumnya mengembang. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Semoga kelak, aku mampu menjadi seperti mereka.” Ucap Fatin dalam hati.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tanpa terasa, azan maghrib berkumandang. Mas Farhan tiba-tiba muncul di hadapan Fatin.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Kayaknya Khaira masih lama nih pulangnya. Apa kamu mau sholat dulu ?” &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Emm… saya sedang tidak sholat mas. Kalau begitu saya pamit saja ya mas.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Fatin yang sedang asyik membaca, bergegas membereskan buku bacaan dan tasnya. Kemudian langsung pamit pulang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Terimakasih ya &amp;nbsp;mas. Salam saja untuk Mbak Khaira. Assalamu’alaikum.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Iya dik, nanti saya sampaikan. Hati-hati ya. Wa’alaikumsalam.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;****&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sepanjang perjalanan, Fatin merasa bimbang. Kenapa Rayya dan Naila tidak ada kabarnya. Apa mungkin mereka sudah tahu jika Mbak Khaira tidak ada di rumah sehingga mereka tidak hadir ? Kenapa mereka tidak memberitahu saya ? Pertanyaan-pertanyaan tanpa jawaban itu terus memenuhi otak Fatin.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ia sempat berfikir, kenapa tadi ia tidak datang saja. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Astaghfirullah.” Seketika Fatin beristighfar menyadari bahwa keikhlasannya sedang tergadai.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tak sekali itu saja Fatin hanya hadir sendirian. Dulu, pada awal-awal ia ikut pengajian itu, ia sempat merasa aneh. Karena seringkali ia hadir sedangkan Mbak Khaira tidak ada di tempat, tetapi Mbak Khaira tidak menginformasikan kepada semua muridnya untuk memberitahukan bahwa pengajian pekanan di liburkan. Kemudian, lambat laun Fatin paham. Bahwa maksud Mbak Khaira melakukan seperti itu karena mengajarkan kemandirian kepada muridnya. Meskipun Mbak Khaira sedang berhalangan mengisi pengajian namun pengajian harus tetap di lanjutkan meskipun hanya di hadiri beberapa orang saja.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah mengetahui hal tersebut, Fatin bersyukur karena bisa mengikuti pengajian rutin setelah beberapa &amp;nbsp;lama vakum. Meskipun bisa di bilang tidak tiap minggu pengajian di lakukan, karena ada saja hal-hal yang membuat pengajian menjadi tertunda atau bahkan tidak di gelar. Tidak adanya orang yang datang selain Fatin, adalah salah satu contohnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tapi dari sana pula, Fatin belajar tentang sebuah keikhlasan dalam menuntut ilmu. Beberapa kali datang dan beberapa kali tidak ada orang tidak membuat Fatin mundur dari ajang para pencari ilmu. Bukan tidak pernah Fatin merasa jengkel karena kondisi tersebut, tapi Fatin berusaha keras untuk berfikir positif dan yakin bahwasanya Allah tidak akan menyia-nyiakan niat baik hambaNya untuk menuntut ilmu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Fatin kini berusaha untuk meluruskan niat. Apapun yang ia jalani, termasuk mengaji adalah karena Allah. Ada atau tidak adanya orang, semoga tercatat menjadi amal shalihnya. Yakin, bahwa tidak ada yang sia-sia jika kita berniat karena Allah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Fatin akan terus berusaha memperbaiki setiap niatnya. Walaupun Fatin tahu, bahwa itu tidak mudah. Saat kita sudah berusaha lurus, ada saja halangan untuk membengkokannya. Hanya Allah, tempat Fatin mengadu. Fatin juga tidak ingin hanya karena masalah tersebut lalu hengkang mencari pengajian lainnya. Karena di sana Fatin telah menemukan kenyamanan, Fatin berusaha untuk mencari hikmah dalam setiap peristiwa. Setiap pertemuan pengajian, Fatin usahakan nikmati semaksimal mungkin. Ia serap ilmu yang di berikan Mbak Khaira. Ia juga nikmati kebersamaan persaudaraan dalam lingkaran pengajian. Karena menurut Fatin, berteman dengan orang shalih adalah keharusan untuk membentengi dirinya dari hal-hal buruk. Selain beragam kawan lainnya yang di miliki Fatin tentunya. Sebab teman adalah pencerminan dirinya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hari itu, Fatin pun pulang ke rumahnya dengan senyum yang terukir di dalam hatinya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Dari ‘Alqamah bin Waqqash Al-Laitsi bahwa ia berkata, “Aku mendengar Umar bin Khattab RA berkata di atas mimbar, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Semua amal perbuatan tergantung niatnya dan setiap orang akan mendapatkan sesuai yang ia niatkan. Barangsiapa yang berhijrah karena dunia yang ia cari atau wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya untuk apa yang ia tuju”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;(HR. Bukhari)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Nabi SAW mengingatkan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;: “&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Perumpamaan teman yang shalih dengan yang buruk itu seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Berteman dengan penjual minyak wangi akan membuatmu harum karena kamubisa membeli minyak wangi darinya atau sekurang-kurangnya mencium ban wanginya. Sementara berteman dengan pandai besi akan membakar badan dan bajumu atau kamu hanya akan mendapatkan bau tidak sedap&lt;/em&gt;“. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;(HR.Bukhari dan Muslim)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;18 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-5179929999985179109?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/5179929999985179109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/tergantung-niat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5179929999985179109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5179929999985179109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/tergantung-niat.html' title='Tergantung Niat'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-6035256213510226615</id><published>2012-02-17T20:54:00.001-08:00</published><updated>2012-02-17T21:24:56.939-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Menguap Vs Bersin</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;“Hoaaaaaaammmm…..”. Rasya menguap lebar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;“Aduh, kamu kalo menguap ya di tutup donk dek.”&amp;nbsp; Protes Sabil pada adiknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;“Kenapa sih kak ? masalah sepele ajah kok di bikin ribut, aku kan cuma menguap kak.” Tak mau kalah dengan sang kakak, Rasya pun membela diri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;“Ckckck… dek, kamu pernah dengar tidak kalau Allah itu tidak suka dengan menguap?” Tanya Sabil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Dengan rasa heran, Rasya menjawab, “ kayaknya aku pernah dengar deh kak.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Sabil tersenyum mendekati adiknya yang kebingungan,”zaman sekarang banyak kebiasaan kecil yang luput dari perhatian kaum muslim, masalah kebiasaan yang sebenarnya telah di ajarkan Rasulullah sebagai tauladan terbaik kita, termasuk masalah menguap tadi.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;“Terus kak ?” Tanya Rasya bersemangat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;“Dalam hadits di sebutkan &lt;em&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; font-style: normal;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; font-style: normal;"&gt;Menguap adalah dari setan, maka jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia menahannya sedapat mungkin&lt;sup&gt; 1&lt;/sup&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Jadi, walaupun tidak tahan ingin menguap lebar, sebaiknya di tutup gitu kak ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Nah, itu kamu tahu, terus kenapa kamu tidak menutup mulutmu ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Hehehe, aku fikir itu hanya masalah sepele kak.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Itu dia, banyak orang tidak memperhatikan masalah ini. Memang telihat sepele tapi dalam islam hal sepele pun sudah diatur dengan sebaik-baiknya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; font-style: normal;"&gt;“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan benci terhadap menguap. Maka apabila ia bersin, hendaklah ia memuji Allah (dengan mengucapkan ‘Alhamdullillah’). Dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mendengarnya untuk mendoakannya. Adapun menguap, maka ia berasal dari setan. Hendaklah setiap muslim berusaha untuk menahannya sebisa mungkin, dan apabila mengeluarkan suara ‘ha’, maka saat itu setan menertawakannya &lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt; Sabil menjelaskan panjang lebar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Wuih, serem ya kak, di ketawain ma setan.” Kata Rasya sambil bergidik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Iya dek, padahal menurut kakak tidak sulit loh hanya mengangkat tangan dan menutup mulut ketika menguap, tidak melelahkan sama sekali.”Sabil menegaskan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Jadi usahakan di mulai dari hal kecil kita memperhatikan prilaku kita supaya elok di pandang orang dan Allah suka itu.” Sabil menambahkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Padahal Rasya juga kalau melihat orang yang menguap lebar di depan banyak orang terus dia tidak menutup mulutnya sampai terlihat semua isi mulutnya kok rasanya gimana gitu kak, tidak enak di lihat, apalagi kalau misalkan sebelumnya dia makan sesuatu yang menimbulkan bau…. Uuuhh… mantap sekali pasti aromanya.” Papar Rasya sambil terkekeh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Tuh kan, kamu saja tidak suka melihat orang lain menguap lebar tanpa di tutup, makanya mulai sekarang kamu juga harus merubah kebiasaan burukmu itu.” Kata Sabil menasehati Rasya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“hhmm… iya ya kak. Aku sampai mikir gimana ya jadinya kalau aku menguap lebar terus tidak aku tutup, eehh ada binatang masuk ke mulutku…” Rasya pun menerawang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Hahahahahaha…. Pastinya itu bakal jadi santapan gratis mu dek.” Sabil tertawa lebar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Kakak juga jangan tertawa terlalu lebar, nanti ada nyamuk masuk loh.” Rasya tidak mau kalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Uppss.” Sabil pun refleks menutup mulutnya kemudian tersenyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Semakin bangga aku menjadi generasi muslim. Indah banget islam itu ya kak. Sampai hal kecil pun tidak luput dari ajarannya.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“That’s right my brother.” Jawab Sabil &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Oh iya kak, tadi kakak juga menyebutkan juga tentang bersin. Itu gimana kak ?” Rasya penasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Iya dek, kalau menguap adalah hal yang Allah tidak suka, makanya harus menahannya sebisa mungkin atau menutup mulut tatkala menguap. Kalau bersin, kita di haruskan mengucapkan hamdalah dan orang yang mendengarnya mendoakan.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Baca yarhamukallah (semoga Allah merahmatimu) ya untuk yang mendengarnya, lalu dibalas lagi oleh yang bersin yahdikumullah (semoga Allah memberikanmu petunjuk). Benar tidak kak ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;br /&gt;Belum sempat Sabil menjawab, Rasya kembali memberondongnya dengan pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Kalau ada yang bersin lalu tidak membaca Hamdalah, berarti kita tidak wajib mendoakannya ya kak ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Benar dek baca doanya seperti itu dan memang tidak wajib mendoakan orang bersin yang tidak membaca hamdalah. Ada hadits seperti ini &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; font-style: normal;"&gt;“Hak seorang muslim atas muslim yang lain ada enam: jika engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam, jika ia mengundangmu maka datanglah, jika ia meminta nasihat kepadamu maka berilah nasihat, jika ia bersin lalu ia mengucapkan alhamdullilah maka doakanlah, jika ia sakit maka jenguklah, jika ia meninggal maka iringilah jenazahnya &lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Hmmm….”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&amp;nbsp;“Kalau sedang sholat lalu bersin gimana kak?” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Di haruskan pula mengucapkan lafaz hamdalah dek.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Kalau orang flu kan biasanya bersin-bersin terus tuh kak. Apa harus terus mengucap hamdalah ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Bersin karena sakit itu beda dek. Untuk pertama kita membaca hamdalah, kalau memang kemudian bersinnya terus menerus yang mengindikasikan flu maka tak wajib terus membaca hamdalah.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Oh gitu ya kak.” Jawab Rasya sembari manggut-manggut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Jangan lupa ya dek, menutup mulut jika bersin dan menahan suaranya.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Pasti donk kak, kalau tidak di tutup mulutnya, bisa-bisa ada banjir kiriman lagi…. Hahahahaha…” Tawa Rasya menggelegar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“… hahahahahaha…” Sabil pun ikut tertawa mendengar penuturan adik semata wayangnya yang kini telah memasuki jenjang SMP kelas satu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Kak, aku mau tanya lagi.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Apa dek ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Aku bingung nih. Allah tidak suka orang yang menguap tapi Allah suka bersin. Kenapa bisa begitu kak ?” Tanya Rasya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Bagus dek. Itu pertanyaan yang bagus sekali. Adik kakak sudah mulai kritis nih.” Puji Sabil kepada adiknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Kakak nih bisa saja. Aku jadi malu…” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Jawab donk ka pertanyaanku.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Rasya terlihat tidak sabar mendengar apa yang akan di sampaikan kakaknya yang terpaut usia tujuh tahun dengannnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Singkatnya begini dek… Kalau menguap itu biasanya di sebabkan karena makan yang berlebihan, jadi Allah kurang suka makanya di katakan Allah tidak menyukai menguap. Karena makan berlebihan itu menimbulkan kemalasan dalam beribadah. Dan berlebihan adalah hal yang di sukai setan. Tapi kenyataannya kan, menguap itu tidak hanya karena berlebihan dalam makanan bisa juga karena mengantuk. Jadi sebaiknya tahan sebisanya jika menguap dan menutup mulut.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“…. Terus kenapa bersin itu di sukai Allah, karena bersin itu dapat menyehatkan badan, menghilangkan keinginan untuk mengenyangkan perut dan membuat semangat untuk beribadah &lt;sup&gt;4&lt;/sup&gt;.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Rasya manggut-manggut mendengar penjelasan kakaknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“ Sip deh kak. Hari ini aku dapat ilmu baru. Makasih banyak ya kak.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;“Sama-sama Rasya.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Dan keduanya saling melempar senyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt; HR. Muslim&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;HR. Bukhari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;3 &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;HR. Muslim&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt; &lt;a href="http://www.muslimah.or.id/"&gt;www.muslimah.or.id&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;18 Februari 2012&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-6035256213510226615?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/6035256213510226615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/menguap-vs-bersin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6035256213510226615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6035256213510226615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/menguap-vs-bersin.html' title='Menguap Vs Bersin'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-3751318320624126829</id><published>2012-02-15T23:41:00.000-08:00</published><updated>2012-02-15T23:58:28.120-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Kenapa Bunda Tidak Bekerja ?</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Bunda, Alqa mau tanya.” Alqa yang baru genap berusia enam tahun memulai percakapan dengan bundanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Iya sayang, Alqa mau tanya apa sama bunda ?” Jawab bunda sambil mengelus lembut kepala Alqa yang kini berada di peluknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Kok bunda tidak bekerja seperti bunda Faris atau bundanya Rahman ?” Tanya Alqa menyebut kawan-kawan mainnya sambil menatap wajah bunda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Kenapa bunda di rumah saja, hanya mengurus Alqa dan ayah ?”. Belum sempat bunda menjawab, Alqa kembali mengajukan pertanyaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bunda tersenyum dan balik bertanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Memangnya Alqa ingin bunda kerja ?” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“ Emm….. “. Alqa terdiam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Alqa mau bunda jadi jarang di rumah ?? Alqa mau, nanti ketika bunda bekerja, Alqa bunda titipkan dengan pengasuh ??” Bunda kembali bertanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di lihatnya wajah putra semata wayangnya tiba-tiba murung. Sejurus kemudian, airmatanya menetes dan memeluk bundanya dengan erat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sembari terisak, Alqa menjawab,” tidak bunda, Alqa tidak ingin di tinggal bunda, Alqa juga tidak ingin hanya bersama pengasuh.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Anak shalih, diam ya,, kan bunda hanya bertanya. Lagi pula bunda pun tidak ingin meninggalkan jagoan bunda di rumah tanpa pengawasan dari bunda.” Kata-kata bunda seakan menyihir Alqa untuk tersenyum dan mereka pun beradu pandang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Gitu donk sayang, senyum kan jadi lebih tampan. Senangnya bunda punya jagoan shalih yang tampan.” Semakin lebar senyum Alqa karena di puji bunda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Memangnya ada apa sayang ? kok tiba-tiba bertanya seperti itu ?” Selidik bunda sambil terus mengusap lembut kepala Alqa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Emmm….. Alqa hanya bingung, kenapa bundanya Faris dan Rahman bekerja tapi bunda tidak.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Begini sayang, bunda memilih menjadi ibu rumah tangga karena Allah menyuruh bunda.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Maksudnya bunda ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Iya, bagi seorang wanita, pekerjaan terbaik adalah menjadi ibu rumah tangga, mengurus anak, suami dan semua hal yang berkaitan dengan rumah. Allah menyuruh kaum wanita untuk tinggal di rumah dan tidak keluar rumah kecuali hanya untuk sesuatu yang mendesak atau jika terpaksa keluar rumah harus berhati-hati terhadap fitnah yang akan di timbulkan.” Bunda menjelaskan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Kalau maksudnya fitnah yang di timbulkan itu apa bunda ?” Alqa bertanya heran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Maksudnya, karena wanita itu di ciptakan indah maka semua hal yang melekat pada diri wanita adalah keindahan. Oleh karena itu Allah menyuruh kaum wanita untuk menutup aurat dan tidak berlebih-lebihan dalam berhias diri untuk menghindari fitnah dari kaum lelaki, supaya tidak di ganggu. Selain itu perintah tersebut adalah cerminan kasih sayang Allah kepada kaum wanita supaya lebih di hargai dan mudah di kenal.” Papar bunda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Ooh,, gitu ya bunda?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Iya sayang.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Termasuk alasan bunda berjilbab juga ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Benar, karena bunda ingin di sayang Allah.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Kok bisa bunda di sayang Allah ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Karena kalau kita menuruti semua perintah Allah, niscaya Allah akan sayang kepada kita.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Alqa kini paham kenapa penampilan bundanya terlihat berbeda dengan bunda-bunda kawan sekolahnya yang seringkali berpakaian mini atau berpakaian tapi tetap menampakkan lekuk tubuhnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Oia bunda, kalau bundanya Faris dan Rahman bekerja berarti tidak di sayang Allah ya ? kan tidak menuruti perintah Allah.” Tanya Alqa heran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bunda tersenyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Tidak begitu sayang. Kadangkala kita tidak bisa menilai orang lain baik atau buruk hanya karena tidak menuruti perintah Allah. Bisa saja ada sesuatu yang mengharuskan seseorang melakukannya meskipun dalam hatinya ada keterpaksaan.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Bunda, Alqa tidak paham dengan kata-kata bunda.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Begini sayang. Bundanya Faris dan Rahman itu bekerja karena mereka harus melakukannya. Alqa tau kan jika Faris dan Rahman sudah tidak memiliki ayah ?” Tanya bunda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Iya bunda. Lalu ?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Karena ayahnya Faris dan Rahman sudah tidak ada, maka sekarang yang harus mencari uang untuk kebutuhan mereka adalah bundanya. Karena ayah Alqa masih ada, maka ayah yang wajib mencari nafkah. Kecuali jika ayah sakit dan tidak bisa bekerja maka mau tidak mau bundalah yang harus bekerja.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Tapi bunda, ada kok teman Alqa yang lain, ayah dan bundanya bekerja.” Alqa masih penasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Bisa jadi kawan Alqa itu kondisi keuangannya tidak sebaik keluarga kita. Jadi dengan terpaksa kedua orangtuanya harus ikut mencari nafkah.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Iya juga ya, Alhamdulillah bunda, Alqa juga merasa semua kebutuhan Alqa sudah tercukupi dan bunda selalu ada di samping Alqa. Tapi…..” tanya Alqa menggantung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Tapi apa sayang ?” Selidik bunda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Tapi ada loh bunda, kawan Alqa yang kalau pergi sekolah di antar dan di jemput naik mobil, kedua orangtuanya bekerja. Dan kalau Alqa tanya, dengan siapa dia di rumah jika orangtuanya tidak ada, dia jawab dengan adik dan pembantunya saja.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bunda kembali tersenyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Bunda kurang tahu alasan bundanya kawan Alqa itu bekerja. Jika kondisi keuangan sudah baik tapi terus bekerja di tambah suaminya juga memiliki penghasilan yang lebih dari cukup…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Alqa memotong penjelasan bunda, “Berarti bundanya itu tidak di sayang Allah ya bunda ? kan dia tidak menuruti perintah Allah. Kalau Alqa lihat saja saat dia mengantar kawan Alqa, pakaiannya pendek sekali dan riasannya tebal. Di tambah lagi dia bekerja sedangkan yang Alqa tahu keluarganya tidak mengalami kekurangan uang.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Belum sempat bunda menjawab pertanyaan sang buah hati, tiba-tiba terdengar azan ashar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;“Sudah azan sayang, yuk kita shalat biar kita di sayang Allah.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dengan tertawa riang Alqa menjawab, “Ayo bunda.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dan pertanyaan terakhir Alqa seakan menguap bersama kumandang azan ashar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;QS. Al Ahzab : 33 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i&gt;“&lt;span lang="IN"&gt;dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;sup&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i&gt;”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;QS. Al Ahzab : 59&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;sup&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;QS. An Nuur : 31&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;16 Februari 2012&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-3751318320624126829?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/3751318320624126829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/kenapa-bunda-tidak-bekerja.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3751318320624126829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3751318320624126829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/kenapa-bunda-tidak-bekerja.html' title='Kenapa Bunda Tidak Bekerja ?'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-7000263161159546508</id><published>2012-02-14T23:51:00.000-08:00</published><updated>2012-02-15T00:05:31.251-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Karena Kita Tak Ingin Terpaksa Menikah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Tidak ingin terpaksa menikah. Terpaksa kenapa ?? Ya, terpaksa menikah karena pihak wanita telah berbadan dua, dan pihak laki-laki mau tidak mau menikahi si wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bisa berbadan dua ?? Akibat dari pergaulan bebas antar lawan jenis atau zaman sekarang di kenal dengan pacaran. Jika dahulu, laki-laki dan wanita amatlah tinggi rasa malunya maka zaman sekarang rasa malu seperti sudah menguap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuktikkan cinta saja harus dengan berhubungungan layaknya suami istri, jika tidak mau maka di pertanyakanlah kesucian "cinta" nya itu. Atau jika sedang berduaan, maka rayuan syetan pun akan bertambah parah. Jika mengobrol saja sudah biasa, kemudian di lanjutkanlah hal yang "luar biasa". Hasilnya, pernikahan dadakan pun banyak di gelar, takut bertambah besar perut si wanita jika tidak buru-buru. Masalah kesiapan siap atau tidak, pihak pelaku harus siap. Lah, melakukannya saja sudah sangat siap tanpa berfikir panjang apalagi jika harus menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur jika berakhir pada pernikahan, tapi amat di sayangkan karena dari banyak berita di media, tidak sedikit bayi-bayi yang di bunuh atau di telantarkan akibat hamil di luar nikah. Na'udzubillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak usah berbicara siapa yang salah, siapa yang benar. Yang jelas Allah telah memperingatkan untuk tidak mendekati zina. Hebatnya sekarang zina memang sudah tidak pernah lagi di dekati alias langsung ke sasaran. Menjadikan pacar bak pasangan suami istri yang seluruh jiwa raga adalah mutlak milik sang pacar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pula salahkan syetan yang telah membisikkan rayuannya, toh itu memang tugasnya. Tapi kita sebagai muslim yang tata cara hidup kita telah di atur apik sedemikian rupa oleh Allah semestinya mau membuka hati menelaah setiap nasihat. Mendekat kearah kebaikan bukan malah menikmati kesesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ada-ada saja cara syetan menyesatkan. Jika hamil, maka si wanita harus di nikahi maka sekarang ada lagi produk (baca : kondom) yang tadinya hanya di gunakan untuk alat kontrasepsi bagi yang telah menikah menjadi bebas penjualannya. Mungkin untuk menaikkan tingkat penjualan atau ada sesuatu yang tersembunyi di balik itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, semakin bebaslah pergaulan lawan jenis. Dahulu masih ada rasa takut (mungkin) jika mereka melakukan sesuatu yang di larang, maka kini tidak lagi. Toh, sudah ada "pelindung". Berapa kali pun mereka menjalani hubungan layaknya suami istri, tidak akan terlihat bekasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berlebihan jika pacaran sangat identik dengan pergaulan bebas. Mungkin tidak semua dan semoga tidak semua. Tapi hal-hal bebas semacam itu tidak akan terendus orang lain kecuali hanya pelaku dan Allah saja yang tau. Hanya Allah, tetapi gumpalan nafsu tidak menghendaki rasa takut kepada Allah untuk timbul dalam hati pelaku dan mengurungkan niat buruknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang masih berada dalam hubungan pacaran dan menentang tulisan saya dan mengatakan bahwa tidak semua yang berpacaran melakukan hubungan terlarang itu. Saya patut mensyukuri pernyataan itu, dan semoga pula mereka yang menentang, tidak mendekati hal-hal kecil yang juga terlarang yang lambat laun bisa menimbulkan percikan nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada mereka yang bangga dengan pasangan tidak halalnya. Maka bagi kita yang memilih untuk sendiri sebelum menikah, juga mengumandangkan kebanggaan kita. Kita bangga menjadi tuli akan rayuan syetan, Kita bangga menjaga kesucian meskipun tersisih. Kita yang menjadi jomblo sebelum menikah karena pilihan. Bisa saja kita memilih mengikuti jejak mereka untuk berpacaran, memilih satu di antara mereka yang menyukai kita .Tapi kita lebih suka memilih keridhoan Allah. Lebih suka menyibukkan diri dengan belajar dan mendekatkan diri kepada Allah. Bukan menyibukkan diri dengan keluh kesah dan air mata di atas label cinta semu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita yang selalu yakin bahwa Allah menciptakan segala sesuatu berpasangan termasuk manusia. Allah yang akan memberi ganjaran indah kepada yang sabar menjaga kesucian. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahua'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(pengingat bagi kita terutama diri pribadi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-7000263161159546508?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/7000263161159546508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/karena-kita-tak-ingin-terpaksa-menikah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7000263161159546508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7000263161159546508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/karena-kita-tak-ingin-terpaksa-menikah.html' title='Karena Kita Tak Ingin Terpaksa Menikah'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-903495623312465341</id><published>2012-02-14T01:36:00.000-08:00</published><updated>2012-02-14T22:17:49.925-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Daur Ulang Keluhan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Kini, daur ulang sampah sedang marak di kampanyekan. Berawal dari sampah atau bisa di bilang barang yang sudah hilang manfaatnya menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat, baik dari segi penggunaannya maupun ekonomi. Semua orang sebetulnya bisa membuatnya, tapi tidak semua orang ingin melakukannya. Karena jika berhubungan dengan kata sampah, maka yang terbersit yang dalam pikiran adalah sesuatu yang kotor, bau dan menjijikkan. Tapi siapa sangka, begitu banyak hasil daur ulang sampah yang membuat orang-orang yang sebelumnya menatap sinis menjadi heran karena setelah di &lt;i&gt;makeover&lt;/i&gt;, sampah itu berubah menjadi sesuatu yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepedulian masyarakat untuk mendaur ulang perlu di apresiasi. Selain bisa mengurangi penumpukan sampah yang kian hari bertambah banyak juga bisa membuka peluang usaha dan peluang lapangan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah mengolah sampah menjadi sesuatu yang berbeda. Hanya orang-orang yang "ingin" yang bisa melakukannya. Ia ingin membuat sesuatu yang berbeda dari biasa. Ia ingin menularkan manfaat untuk sesama dan lingkungan. Ia ingin melatih daya kreatifitasnya dan sebagainya. Jadi hanya di butuhkan modal "ingin" saja untuk terjun ke dunia daur ulang, bukan modal bisa atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhanpun tidak jauh berbeda dengan sampah. Jika bisa di ibaratkan kebahagiaan adalah barang baru yang masih memiliki manfaat tinggi, sangat di agung-agungkan, maka keluhan adalah ampas dari kebahagiaan yang kemudian berganti menjadi kesedihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bahagia, kita menularkannya kepada orang lain yang efeknya bisa membuat orang lain ikut senang (sehingga termotivasi) atau rendah diri atau iri hati atau sedih (biasanya dalam hati). Karena lumrah jika manusia ingin memiliki kebahagiaan, apalagi jika ia berada dalam kesedihan. Namun alangkah bijaknya jika mampu melihat kondisi seseorang yang di curhati. Sehingga tidak menimbulkan kesedihan yang tersembunyi akibat luapan kebahagiaan yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya ketika sedih pun, acapkali kita tak segan menularkannya kepada orang lain. Keluhan yang menular, contohnya terdekat bisa kita lihat di jejaring sosial yang mayoritas berisi keluhan, kesedihan dan luapan emosi tak terkendali. Itu yang dapat dilihat secara luas oleh teman-teman. Terlihat sepele, tapi bisa berimbas fatal, jika menjadi keluhan berantai. Yang satu mengeluh yang lain mengompori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kita tidak ambil pelajaran dari proses daur ulang sampah ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ganti kata sampah menjadi keluhan, lalu kita ganti daur ulang sampah menjadi daur ulang keluhan. Banyak kesamaan di dalamnya. Banyak pula manfaat yang bisa di ambil jika kita sama-sama berusaha mempraktekkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan daur ulang sampah, hanya orang-orang yang "ingin" yang bisa mengubah keluhan menjadi sebuah hikmah atau motivasi. Ia ingin dirinya bermanfaat bagi orang lain, ia ingin mensyukuri nikmat Allah tanpa mengeluh berlebihan, ia ingin hanya Allah yang tahu dan tempatnya bersandar dari segala keluhan, ia ingin menjadi berbeda dari orang kebanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosesnya tidak mudah tapi juga tidak sulit. Jika dari dalam hati sudah ada rasa ingin berubah, kemudian berdoalah kepada Allah. Biar Allah yang akan membantu menunjukkan proses ikhtiar dan kita tinggal menjalaninya. Yakin saja, jika kita berusaha melangkah ke arah kebaikan, maka Allah akan membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hasil daur ulang keluhan kita sudah terlihat, maka tanpa sadar segores senyum akan hadir di bibir kita. Senyum yang merupakan cerminan upaya kita memberikan manfaat melalui hikmah dan semangat. Tidak akan sadar bahwa sebenarnya hikmah itu adalah olahan dari keluhan yang kita bentuk sedemikian rupa dengan rasa syukur kepada Allah. Bahwa kita masih bisa berguna untuk orang lain meskipun hanya sekedar untaian nasihat. &amp;nbsp;Terlebih jika orang lain merasakan "produk" daur ulang keluhan kita, maka hanya ada rasa syukur yang hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita bisa mengkampanyekan daur ulang keluhan menjadi semangat atau hikmah agar bisa di tularkan menjadi energi positif. Semoga kita bisa selalu belajar untuk bersyukur atas segala nikmatNya. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahua'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-903495623312465341?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/903495623312465341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/daur-ulang-keluhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/903495623312465341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/903495623312465341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/daur-ulang-keluhan.html' title='Daur Ulang Keluhan'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-2346860678547250310</id><published>2012-02-13T01:36:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T21:45:30.538-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Dari Hal Sepele, Kasih SayangNya menyentuhku</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Suatu hari, ketika saya hendak bertakziah ke rumah kawan saya di daerah Kampung Rambutan, tanpa saya sadari ternyata saya lupa membawa uang yang akan saya gunakan untuk ongkos bus.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menuju Kampung Rambutan, saya harus naik bus dua kali dari tempat saya bekerja di daerah Tomang. Pertama naik bus menuju UKI dan pada saat itu saya tidak punya firasat apa-apa. Namun saat saya berganti buske arah Kampung Rambutan, saya merogoh kantong tas saya. Alangkah terkejutnya ketika saya lihat, uang yang tersisa hanya tinggal seribu rupiah. Alhamdulillah, bus yang saya tumpangi tidak langsung jalan tapi &lt;i&gt;ngetem&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dahulu. Menyadari bahwa ongkos saya kurang, seketika saya langsung turun. Sambil kebingungan mencari ATM, saya bertanya kepada tukang ojek.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Permisi pak, ATM yang paling dekat dari sini (maksudnya UKI) dimana ya pak ? " tanya saya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Jauh mbak, yang paling dekat ada di BKN." jawab si tukang ojek.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya tidak begitu tahu arah BKN apakah jauh atau tidak, tetapi saya berfikir, pasti ada ATM yang lebih dekat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Naik ojek saja mbak." rayu si tukang ojek.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Oh, ga deh pak terima kasih." jawab saya seketika sambil berlalu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Alhamdulillah, pertolongan Allah datang lewat rasa tenang (tidak tergesa-gesa) dan daya &amp;nbsp;fikir saya. Di saat seperti itu saya terpikir untuk menelpon seorang kawan yang sedang dalam perjalanan pulang dan melewati UKI. Saya berniat meminta tolong untuk pinjam uang karena saya tidak tahu letak ATM terdekat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi rupanya, Allah menolong saya kembali tanpa harus berhutang. Tiba-tiba saya berfikir. Di seberang saya itu ada Universitas (UKI), sebuah kampus biasanya pasti di lengkapi pula dengan fasilitas ATM. Langsung saya bergegas menuju ke kampus UKI dan bertanya kepada satpam. Benar saja dugaan saja, ternyata ATM di dalam sana (Alhamdulillah). Saya pun berjalan ke sebuah tempat yang belum pernah saya datangi, sambil mengikuti instruksi bapak satpam yang menjelaskan bahwa letak ATMnya ada di sebelah kiri. Setelah saya menemukan ATM, saya mengambil uang seperlunya.&amp;nbsp;Kemudian saya menelpon kembali kawan saya untuk membatalkan pinjaman uang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sayapun bisa melanjutkan perjalanan saya dengan lega.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cerita saya termasuk yang sangat sepele, tapi justru berawal dari hal sepele, saya mampu meresapi makna kasih sayang Allah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Maka nikmat Allah manakah yang kita dustakan ??&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bahkan dalam suatu peristiwa yang kecil, Allah tidak pernah tidak campur tangan untuk menolong kita. Hanya saja butuh berfikir dan hati yang merasakan kasih-Nya untuk mengetahui betapa hebatnya kasih sayang Allah kepada kita hambaNya. Bila ada waktu yang khusus kita luangkan untuk mengingat bahwa tiap detik kita ada kasih sayangNya yang tercurah, tak akan terhitung jumlahnya. Maka tidak patut bagi kita melupakan nikmat Allah atau mengaku-ngaku bahwa itu semua adalah hasil dari kerja keras kita, daya fikir kita. Yang menggerakkan tubuh, menyehatkan badan, yang membuat kita cerdas adalah Allah. Bisa saja Dia langsung mencabut segala nikmatNya, tetapi Allah tidak jahat. Dia tetap menyayangi&amp;nbsp;bahkan&amp;nbsp;ketika kita dalam kondisi lalai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahua'lam&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;13 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-2346860678547250310?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/2346860678547250310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/tentang-kasih-sayang-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2346860678547250310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2346860678547250310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/tentang-kasih-sayang-allah.html' title='Dari Hal Sepele, Kasih SayangNya menyentuhku'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-4354789232129591521</id><published>2012-02-10T00:25:00.000-08:00</published><updated>2012-02-10T00:28:10.765-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Ingatlah Allah, Jangan Kau Tanya Caranya</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar, memang seperti itu adanya&lt;br /&gt;Bukan rekayasa atau rayuan&lt;br /&gt;Bukan sekedar retorika dalam kitab suci&lt;br /&gt;Bukan pula fatamorgana di antara kegersangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah Allah, jangan kau tanya caranya&lt;br /&gt;Ingat saja Allah, seperti kau ingat kekasihmu&lt;br /&gt;Sebut saja Allah, seperti kau menyebut nama kekasihmu&lt;br /&gt;Rasakan kehadiran Allah, bahwasanya Dia ada di bagian terdekat tubuhmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah Allah, jangan ulangi tanya itu&lt;br /&gt;Sejenak saja kau asingkan bisingmu&lt;br /&gt;Singgahlah pada kesunyian terdalam hatimu&lt;br /&gt;Nikmati nada murni yang mengalun&lt;br /&gt;Irama menyanjung Sang Khaliq&lt;br /&gt;Perlahan resapi keheningan beribu makna&lt;br /&gt;Perlahan pula ketenangan itu hadir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah Allah, Ingatlah Allah&lt;br /&gt;Jangan kau tanya caranya&lt;br /&gt;Jangan lagi ulangi tanya itu&lt;br /&gt;Lakukan saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telinga manapun tak mampu halau risaumu&lt;br /&gt;Tangan manapun tak mampu sembuhkan lukamu&lt;br /&gt;Punggung manapun tak mampu ringankan sedihmu&lt;br /&gt;Jika Sang Khaliq masih belum kau lirik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi cintaNya tak biarkan kau merangkak mengemis&lt;br /&gt;Dia tebar cintaNya, seindah Dia menebar nikmatNya&lt;br /&gt;Sungguh Dia selalu memelukmu bahkan ketika kau lalai&lt;br /&gt;Tapi, khilaf yang menggunung menepikan segala kasihNya&lt;br /&gt;&lt;br class="Apple-interchange-newline" /&gt;&lt;br /&gt;Dia Yang Maha Agung&lt;br /&gt;Masih saja beri kau cinta&lt;br /&gt;Meski terasing&lt;br /&gt;Meski di lupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbighfirlanaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-4354789232129591521?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/4354789232129591521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/ingatlah-allah-jangan-kau-tanya-caranya.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4354789232129591521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4354789232129591521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/ingatlah-allah-jangan-kau-tanya-caranya.html' title='Ingatlah Allah, Jangan Kau Tanya Caranya'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-3210608549393270581</id><published>2012-02-08T06:50:00.000-08:00</published><updated>2012-02-08T07:26:21.900-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Jilbabku Adalah Nilaiku</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Sebagai hamba yang masih harus belajar dan seringnya melakukan khilaf, maka dalam tulisan kali ini saya sampaikan beribu maaf atas berbagai pendapat mengenai tulisan saya sebelumnya yang berjudul "Jilbabku Bukan Nilaiku". Mungkin karena berbentuk tulisan, maka kadangkala apa yang saya maksudkan menjadi tersamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jilbabku Bukan Nilaiku" adalah tulisan yang cakupannya saya sempitkan hanya antara wanita berjilbab, jadi sama sekali tidak bermaksud membenarkan bahwa dengan tidak berjilbab meskipun berakhlaq baik itu sudah cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjilbab sesuai syari'at dan berakhlaq baik adalah suatu kesempurnaan bagi seorang muslimah. Dengan jilbab akan membedakan wanita muslim dengan wanita kafir. Jilbab yang menjadi nilai bagi seorang muslimah sebagai lambang penghormatan kepada dirinya sendiri. Ia memilih berjilbab, berarti ia menginginkan keridhoan Allah dan sangat mengetahui betapa berharga tubuhnya jika hanya untuk di pamerkan kepada yang bukan muhrimnya, betapa tubuhnya yang terbuka dapat menjadi penyebab timbulnya fitnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kecantikan bukan di lihat dari keindahan tubuh yang terbuka, bukan itu. Itu hanya sementara. Jika tujuannya ingin di lihat menarik oleh lawan jenis dengan pakaian yang terbuka, yakinlah itu hanya sementara. Saat ini kau berjuang keras mempercantik diri untuk menarik hati lawan jenis atau untuk hal-hal duniawi, maka hatimu akan kecewa. Kenapa ?? karena ternyata wanita-wanita lain akan melakukan hal yang sama. Dan kau pun akan kelelahan menampilkan kecantikan-kecantikan semu dalam dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okelah jika ada yang bilang, "mau berjilbab atau tidak, itu kan hak saya". Tapi tubuh kita bukan hak kita. Status kita hanya di pinjamkan. Milik kita hanya roh yang di tiupkan kedalam jasad yang Allah pinjamkan. Bahkan roh itu sendiri berada dalam genggamanNya. Jika barang yang kita pinjamkan ke orang lain, kemudian orang tersebut merusaknya maka kita akan marah. Sama seperti Allah. Allah bebas melakukan apapun terhadap ciptaanNya. Jika amanah yang Dia berikan tidak di jaga dengan semestinya sesuai dengan perintahNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab jilbabku adalah nilaiku, lambang kepatuhan kita kepada perintah Allah.&amp;nbsp;Penilaian hakiki hanya dari Allah, akan terpuaskan kita akan penilaianNya. Allah tidak akan pilih kasih kepada hambaNya. Bukan Allah tidak sayang karena memerintahkan kita menutup aurat, padahal perempuan adalah makhluk yang indah. Karena keindahan tak selalu bisa di lihat secara gratis. Biar saja ada hinaan di sekeliling kita karena keistiqomahan kita menutup aurat. Karena kita adalah berlian mahal yang tidak mudah terjamah oleh sembarang orang dan bukan batu kerikil yang banyak bertebaran di jalan-jalan dan mudah di pegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab jilbabku adalah nilaiku, lambang keshalihan, insyaAllah. Yang karenanya kita akan berusaha untuk meluruskan prilaku kita yang sebelumnya bengok. Yang karenanya, semoga kita mampu menghilangkan gaya hidup barat yang kini makin merajalela. Yang karenanya kita akan terlindungi dari segala keburukan yang di timbulkan akibat perbuatan kita sendiri (membuka aurat). Yang karenanya kita bisa menampilkan kenyamanan dalam berbusana (bukan pengekangan) sebagai contoh kepada mereka yang sinis terhadap jilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah hal terindah dan hanya untuk yang terindah jika kita mampu menjaga keindahan itu hanya untuk yang berhak memilikinya. InsyaAllah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kembali menjadi renungan dan pengingat pribadi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-3210608549393270581?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/3210608549393270581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/jilbabku-adalah-nilaiku.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3210608549393270581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3210608549393270581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/jilbabku-adalah-nilaiku.html' title='Jilbabku Adalah Nilaiku'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-8545586106872493708</id><published>2012-02-06T04:59:00.000-08:00</published><updated>2012-02-06T05:39:03.532-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Seribu Mawar Untuk Mawar</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Judul di atas di ambil berdasarkan salah satu iklan terbaru dari provider terkemuka di Indonesia. Mengisahkan, tentang cerita dua anak manusia berlainan jenis yang saling menyukai. Keduanya berada di kota yang berbeda. Sayangnya, ayah dari wanita itu tidak menyetujui hubungan keduanya, entah apa sebabnya. Tapi di cerita tersebut, sang ayah akan memberikan restu jika si pria mampu membawakan bunga mawar seribu buah kepada Mawar, nama wanita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, seribu bunga mawar berhasil di kumpulkan atas bantuan kawan-kawan si pria itu. Seribu bunga mawar di kumpulkan di depan rumah Mawar dan si pria itu berteriak "maukah kamu menjadi pacarku ?" tanpa berfikir lagi Mawar menjawab "mau" dengan wajah yang sangat sumringah. Tidak di hiraukannya sang ayah yang berada di sampingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;Apa yang akan kamu rasakan jika menjadi wanita tersebut ?? di bawakan seribu bunga mawar langsung ke hadapanmu. Bahagiakah ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya bisa menjawab, saya akan sangat bahagia jika seribu mawar itu yang di kumpulkannya penuh dengan perjuangan adalah pemberian dari suami saya. Atau paling tidak, pengorbanan tersebut di tujukan kepada saya sebagai bentuk pernyataan perasaan untuk menjadikan saya sebagai istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya saya tidak akan mau, jika saya menerima seribu mawar itu padahal hanya sebuah ungkapan hati untuk berpacaran. Ya, pacaran. Hubungan tanpa akad tanpa suatu perjanjian tanpa pernyataan hitam di atas putih yang kapanpun dan di manapun hubungan tersebut bisa bubar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya di gambarkan bahwa di wanita itu terlihat sangat bahagia mendapat kejutan seribu mawar. Walau hanya menjadi seorang pacar.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada perjanjian di dalam hubungan tersebut apakah akan di lanjutkan menikah atau tidak. Karena kebanyakan hubungan itu di jalani sekedarnya saja. Jika cocok bisa menikah atau bisa juga berakhir di tengah jalan. Hanya "jika". Seperti sebuah undian, jika dapat ya syukur, jika tidak, ya sudah mau di apakan lagi. Dan menikah bukan lagi mencari suatu keshalihan yang melekat pada diri pasangan tapi bagaimana hati mampu menimbulkan rasa cinta dan sayang. Dan keshalihan menjadi urutan kesekian, yang penting ada rasa cinta. Cinta pada seseorang tepatnya. Tidak salah memang, tapi jika menyuburkan cinta hanya kepada hamba maka akan bisa menjadi suatu kekecewaan nantinya. Lain halnya jika menjadikan Allah sebagai sumber cinta dan menjadikan pasangannya sebagai sarana dalam menggapai cinta Illahi, insyaAllah tidak ada namanya "cinta buta". Cinta buta yang kadang mampu menerjang segala macam logika dan nasehat karena penuh dengan lumpur nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu sungguh tidak sebanding, jika derajat wanita hanya di hargai dengan seribu mawar. Padahal Allah telah meninggikan derajat wanita untuk di perlakukan dengan baik. Tapi semua kembali kepada wanita tersebut, perlakuan bagaimana yang dia dapatkan sesuai dengan keinginannya. Layaknya berlian yang makin mahal karena jarang tersentuh, begitu juga hakikatnya seorang wanita. InsyaAllah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah senantiasa melindungi kita dari cinta kepada selainNya dan mampu menjaga kemuliaan diri sebagai wanita. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-8545586106872493708?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/8545586106872493708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/seribu-mawar-untuk-mawar.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8545586106872493708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8545586106872493708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/seribu-mawar-untuk-mawar.html' title='Seribu Mawar Untuk Mawar'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-954919881364132113</id><published>2012-02-05T23:17:00.000-08:00</published><updated>2012-02-05T23:33:04.395-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Harga Sebuah Iman</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Iman tak dapat di warisi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Dari seorang ayah yang bertaqwa&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Ia tak dapat di jual beli&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Ia tiada di tepian iman&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;(Raihan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seorang anak bisa saja mewarisi sifat dari ayahnya tapi tidak bisa mewarisi &amp;nbsp;keimanannya. Betapa mahalnya harga sebuah iman, tidak dapat di warisi dan tidak dapat di beli bahkan oleh nyawa sekalipun. Iman tiada berceceran di manapun, karena ia hanya berada di tempat tersembunyi nan suci yaitu di kedalaman hati.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Iman kepada Allah, yakni meyakini bahwasanya tiada Tuhan yang patut di imani dan di sembah melainkan Allah Ta'ala. Pemberian hidayah adalah mutlak hak Allah, namun sebagai hamba hendaknya tertarik pada sebuah keimanan (baca : medekati), bukan pasrah bergelimang dosa tapi mengabaikan setiap nasihat kebaikan yang di sampaikan oleh orang sekitar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Teringat akan beberapa kisah pada masa Rasulullah, bagaimana para sahabat demi mempertahankan sebuah keimanan, ia rela mengorbankan jiwa, keluarga dan harta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 15px;"&gt;Mush'ab Bin Umair&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;Pemuda yang tampan, kaya raya dan cerdas. Sosok yang sempurna hingga menjadi idola di mana saja ia berada. Namun saat ia mendengar bahwa ada seorang nabi yaitu Muhammad SAW, yang di utus oleh Allah sebagai pembawa kabar suka dan duka serta mengajak kaumnya untuk beribadah hanya kepada Allah Ta'ala, maka hatinya langsung terketuk untuk menanggalkan kekafirannya dan memeluk islam. Ibunya menentang, hingga mencabut segala kemewahan yang sebelumnya melekat dalam diri Mush'ab Bin Umair. Tak hanya itu, ibunya mengusir Mush'ab dan tak lagi menganggapnya sebagai seorang anak. &amp;nbsp;Tapi demi sebuah iman yang begitu berharganya, Mush'ab lebih memilih Allah dan Rasul-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;b&gt;Bilal Bin Rabah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;Seorang budak hitam dan termasuk orang yang pertama kali memeluk islam . Ia menjadi budak dari seorang kafir bernama Umayyah bin khalaf. Dan di tangan sang kafir itulah, Bilal mendapat siksaan yag tiada terkira kejamnya akibat mempertahankan keimanannya. Salah satu bentuk penyiksaan yang di terima Bilal adalah di jemur di bawah matahari yang sangat menyengat, di atas dadanya di timpahkan batu besar yang panas. Subhanallah, hanya ucapan "ahad, ahad, ahad" yang terus keluar dari bibirnya. Kejamnya siksaan tidak membuat imannya surut, sampai pada akhirnya sahabat Rasulullah, Abu Bakar Ashshiddiq menebusnya dan merdekalah Bilal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;b&gt;'Ammar Bin Yasir&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;'Ammar, ayah dan ibunya adalah satu keluarga yang di janjikan surga oleh Allah. Mereka termasuk golongan pertama yang di beri petunjuk oleh Allah. Tapi perjalanan iman mereka tidak mulus. Pertentangan dari kaumnya yang tidak terima jika mereka menanggalkan keyakinan nenek moyang dan berpindah kepada islam, membuat mereka menerima penyiksaan keji. Pada akhirnya mereka sekeluarga harus syahid di tangan kaum kafir demi mempertahankan iman mereka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 15px;"&gt;Masih banyak kisah tentang betapa berharganya keimanan. Asiyah seorang wanita beriman yang bersuamikan Fir'aun. Kana'an, putera nabi Nuh tapi tidak bisa menurunkan keimanan dari ayahnya. Juga Aazar, ayah seorang Nabiyullah Ibrahim yang tetap pada kekafirannya. Dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;*****&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;Beberapa kisah betapa hebatnya sebuah iman mampu menjadikan seseorang berkepribadian kokoh. Iman yang tidak nampak bentuknya namun mampu tergambar melalui keindahan prilaku. Keteguhan dalam menghadapi segala macam cobaan. Hanya Allah yang ada di hati. Janji Allah yang selalu terpatri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;Iman yang mampu menggetarkan hati tatkala nama Allah dan Rasul-Nya di sebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;Mungkin kita khususnya saya belum mampu memiliki keteguhan iman seperti Rasul dan sahabat juga kisah orang-orang terdahulu dalam mempertahankan iman. Kita yang masih berfikir banyak tatkala ada ajakan untuk menghadiri pengajian, kita yang masih berfikir dua kali untuk langsung melaksanakan kewajiban sebagai seorang hamba, kita yang masih sering berkutat pada dunia dan lalai menjalankan proyek akhirat, kita&amp;nbsp;yang sering&amp;nbsp;tidak merasa bersalah saat meninggalkan perintah Allah. Rabbighfirlanaa...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;Karena iman memang mahal, melebihi dunia dan seisinya, melebihi kecintaan pada keluarga bahkan nyawa. Karena iman hanya bisa di terima oleh hati yang menginginkannya, dan hanya Allahlah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 15px;"&gt;yang mampu memberinya. Karena lezatnya iman adalah kenikmatan terbesar yang di berikan Allah kepada hambaNya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 15px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; line-height: 16px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;“Wahai dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku atas agama-Mu dan atas ketaatan kepada-Mu”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; line-height: 16px;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;Allahua'lam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="line-height: 16px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;6 Februari 2012&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-954919881364132113?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/954919881364132113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/harga-sebuah-iman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/954919881364132113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/954919881364132113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/harga-sebuah-iman.html' title='Harga Sebuah Iman'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-4414119232100776652</id><published>2012-02-04T07:25:00.000-08:00</published><updated>2012-02-04T07:29:36.495-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Lirih</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Ada suara berbisik lirih&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mengaduh dalam rindu yang bergemuruh&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengaduh pada sunyi yang mengancam&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Langkah gontai menyapu tiap resah&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Makna dalam udara tak jua menghapus dahaga&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lelah ingin di asingkan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekeping semangat ingin nampak&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Gerak fana meluncur dahsyat&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tanpa kata menelisik Qalbu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Masuki ruang hampa tak berpenghuni&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hampir luruh berganti abu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Biar diri penuh dengan peluh&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Biar diri terasing dengan malu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Biar kelabu mewarnai diri&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tak akan melanglang&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hanya di sini, di jalan ini&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jalan yang di ridhoi&lt;br /&gt;InsyaAllah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;4 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-4414119232100776652?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/4414119232100776652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/lirih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4414119232100776652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4414119232100776652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/lirih.html' title='Lirih'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-3722532565382181642</id><published>2012-02-03T00:22:00.000-08:00</published><updated>2012-02-03T00:36:59.109-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Kasih Sayang Allah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Maha Suci Allah yang telah mengeluarkan kita dari kegelapan kepada cahaya iman. Cahayanya tidak akan menyilaukan mata, justru akan menimbulkan pendaran pada orang-orang di sekelilingnya. Meskpun tidak semua mau terkena pendarannya, tidak apa, terpenting kita telah membagi sinarNya. Karena hanya hati yang telah merasakan nikmatNya bercengkerama dengan Allah yang tak sanggup menghalau cahaya iman. Dan karena hanya Allah yang mampu membuka pintu hidayah kepada hamba-hambaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bukan karena kasih sayang Allah yang teramat sangat pada hambaNya, pasti Dia akan tetap membiarkan kita jatuh pada lubang kegelapan. Jangan pernah menyalahkan Allah atas keburukan yang terjadi. Hanya kita saja yang selalu menghalau kasih sayangNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah sumber kelemahan, sedang Allah adalah sumber kekuatan. Allah tidak membutuhkan apapun dari kita, Dia yang menciptakan kita. Kita yang sangat membutuhkan uluran kasih sayangNya. Amat sombongnya diri kita, jika telah mampu mengucapkan bahwa apa yang kita usahakan adalah jerih payah sendiri. Amat sombongnya kita, jika dalam helaan nafas pernah berniat untuk melupakan bahwa ada campur tangan Allah di dalamnya. Rabbighfirlii...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lemah, kita hina, bagai debu yang terinjak. Adakalanya derajat kita terangkat, adalah kebaikan Allah kepada hambaNya. Hanya Allah, semua karena Allah. Matahari yang terbit dari Timur kemudian kembali tenggalam di Barat. Burung-burung yang melanglang mencari rizki dan pulang dengan perut kenyang. Sehelai daun yang jatuh, semua adalah takdirnya. Tiada sedetik episode seluruh alam semesta kecuali dengan campur tanganNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjatuh, semua orang pernah jatuh. Tapi tidak semua orang tersadar sedang jatuh atau tidak. Terluka, semua orang pernah terluka. Jangan dulu menghakimi Allah. Jangan dulu menggugat Allah. Jangan dulu mengasingkan Allah di dalam fikiran terlebih di dalam hati. Jika kita lupa pun, Allah tidak merugi. Kita yang akan merugi, terhapus ketenangan di dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak ingat Allah, sejenak saja. Rasakan kehadirannya teramat dekat melebihi urat leher. Rasakan suara kita terdengar jelas olehNya. Rasakan cerita kita berada dalam genggamanNya. Karena Allah pasti akan menggenggam segala resah, doa dan mimpi-mimpi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita pernah merasa teramat jauh dariNya. Segeralah merangkak menujuNya. Karena Allah akan berlari kepada kita. Tiada lagi kebahagiaan yang mampu melebihi kebahagiaan saat hati terasa tenang kala menyebut &amp;nbsp; nama Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hanya bisa berusaha, berusaha dan berusaha berjalan kepadaNya. Jatuh bangun kita, biar Allah saja yang tau. Biar Allah yang nilai. Sungguh, kita tidak akan bisa tanpa Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah melihat siapa yang menulis.&amp;nbsp;Karena sebagai hamba, tidak pernah terlepas dari dosa.&lt;br /&gt;Tapi lihatlah isinya, jika bermanfaat, maka amalkanlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahua'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Renungan diri sendiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-3722532565382181642?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/3722532565382181642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/kasih-sayang-allah.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3722532565382181642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3722532565382181642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/kasih-sayang-allah.html' title='Kasih Sayang Allah'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-8820489680670007969</id><published>2012-02-02T07:25:00.000-08:00</published><updated>2012-02-02T19:36:26.952-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Semua Karena Allah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Jika tulisanku terlihat hebat&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Maka Allah Sang Maha Hebat yang merangkainya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia membisikkan berjuta makna&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk kurangkaikan menjadi hikmah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pujilah Allah, sebaik-baik kita memujiNya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika tulisanku mampu menyentuh relung terdalam hatimu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sejatinya, kasih Allah lah yang senantiasa menyentuhmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dia menerbitkan cahaya pada kegersangan hati&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang merindu cintaNya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika tulisanku menjadi pembangkit semangatmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Itu adalah cara Allah menolongmu dari kelemahan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bahwasanya Ia teramat sayang pada hambaNya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tiada Tuhan selain Allah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika tulisanku tak selurus gerakku&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sesungguhnya itu kelemahanku&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tegurlah hatiku yang khilaf meradang&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Biar imanku tak terkapar&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kawan, mari kita berbagi makna&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mari kita berbagi hikmah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Karena kita adalah hamba&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengingatkan dan berbagi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-8820489680670007969?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/8820489680670007969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/karena-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8820489680670007969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8820489680670007969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/karena-allah.html' title='Semua Karena Allah'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-6094372995555453893</id><published>2012-02-01T06:55:00.001-08:00</published><updated>2012-02-01T06:55:23.502-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Jomblo Keren (Edisi Pria)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Setelah beberapa waktu saya menulis tentang jomblo keren (edisi wanita), maka kali ini saya mengupas keuntungan atau beberapa hal mengenai pria yang tangguh dalam masa penantiannya menjemput si tulang rusuk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Subhanallah, melihat ada pria-pria yang konsisten menjaga harga dirinya untuk tetap menjomblo hingga ia menikah. Jomblo bukan karena tidak laku atau terlalu pilih-pilih, mungkin ada beberapa hal yang belum bisa mewujudkan niatnya untuk mempersunting seorang wanita. Karena menjaga kesucian bukan hanya di wajibkan bagi seorang wanita tapi juga untuk pria.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Sebenarnya bagi pria yang jomblo, banyak sekali keuntungan yang didapat. Misalnya, ketika berpacaran ia harus banyak berkorban untuk wanita yang belum tentu menjadi istrinya kelak maka jika ia memilih jomblo hal tersebut bisa di hindarkan. Sangat lumrah jika berpacaran, pihak yang banyak berkorban secara materi adalah pria, harus antar jemput kesana kemari layaknya tukang ojek, menyia-nyiakan waktu dengan sang pacar dengan dalih untuk perkenalan pribadi padahal tak lain sedang menumpuk timbunan dosa. Sebuah kesia-siaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;QS. Al Mu'minun, 1-3 :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) yang khusyu' dalam sholatnya dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna."&lt;/em&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu, waktu yang di habiskan dengan sang pacar kadang lebih banyak di banding dengan orangtua, padahal pria walaupun telah menikah tetap bertanggung jawab terhadap orangtuanya. Beda dengan wanita, yang kepatuhan kepada orangtuanya terputus tatkala menikah. Maka saat jomblo bisa di gunakan untuk lebih mencurahkan kasih sayang kepada orangtua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Karena seorang pria akan menjadi imam terhadap keluarga barunya kelak, maka saat jomblo bisa di manfaatkan untuk memperdalam ilmu agama guna persiapan menuju pernikahan kelak. Bukan menghabiskan waktu sia-sia dengan berpacaran. Juga, saat jomblo bisa di gunakan untuk persiapan materi untuk menghidupi keluarga barunya. Bukan malah menghambur-hamburkan uang untuk wanita yang belum tentu menjadi jodohnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Jangan merasa tidak pede ketika memilih jomblo sebelum menikah. Toh, kita sekarang berada pada jalur yang tepat. Justru mereka yang masih pacaran seharusnya malu, melanggar perintah Allah kok pede-pede saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Kita sebenarnya jauh lebih cerdas di banding mereka yang berpacaran. Kita bisa memanfaatkan waktu luang untuk menekuni hobi kita, melakukan hal-hal yang belum tentu bisa di lakukan ketika sudah menikah. Bukan tenggelam dalam problematika orang pacaran yang tidak jelas juntrungannya. Belum menikah saja sudah heboh dengan masalahnya, gimana jika sudah menikah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Pacaran tidak menjamin kedua belah pihak saling mengenal pribadi masing-masing. Hanya kepalsuan yang terlihat, saling ingin terlihat baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Seorang pria sejati tidak akan menembak wanita untuk menjadi pacarnya. Kenapa ? karena hal itu menandakan seorang pria belum siap menerima tanggung jawab, hanya sekedar main-main saja. Jika memang dia pria sejati, dia akan langsung melamar wanita pilihannya untuk di jadikannya sebagai istri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Serahkan saja kepada Allah masalah jodoh, biar Allah yang menunjukkan bagaimana ikhtiar yang harus kita lakukan. Karena petunjuk Allah adalah sebaik-baik jalan, maka ikutilah jalan itu. Meskipun terlihat asing dan menimbulkan kontroversi, abaikan saja. Kita benar di hadapan Allah. Selanjutnya pasrahkan jodoh yang terbaik untuk kita kepada Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Tak perlu takut tidak kebagian jodoh, karena tiap kita di ciptakan berpasang-pasangan. Berprasangka baik saja kepada Allah untuk di berikan pendamping yang shalihah. Karena yang baik pasti akan mendapatkan yang baik. Itu janji Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 9.0pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Allahua'lam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: scroll; background-position-x: 0px; background-position-y: 0px; background-repeat: repeat; line-height: 17.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px;"&gt;1 Februari 2012&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-6094372995555453893?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/6094372995555453893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/jomblo-keren-edisi-pria_01.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6094372995555453893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6094372995555453893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/02/jomblo-keren-edisi-pria_01.html' title='Jomblo Keren (Edisi Pria)'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-4252129919028201106</id><published>2012-01-30T07:04:00.000-08:00</published><updated>2012-01-30T07:20:59.721-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Nikmat-Nya Jauh Lebih Banyak</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Bercerita tentang "nikmat" dari kacamata seorang pedagang, hal baru yang saya dengar dari seorang kawan. Menjalani profesi berdagang ada beberapa kondisi yang akan di hadapi, untung, rugi dan seimbang. Untung yaitu ketika uang yang di dapatkan lebih besar dari modal, rugi yaitu ketika yang di dapat kurang daripada modal, seimbang yaitu ketika uang yang di dapat sama dengan modal atau kembali modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang pedagang sejati, menghadapi ketiga kondisi di atas adalah hal yang biasa. Namanya berdagang, pasti ada waktunya untung, pasti ada waktunya rugi. Pedagang sejati tidak akan marah atau merasa kesal saat berada dalam kondisi merugi, karena mereka tahu bahwa rugi itu pasti akan di alami oleh semua pedagang. Kerugian akan di sikapi pedagang untuk koreksi diri apakah dirinya telah baik dalam berdagang, apakah barang dagangannya telah cenderung memenuhi selera pasar, apakah barang dagangannya berkualitas baik, apakah pedagang sudah cukup baik berinteraksi dengan pedagang dan hal-hal lainnya. Kondisi tersebut secara kasat mata merugi tetapi sebenarnya tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan lainnya sebenarnya telah di dapat, meskipun bukan berbentuk materi. Keuntungan pada kearifan berfikir untuk memberikan sinyal positif bagi otak, bahwa saat rugi adalah saat pembelajaran di mana nantinya pedagang bisa jauh berubah menjadi lebih baik lagi. Jumlah kerugian bila di bandingkan dengan keuntungan, maka akan jauh berbeda. Kerugian hanyalah setitik dari banyaknya keuntungan yang di dapat oleh seorang pedagang. Jika saat ini pedagang mengalami kerugian, ia yakin bahwa keuntungan yang di dapat kedepannya akan lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun kita bukan pedagang, kita bisa belajar dari filosofi berdagang. Bahwa nikmat yang Allah limpahkan kepada hambaNya, senantiasa mengalir deras. Adakalanya nikmat itu terasa tersendat alirannya. Secara fisik memang seperti itu, tapi hakikatnya Allah sedang memberikan kenikmatan kita untuk lebih meresapi makna &amp;nbsp;bersabar dan bersyukur. Jadi, tersendatnya nikmat Allah sejatinya bukan merupakan tanda bahwa Allah tidak sayang kepada hambaNya tapi sebagai ajang untuk pembelajaran diri menjadi pribadi muslim yang jauh lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan merasa yakin, bahwa sebenarnya kenikmatan yang Allah berikan terus mengalir. Bukan hanya kenikmatan yang berbentuk materi, lebih dari itu ketenangan hati, merasa cukup dengan apa yang ada, perlindungan Allah dari segala gangguan buruk dan lainnya adalah nikmat yang jauh lebih besar jika di bandingkan dengan materi. Seorang muslim sejati akan terus berfikir bahwa ujian itu tak lebih dari setetes air hujan dan nikmatNya adalah hujan deras yang terus mengalir. Tak akan mampu kita menghitung aliran nikmat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka nikmat Allah manakah yang kita dustakan ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahua'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(catatan pengingat diri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30 Januari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-4252129919028201106?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/4252129919028201106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/nikmat-nya-lebih-banyak.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4252129919028201106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4252129919028201106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/nikmat-nya-lebih-banyak.html' title='Nikmat-Nya Jauh Lebih Banyak'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-3709513595692210458</id><published>2012-01-29T02:57:00.000-08:00</published><updated>2012-01-29T04:39:32.975-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Jomblo Keren (Edisi Wanita)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Kesendirian adalah saat-saat berharga di mana kita benar-benar mengasah ibadah, kemampuan, kepribadian dan pencarian ilmu yang sebaik-baiknya. Sebagai bekal tatkala kita melepas masa kesendirian.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kesendirian mengajarkan kepada kita, betapa sulitnya medan kehidupan tanpa adanya pendamping. Kita punya keluarga dan kawan-kawan, tapi tidak selalu keluarga dan kawan bisa menemani kegiatan atau keperluan kita. Mendengar hal paling rahasia yang kita simpan. Tapi kesulitan, bukan menjadikan kita lemah dan mencari pegangan yang akan membantu kita guna menjalani kehidupan. Pegangan atau di sebut seseorang yang siap sedia untuk mengantar dan menolong kita namun belum ada ikrar yang menghalalkan hubungan tersebut. Itu hanya akan menjadikan kita makin bertambah lemah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kesendirian mengajarkan ketangguhan sebagai wanita, tatkala berbagai rasa menerpa. Kesedihan, kegelisahan, kerinduan, kebencian. Kita bingung menumpahkan segala rasa itu kepada siapa. Tapi jika kita berusaha untuk mendekati Allah secara perlahan, kita bisa mengandalkan Allah untuk itu. &amp;nbsp;Serahkan segala keluh kesah, kelemahan dan rasa sayang kepada Allah. Allah menjadikan kita kuat. Mengandalkan Allah menjadikan kita bermetamorfosis menjadi kupu-kupu. Kita berpegang pada Yang Maha Kuat, yang semesta alam adalah ciptaanNya. Secara fisik, kita terlihat seorang diri. Berpanas-panasan berganti angkot kesana kemari karena berbagai agenda kegiatan. Berseliweran di antara para pasangan yang telah menikah. Keinginan untuk di perhatikan dan selalu di sayang, adalah lumrah bagi seorang wanita. Anggap saja semua adalah warna kehidupan kita, warna ujian yang semoga bisa menguatkan iman kita.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sejatinya kesendirian adalah mengasah diri untuk bermentalkan kemandirian. Wujud kita mungkin sebagai kepompong, yang terlihat buruk dan tidak enak karena harus berada dalam ruang sempit. Bukan tanpa alasan Allah menciptakan itu semua. Hanya ingin menjadikan kita layaknya seekor kupu-kupu yang indah dan mampu terbang di alam bebas. Jika kulit kepompong di robek sengaja, bukan malah menolongnya dari himpitan tapi sebenarnya ada kelemahan yang menunggunya tatkala ia berwujud kupu-kupu. Sama dengan kita sebagai wanita, jika kita merasa tidak tahan dengan kesendirian kemudian kita berusaha mengakhiri kesendirian dengan jalan yang buruk (baca : pacaran), sebenarnya akan melemahkan diri kita sendiri. Kita akan terbiasa terlayani dengan baik, jika tidak di bantu kita akan merasa tidak di sayang. Perlahan hal tersebut bisa menjadi kebiasaan buruk.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akan ada masanya ketika romantika kesendirian menjadi suatu hikmah yang sangat bermakna, suatu cerita yang akan kita rindukan tatkala pasangan telah hadir di samping kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran kita, keteguhan kita tidak akan berakhir sia-sia. Allah Maha Mengetahui yang terbaik untuk hambaNya. InsyaAllah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahua'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 Januari 2012&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-3709513595692210458?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/3709513595692210458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/jomblo-keren-edisi-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3709513595692210458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3709513595692210458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/jomblo-keren-edisi-wanita.html' title='Jomblo Keren (Edisi Wanita)'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-8795500865294255537</id><published>2012-01-23T23:53:00.000-08:00</published><updated>2012-01-24T00:55:48.213-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Jenuh</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;"Gue lagi jenuh sama hidup gue". Itulah balasan pesan singkat yang di kirim seorang kawan saat saya tanya ada apa dengan dia. Pertanyaan saya bermula, tatkala melihat statusnya di sebuah jejaring sosial yang berisi tentang ketidaksemangatannya akan hidup yang ia jalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya kawan saya yang sering mengalami kejenuhan dalam hidup. Mungkin tiap orang termasuk saya, pernah merasakan kejenuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang sangat mencintai pekerjaannya pun, akan ada masanya dia jenuh terhadap pekerjaannya. &amp;nbsp;Seseorang yang terlihat selalu bahagia, kapanpun dan dalam kondisi apapun juga pasti pernah mengalami fase kejenuhan. Sepasang suami istri pasti pernah mengalami kejenuhan terhadap pasangannya. Seorang siswa yang pandai sekalipun pernah di hinggapi rasa jenuh untuk belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roda kehidupan yang terus berputar, kebahagiaan dan kesedihan. Jenuh adalah suatu rasa yang tidak menyenangkan tapi setiap kita pernah mengalaminya.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenuh itu alamiah. Jenuh yang terjadi yang merupakan suatu tanda bahwa kita harus melihat kembali tujuan hidup kita. Dengan mengingat kembali untuk apa kita melakukan sesuatu, insyaAllah kita akan lebih bersemangat dalam menjalani aktifitas.&amp;nbsp;Jenuh yang bisa menjadi ajang introspeksi kita untuk bersyukur akan kelebihan-kelebihan yang Allah titipkan dan memperhatikan orang-orang yang di lahirkan tidak seberuntung kita. Kejenuhan yang menjadi tanda bahwa tubuh dan fikiran kita sedang meminta sesuatu yang berbeda dari aktifitas yang selama ini kita jalani. Mencoba untuk keluar dari rutinitas dan melakukan sesuatu yang kita suka atau belum pernah kita lakukan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa jenuh bukan ajang untuk menjadikan diri jauh dari Allah.&amp;nbsp;Ketika jenuh, jangan langsung mengutuk takdir dan membenci kehidupan yang kita jalani sekarang.&amp;nbsp;Allahlah sebaik-baik pembuat rencana hidup hamba-hambaNya. Ketika jenuh, kembalikan lagi rasa itu kepadaNya. Jadikan Ia sebaik-baik tempat mencurahkan isi hati. Ingatlah Allah, satu-satunya kunci penenang hati. Lebih dekatlah kepada Allah, maka Allah akan mendekap kita lebih erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS. Ar Ra'du : 28&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan  mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi  tenteram.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS. Al Ikhlash : 2&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat kawan !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 Januari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-8795500865294255537?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/8795500865294255537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/gue-lagi-jenuh-sama-hidup-gue.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8795500865294255537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8795500865294255537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/gue-lagi-jenuh-sama-hidup-gue.html' title='Jenuh'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-532121077864412454</id><published>2012-01-23T20:46:00.000-08:00</published><updated>2012-01-23T21:10:56.048-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Semangat Itu Tergolek Lemah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Raut wajah yang tersembunyi waktu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Walau hati kini menyatu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Setengah kisah telah membuku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dalam lembaran kenangan di Qalbu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kau mengais ilmu dari masa lalu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kau bercengkerama dengan duka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kau tiadakan pada sesama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kau menjadi lilin yang menjamin terang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Terselip doa dalam balutan debu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Semoga angin hempaskan ke langit ke tujuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bila masa izinkan raga bersua&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ingin ada sebutir bahagia tercurah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dia, sang gadis berjiwa ksatria&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Luruh duka di buaian asa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Asa yang di sulam di keremangan hati&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Entah siapa saksi yang bersaksi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Setelah masa merenggut tawa sementara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tiada lara yang bermuram lama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Nun jauh di seberang pulau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seonggok semangat itu tergolek lemah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ujian-Nya menggerogoti lemahnya tubuh kaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Senyum maya pun sejenak tak merekah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pada tubuhmu yang ringkih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Semoga Allah meluruhkan kepiluan hatimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Semoga Allah sucikan dirimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;24 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-532121077864412454?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/532121077864412454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/semangat-itu-tergolek-lemah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/532121077864412454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/532121077864412454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/semangat-itu-tergolek-lemah.html' title='Semangat Itu Tergolek Lemah'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-3428388520798271829</id><published>2012-01-19T02:19:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T02:50:20.681-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Allah, Aku Bosan Mengeluh</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;Allah, aku bosan mengeluh akan keadaanku ini. Keadaan yang Engkau ciptakan adalah untuk sebaik-baik makhluk. Kau beri aku kekurangan, tapi ketika ku Tanya kawan-kawan ternyata aku punya kelebihan. Maka, tak ada alasanku mengumbar kekurangan dan mencaci kelemahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah, aku bosan mengeluh akan bentuk fisikku. fisik yang engkau berikan padaku adalah sebaik-baik bentuk. Aku tak Engkau berikan bagian tubuh yang cacat. Aku pun masih dapat berfikir normal. Jika ku lihat di luar sana, masih banyak yang Engkau berikan ujian berupa bentuk fisik yang tak sempurna. Mereka mampu tersenyum, menjadikanku malu untuk mengeluh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah, aku bosan mengeluh akan hidupku. Karena yang Engkau titipkan adalah yang aku butuhkan. Jika aku berkata bahwa ini kurang dan itu kurang, sebenarnya adalah nafsuku yang berkata.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah, aku bosan mengeluh tentang semua. Karena ketika aku mengeluh, maka akan terlontar perkataan-perkataan buruk yang aku tau bahwa perkataan sejatinya adalah doa. Maka jika aku mengeluh, sesungguhnya aku telah menciptakan boomerang untuk diriku sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah, aku bosan mengeluh. Setelah ku pahami, kasih sayangMu yang tak terhingga. PemberianMu yang mengalir deras bak aliran sungai. Aku malu jika aku mengeluh. Aku seolah menjadi makhluk yang tak pernah berterimakasih. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah, aku bosan mengeluh. Keluhan-keluhan yang ku lontarkan pada setiap orang yang ku temui akan menular menjadi keluhan-keluhan baru. Lalu, apa gunanya aku hidup ? Jika yang aku bisa tularkan bukanlah semangat tapi selalu keluhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah, aku bosan mengeluh. Memperlihatkankan segala resah dan gundah pada semua orang. Yang mungkin tidak semua akan memahaminya, karena yang ku tahu masing-masing dari mereka juga memiliki beragam masalah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah, aku bosan mengeluh. Setelah ku sadari arti hadirMu. Bukan hanya Dzat yang menciptakan alam semesta, tapi Engkau adalah sebaik-baik kawan yang selalu setia mendengar, memahami dan memberi solusi. Jadi, kepadaMu-lah sepantasnya semua keluhan terlontar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah, aku bosan mengeluh tatkala Engkau berikan apa yang bukan menjadi inginku. Karena aku tahu, bahwa Engkau lebih tahu aku daripada diriku sendiri. Engkau berikan ini meskipun terlihat buruk bagiku, tapi sebenarnya ada sesuatu yang luar biasa jika ku pahami dan ku fikirkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah, aku bosan mengeluh. Karena tiap kali aku mengeluh, tanpa sadar aku telah mengejekMu secara tidak langsung. Mengejek ketidaksempurnaan ciptaanMu. Padahal Engkaulah sebaik-baik pencipta. Aku berharap Engkau tidak murka akan kelakukanku. Ampuni aku ya Rabb…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allah, aku bosan mengeluh. Tanpa sadar aku menjadi hamba yang kufur. Bisa saja Engkau langsung binasakan aku, tapi Engkau Maha Pengasih dan Maha Pengampun. Aku yang senantiasa membutuhkanMu bukan sebaliknya. Kau beri aku kesempatan untuk memohon ampun. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;QS. Luqman : 12&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;QS. Luqman : 17&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;QS. Ibrahim : 8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Dan Musa berkata: "Jika kamu dan orang-orang yang ada di muka bumi semuanya mengingkari (nikmat Allah) maka sesungguhnya Allah Maha Kaya&amp;nbsp;lagi Maha Terpuji."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;QS. Ar Rahman : 21 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;19 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-3428388520798271829?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/3428388520798271829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/allah-aku-bosan-mengeluh.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3428388520798271829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3428388520798271829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/allah-aku-bosan-mengeluh.html' title='Allah, Aku Bosan Mengeluh'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-6755234387295659176</id><published>2012-01-18T23:13:00.001-08:00</published><updated>2012-01-18T23:18:36.557-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gosip Gunung'/><title type='text'>Pelukan Alam</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Ku lirik biru langit yang menjadi nuansa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Arakan awan pengiring langkah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Mentari yang menyapaku dengan teriknya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Warna hijau yang memelukku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Warna coklat tempat ku bertumpu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Peluh ini menjadi saksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Di sepanjang tapak-tapakku berjejal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Mendaki medan terjal berkerikil &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Bernaung ketakutan yang meraja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Merasuki tiap sendi nadiku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Aku adalah seorang penakut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Yang menggigil kala dingin menerjang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Yang mampu menangis kala medan terjal menyeringai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Yang berdebar kala ku tatap jurang menyanding langkah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Aku adalah seorang penikmat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Ketika ku rebah di dinginnya tanahMu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Ketika ku hirup aroma wangi surgaMu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Ketika ku sujud di bawah pancaran rahmatMu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Ketika sejenak ku bergelar manusia di atas awan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Aku menggapai satu titik tertinggi bumiMu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Hamparan lampu kota berkerlipan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Atau kadang, kabut jadi penghalang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tetap indah bermakna&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Dalam lirih aku meminta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Jika aku mampu melakukan perjalanan ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Mampukan pula aku menjalankan hati ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Menerbitkan secercah hikmah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Untuk hela nafas yang ku tabur di sini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Jika aku berpaling, sedang aku hadir di sini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Dalam batas-batas hidup yang terbengkalai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Peluk aku dalam mengingatMu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Jadikan aku menjadi luar biasa dalam ketidakbiasaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;19 Januari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-6755234387295659176?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/6755234387295659176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/cerita-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6755234387295659176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6755234387295659176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/cerita-hati.html' title='Pelukan Alam'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-7716545353045174621</id><published>2012-01-18T20:11:00.000-08:00</published><updated>2012-01-18T20:17:01.042-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Jilbabku Bukan Nilaiku</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Afwan ukhti, anti sudah tidak liqo lagi ? atau anti sedang futur ?" tanya Mawar seketika kepada Bunga yang di lihatnya berubah cara mengenakan jilbabnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Iya nih Kak". Jawab Bunga sekenanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dialog di atas adalah sekelumit cerita kawan saya - Bunga- ketika dia merubah penampilan jilbabnya. Bukan memendekkan jilbabnya hingga ke leher, hanya saja Bunga membuat jilbabnya dengan suatu model dengan tetap menjulur menutupi dada. Memang tidak sepanjang jilbab Mawar tapi masih syar'i karena sebelumnya Bunga telah bertanya dahulu dengan guru ngajinya. Ketika guru ngajinya mengatakan bahwa jilbab itu masih tergolong panjang dan menutupi dada, maka tak masalah. Masalah justru hadir ketika Bunga berangkat ke kampus dan bertemu dengan kakak seniornya, yang seketika langsung menjudge Bunga sedang futur. Sedang jawaban Bunga di atas bukanlah jawaban sebenarnya. Hanya sekenanya. Bunga hanya merasa heran, ketika iman hanya di ukur oleh panjang atau pendeknya jilbab. Selama jilbabnya masih syar'i, toh tidak masalah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;****&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Lain waktu, di karenakan sedang kehabisan pulsa, maka Mawar meminjam handphone kepada Bunga. Bunga meminjamkannya dan Mawar pun segera menelpon seseorang sambil menjauhi Bunga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Beberapa hari kemudian, ketika jam menunjukkan pukul dua pagi. Saat itu Bunga sedang tertidur pulas, kemudian handphonenya berdering. Sambil mengantuk, Bunga mengangkat handphonenya. Bukan main ia terkejut, karena ternyata si penelpon mencari Mawar dan si penelpon itu adalah seorang laki-laki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Assalamu'alaikum, ukhti Mawar ada ?" tanya si penelpon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;" Wa'alaikumsalam Afwan, Mawarnya tidak ada". Jawab Bunga sambil mengantuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Iya tolong di panggilkan ukhti Mawarnya". si penelpon rada memaksa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Ini bukan handphonenya Mawar, kemarin dia pinjam handphone saya". Balas Bunga dengan sedikit kesal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Esok harinya, Bunga menceritakan kejadian semalam kepada Mawar. Di tanyalah Mawar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Kak, semalam jam dua ada telpon dari ikhwan yang mencari kakak". Bunga mengawali percakapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;"Oh itu, Ana mah biasa ngurusin kerjaan malam-malam sama ikhwan itu". Jawab Mawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dalam hati Bunga merasa heran, &amp;nbsp;"berinteraksi dengan ikhwan malam-malam seperti itu bahkan hingga pukul dua pagi, memang hanya urusan pekerjaan, tapi jika berlanjut terus menerus bukan malah menjurus ke masalah hati ?". Tapi pertanyaan itu hanya Bunga simpan dalam hati. Ia tidak berani meneruskan ketika jawaban Mawar langsung telak mengejutkan Bunga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;****&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Saya mengenal Bunga, Dia memang tidak mengenakan jilbab yang panjangnya hingga ke paha. Tapi saya kenal dengan Bunga yang mampu menjaga interaksinya dengan lawan jenis, meskipun aktifitasnya tidak hanya terbatas pada sesama jenis. Dia juga mampu menjaga hatinya meskipun banyak berinteraksi dengan lawan jenis karena keharusan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bunga mungkin terbilang sebagai akhwat yang "slengean" dan saya mengenalnya seperti itu. Tapi dia terbilang akhwat yang cukup aktif dalam organisasinya. Dia bisa menjadi contoh seseorang yang selalu ontime ketika ada suatu agenda, kecuali ada suatu alasan syar'i yang membuatnya datang lebih lambat. Bunga yang sangat loyal ketika di beri suatu amanah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Karena "keslengeannya" itu pula, saya menjadi tahu baik buruknya dia. Bukan seseorang yang hanya berusaha baik secara penampilan tapi buruk di belakangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Slengean yang saya maksud bukanlah berkelakuan buruk dan tidak menjaga perilaku. Tetapi slengeannya Bunga adalah gampang berbaur dengan orang lain baik muslim maupun nonmuslim, dengan tetap menjaga perilaku sebagai muslimah.&amp;nbsp; &lt;span style="line-height: 19px; text-align: -webkit-auto;"&gt;Ceplas ceplos, tidak di buat-buat dan apa adanya tapi tetap syar'i&lt;/span&gt;&amp;nbsp;. Dan tidak pula baik di penampilan fisik tapi buruk di dalamnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Saya jadi teringat akan sebuah kutipan, Jangan pernah lihat dari panjangnya jilbab tapi dari akhlaqnya. Karena jika jilbab seseorang sudah memenuhi ketentuan syar'i maka tak ada alasan untuk memandangnya sinis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: #f3f3f3;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;yarat jilbab:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;"&gt;1. hijab/jilbab menutupi seluruh badan (rambut sampai kaki) kecuali wajah dan telapak tangan.&lt;/span&gt;&lt;br style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;"&gt;2. hijab/jilbab tidak dimaksudkan sebagai hiasan bagi dirinya, sehingga tidak diperbolehkan memakai kain yang berwarna mencolok, atau kain yang penuh gambar atau hiasan.&lt;/span&gt;&lt;br style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;"&gt;3. hijab/jilbab harus lapang dan tidak sempit sehingga tidak menggambarkan postur tubuhnya&lt;/span&gt;&lt;br style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;"&gt;4. hijab/jilbab tidak memperlihatkan sedikitpun bagian kaki wanita&lt;/span&gt;&lt;br style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;"&gt;5. hijab/jilbab yang dikenakan itu tidak sobek sehingga tidak menampakkan bagian atau perhiasan wanita&lt;/span&gt;&lt;br style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;"&gt;6. hijab/jilbab tidak menyerupai pakaian laki-laki.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #444444; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br style="line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;i style="background-color: white;"&gt;sumber : Fiqih Wanita, Syaikh Kamil Muhammad 'Uwaidah&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #e7eaef; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 17px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dan ilmupun tak bisa di lihat dari panjangnya jilbab. Bisa jadi mereka yang terlihat biasa justru memiliki akhlaq yang luar biasa. Dan bisa jadi seseorang yang diluar terlihat slengean, tapi secara hati dan prilaku lebih bisa menjaga hal-hal yang merusak imannya. Bukan lagi masanya melihat sesuatu dari penampilan fisik dan menganggap diri lebih mulia di karenakan penampilan fisik yang sempurna. Bukan saatnya lagi menggolong-golongkan kawan berdasarkan ukuran jilbab. Maka ukuran jilbab bukanlah sebuah nilai. Karena Allah hanya melihat ketaqwaan hambaNya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 17px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allahua'lam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Based on true story, pengingat diri sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;15 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-7716545353045174621?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/7716545353045174621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/di-balik-jilbab-panjang.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7716545353045174621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7716545353045174621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/di-balik-jilbab-panjang.html' title='Jilbabku Bukan Nilaiku'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-5455440296048407550</id><published>2012-01-17T22:18:00.000-08:00</published><updated>2012-01-18T20:20:57.720-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Biasa Di Bumi, Tak Bisa Di Langit</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Saya teringat dengan seorang tabi'in yaitu Uwais Al Qarni. Kata Rasulullah, dia tidak di kenal penduduk bumi tetapi sangat terkenal di langit. Hidupnya terbilang miskin, tapi tak pernah membuatnya menjadi lalai dalam beribadah atau membantu sesamanya. Jika ia mempunya rizki lebih, ia tak segan membagikannya kepada tetangganya yang sama-sama kesusahan. Pekerjaannya hanya seorang pengembala, uang yang di hasilkannya di gunakan untuk keperluan ia dan ibunya sehari-hari. Siang hari ia bekerja sambil berpuasa, sedangkan malam hari ia gunakan untuk shalat dan bermunajat kepada Allah. Pakaian yang ia punya hanya yang melekat di tubuhnya saja. Sedari kecil ia tak pernah mengenyam pendidikan formal, pendidikan hanya ia dapat dari kedua orangtuanya. Ia seringkali di cap sebagai anak bodoh. Tapi ia tak pernah memperdulikannya dan tetap semangat membantu sesama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ia juga seorang anak yang sangat taat pada ibunya. Ia hidup di zaman Rasulullah tapi belum pernah bertemu langsung dengan Rasulullah. Namun karena kecintannya pada Rasulullah, ia meminta izin kepada ibunya untuk &amp;nbsp;berangkat ke Madinah. Kurang lebih empat ratus kilometer ia berjalan kaki dari Yaman hingga tiba di kediaman Rasulullah, sayangnya Rasulullah saat itu tidak berada di rumah karena sedang berada di medan perang. Ia di hinggapi rasa bingung, ia ingin sekali bertemu Rasulullah tapi di satu sisi ia teringat akan pesan ibunya untuk tidak berlama-lama meninggalkannya. Akhirnya ia pun pulang tanpa bertemu dengan seseorang yang amat di cintainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;****&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di atas adalah sekelumit kisah dari seorang tabi'in mulia Uwais Al Qarni.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Terkesan dengan julukannya, tidak di kenal penduduk bumi tapi terkenal di langit. Ia hanya berusaha menyibukan diri beribadah dan membantu orang lain, bukan menyibukan diri untuk menjadikannya seorang yang hanya terkenal di bumi saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bagi kita yang kini terlihat biasa saja atau bahkan terlupa, seringkali di ejek (bukan karena perbuatan buruk) jangan pernah merasa bersedih. Jika kita sudah melakukan hal-hal baik dan terus berusaha mendekatkan diri kepada Allah. Di bumi kita tanpa gelar tapi yakinlah bahwa kelak penduduk langit akan mengelu-elukan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di dunia, kita di beri ujian kemiskinan, selama hal itu tidak membuat kita lalai akan segala perintah Allah. Maka bersiaplah akan balasan yang di janjikan Allah berupa syurga bagi orang-orang yang bersabar. Dan kekayaan abadi ada di akhirat nanti bukan di bumi ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Di dunia, kita terlihat bodoh dan jauh dari ilmu, meskipun sebenarnya kita adalah makhluk yang sedang belajar segala hal. Tanpa ada manusia yang mengetahui proses belajar kita. Abaikan saja penglihatan mata orang-orang yang menatap sinis. Sungguh penilaian Allah jauh lebih penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Semoga kita bisa belajar dari keteguhan Uwais Al Qarni untuk tidak menatap dunia adalah segalanya. Hingga akhir hidupnya -Uwais yang sering di ejek- pada pemakamannya banyak di hadiri makhluk berpakaian putih (malaikat) dan selepas di semayamkan, kuburannya langsung lenyap. Ruhnya langsung di bawa oleh malaikat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;****&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #333333; font-family: arial; line-height: 16px;"&gt;Rabi’ bin Khutsaim berkata, “Aku pergi ke tempat Uwais al-Qarni, aku mendapati beliau sedang duduk setelah selesai menunaikan shalat Shubuh.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #333333; font-family: arial; line-height: 16px; margin-bottom: 10px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;"&gt;Aku berkata (pada diriku), “Aku tidak akan mengganggunya dari bertasbih. Setelah masuk waktu Zhuhur, beliau mengerjakan shalat Zhuhur. Dan begitu masuk waktu Ashar beliau shalat Ashar. Selesai shalat Ashar beliau duduk sambil berdzikir hingga tiba waktu Maghrib. Setelah shalat Maghrib beliau menunggu waktu Isya’, kemudian shalat Isya’.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #333333; font-family: arial; line-height: 16px; margin-bottom: 10px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;"&gt;Selesai shalat Isya’ beliau mengerjakan shalat hingga menjelang Shubuh. Setelah shalat Shubuh beliau duduk dan tanpa sengaja tertidur. Tiba-tiba saja beliau terbangun. Ketika itu aku mendengar dia berkata,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #333333; font-family: arial; line-height: 16px; margin-bottom: 10px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center; text-decoration: none; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari mata yang senang tidur, dan perut yang tidak merasa kenyang.”&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;18 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-5455440296048407550?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/5455440296048407550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/biasa-di-bumi-tak-bisa-di-langit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5455440296048407550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5455440296048407550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/biasa-di-bumi-tak-bisa-di-langit.html' title='Biasa Di Bumi, Tak Bisa Di Langit'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-482370237289654905</id><published>2012-01-15T06:35:00.001-08:00</published><updated>2012-01-18T20:41:09.696-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Penjagal Berwajah Lembut</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Kejahatan, meskipun sedikit pasti setiap kita pernah melakukannya baik disengaja maupun tidak. Kejahatan dapat mendominasi hati hingga hati mati. Yang ditandai dengan tak ada cahaya iman yang terpancar. Setiap nasihat akan di abaikan. Seruan kebaikan hanya berlalu lalang tanpa pandang.&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tak ada yang bisa menilai kejahatan yang tertutup rapat atau terbungkus kepalsuan. Tapi bila kita bisa lebih arif menyikapi setiap kejahatan dengan memahami setiap objek dari peristiwa bukan melulu subjek yang menjadi terdakwa. Jika kejahatan dapat teruangkap, sesungguhnya ada sebab yang menjadikannya ada, yang kadang membutuhkan pemikiran yang jernih yang takdilakukan pada penghukuman secara langsung tapi pembentukan atau pengembangan karakter yang melenceng akibat masa lalu yang buruk atau trauma yang mendalam terhadap suatu peristiwa.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Seperti pada kasus yang terjadi pada terdakwa mutilasi dan sodomi anak “Baekuni alias Babeh”. Jika dilihat dari satu sisi, semua orang bahkan saya sendiri sepakat untuk menyematkan predikat penjahat kelas kakap padanya akibat kejahatannya yang melewati batas nalar manusia. Namun di antara sisi kelam tersebut, ada satu sisi lagi yang menarik perhatian saya. Saya berfikir, mungkin Babeh ini adalah seorang &lt;i&gt;pshyco&lt;/i&gt; atau orang yang memiliki kepribadian ganda. Dia sangat kejam karena dengan mudahnya memutilasi bocah-bocah yang tak mau menurutinya untuk melampiaskan hawa nafsunya ataupun setelah melakukannya setelah menyodomi korbannya. Korbannya pun tersebar diberbagai kota di pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di satu sisi lagi, kalau saya telisik mengenai masa lalu Babeh yang pernah mengalami perlakuaann seks menyimpang (informasi diperoleh dari berita di media massa) yang di perolehnya ketika mulai hidup dijalan. Cerita masa buruk malu tersebut mungkin&amp;nbsp; sangat melekat dalam diri Babeh hingga mengubah orientasi seksualnya pun menyimpang. Bahkan dalam beberapa kasus, banyak pelaku sodomi yang memiliki masa lalu serupa seperti yang pernah di alami Babeh.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Babeh dikenal masyarakat sekitarnya sebagai seorang yang lembut dan penyayang terutama pada anak-anak. Tapi karena ia pun manusia biasa yang mempunyai kebutuhan biologis, lalu tak terkendali hingga pelampiasannya menjadi salah hingga mengakibatkan nyawa bocah-bocah lenyap ditangannya secara kejam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Itulah salah satu cerita, dimana kebaikan dan kejahatan menyatu menjadi dua kepribadian dalam tubuh manusia. Kadang kita perlu menyikap suatu persoalan tak hanya melihat subjeknya saja, meskipun hal tersebut sangat kejam. Dibalik cerita tersebut pasti ada suatu objek berupa masa lalu yang mengakibatkan seseorang berkelakuan jahat. Bijaknya, kita tak langsung menghukum seseorang akibat kejahatannya tapi dilihat motif dibaliknya. Atau dihukum namun disertai dengan bimbingan ke arah yang lebih baik secara mental.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Silahkan dihukum atau wajib dihukum, jika itu memang benar-benar bermotif kejahatan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saya tak mendukung kejahatan, tapi lihat sesuatu secara bijak sehingga ada hikmah yang bisa di ambil.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Roxy, 6 Oktober 2010&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-482370237289654905?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/482370237289654905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/penjagal-berwajah-lembut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/482370237289654905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/482370237289654905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/penjagal-berwajah-lembut.html' title='Penjagal Berwajah Lembut'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-2003672096730712841</id><published>2012-01-15T06:33:00.001-08:00</published><updated>2012-01-18T20:14:17.628-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Ksatria Jalanan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Sore hari selepas pulang bekerja…&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di dalam kopaja menuju kediaman saya, &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tiba-tiba naik seorang bapak-bapak yang sebelumnya saya kira penumpang. Tapi ternyata bukan&amp;nbsp; karena dia tak mencari bangku yang kosong justru&amp;nbsp; dia berjalan ke hadapan penumpang. Saya memperhatikannya dengan seksama. Saya kira dia akan mengemis. Bukan saya bermaksud &lt;i&gt;suuzhon &lt;/i&gt;seperti itu. Karena sebagai penumpang setia kopaja, sering saya mengamati mereka yang lalu lalang di dalam kopaja. Ada yang mengamen, mengancam sambil meminta uang kepada penumpang dan orang yang mengemis serta penjual makanan dan minuman. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dengan raut muka memelas dan memakai tas selempang. Tubuh dan wajahnya sedikit miring, seperti pernah terkena stroke. Saya mengira lagi, itu adalah trik untuk mengelabui penumpang supaya merasa kasihan dan memberi uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Astaghfirullah. Ternyata prasangka saya salah semua.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Setelah bapak itu berdiri menghadap&amp;nbsp; para penumpang, dia mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. Bapak itu berjualan pulpen. Dengan suara yang parau, ia menawarkan pulpen berharga Rp 1000,- kepada tiap penumpang, termasuk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saya terenyuh, hati saya tersentak. Saya pun membeli pulpen yang diberikan kepada saya. Saya tak terlalu membutuhkan pulpen, tapi niat saya ingin membantu bapak itu. Bangga saya dengan bapak itu, dengan keterbatasan yang dimiliki dia tetap mencari nafkah dengan jalan yang halal tanpa meminta-minta.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saya berfikir sebelumnya seperti itu karena, karena tak sekali dua kali saya mendapati&amp;nbsp; orang-orang yang sebenarnya normal tapi berperilaku seperti orang cacat dengan tujuan untuk dikasihi dan diberi uang (peminta-minta). Dan hal tersebut sangat sering terjadi di jalanan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lain waktu saya melihat seorang bapak-bapak dengan tampang memelas naik kedalam kopaja, lalu meminta-minta. Beberapa hari kemudian saya lihat lagi Ia di luar kopaja sedang asyik menghitung uang dengan wajah yang segar bugar. Saya juga pernah mendapati anak muda yang berpura-pura lumpuh, esoknya berpura-pura bisu tapi beberapa hari kemudian saya lihat dia berjualan koran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Astaghfirullah. Apapun di lakukan demi mendapatkan uang, bahkan dengan menipu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kontras dengan seorang bapak yang kurang secara fisik tapi tetap gigih berjualan tanpa mau meminta-minta. Mungkin bapak itu berfikir, lebih baik mendapat uang dengan peras keringat meski tak banyak di banding dengan mengemis.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ya Allah, berikanlah mereka yang telah berusaha ditengah keterbatasan mereka dengan rizki yang berkah dan berlimpah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Wallahua’lam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jakarta, 19 November 2010&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-2003672096730712841?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/2003672096730712841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/ksatria-jalanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2003672096730712841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2003672096730712841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/ksatria-jalanan.html' title='Ksatria Jalanan'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-7423467263766520056</id><published>2012-01-15T06:23:00.001-08:00</published><updated>2012-01-15T06:23:22.371-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Derita ananda</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sang penyejuk hati&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Penyejuk mata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Penyejuk jiwa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Selaksa kasih diberi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jiwa raga untuk ananda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Segala rasa berbaur dalam cinta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Rona luka seakan sirna&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tapi masa menjadikan luka menganga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Gemuruh nafsu kian membara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Terbenam cinta buta berhiaskan mahkota&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ananda pun kelam menatap mayapada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sering kasih bunda menhujam nyawanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tamat sudah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tangis melebur di ruang kosong&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bersatu dengan sampah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tubuh mungilnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kini, ananda pun tak didamba&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mahkota malu tercabik sudah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ananda kini menjadi simbol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Penyambung rantai generasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tanpa ada warna warni&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kemana sejarah berganti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Cukup semangatkan sejuta mimpi di hati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Untuk memberi arti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;20 Mei 2011&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-7423467263766520056?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/7423467263766520056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/derita-ananda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7423467263766520056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7423467263766520056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/derita-ananda.html' title='Derita ananda'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-3994211816055704988</id><published>2012-01-15T06:21:00.001-08:00</published><updated>2012-01-15T06:40:13.702-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Cinta Berlabuh Bukan Di Dermaga Sebenarnya</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Cinta itu hadir padaku, kamu dan kalian&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Datangnya tak seperti pagi yang bertanda malam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Melintasi pandangan menuju&amp;nbsp; ruang hati &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Cinta akan bersemayam disana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ketika cinta bersenggama ditubuh lemah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Luruhlah hati sebagai penguasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Nafsu bertahta merajai jiwa dan raga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan cinta akan berlabuh bukan didermaga sebenarnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Perlahan sentuhan pertama menciptakan debaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Nafsupun berbisik, “ kecuplah kekasihmu “&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semua indah, semua biasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Debaranpun berganti dengan kenikmatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Raga menyatu dalam ikrar sehidup semati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semasa yang telah lewat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Madu direguk tanpa sisa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sesal berkalan dihati, muram&amp;nbsp; menatap jalan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Keindahan kini telah layu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Seonggok daging berkubang dosa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Angan melayang dihempas kebodohan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bukan Tuhan yang dikejar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hingga sesal itu tercipta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;5 Juni 2010&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-3994211816055704988?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/3994211816055704988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/cinta-berlabuh-bukan-didermaga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3994211816055704988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3994211816055704988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/cinta-berlabuh-bukan-didermaga.html' title='Cinta Berlabuh Bukan Di Dermaga Sebenarnya'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-5764373631748998205</id><published>2012-01-15T06:18:00.000-08:00</published><updated>2012-01-15T06:18:34.608-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Bahkan Nuranipun Menangis</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Seonggok daging tak lagi mampu memimpin&lt;br /&gt;Logika seakan tersingkir&lt;br /&gt;Dan nurani kini terpinggir&lt;br /&gt;Nafsu telah membabat semua martabat&lt;br /&gt;Kebaikan, kelembutan, kasih sayang dan cinta&lt;br /&gt;Bagaikan jarum di tengah jerami&lt;br /&gt;Ragapun berlaku tanpa komando&lt;br /&gt;Nafsu yang meraja tanpa batas&lt;br /&gt;Menghitamkan hati manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Zaman ini...&lt;br /&gt;Semua bilang zaman modern&lt;br /&gt;Meski sebenarnya lebih dari zaman jahiliyyah&lt;br /&gt;Yang hitam menjadi abu-abu&lt;br /&gt;Yang putih menjadi tersisih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertelanjang pun menjadi indah&lt;br /&gt;Seindah seni yang berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia bagai nyamuk yang siap&lt;br /&gt;Memberikan nyawanya tanpa ada kata salah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menjadi figuran&lt;br /&gt;Hanya muncul di beberapa detik episode hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana nurani kini&lt;br /&gt;Apakah ruangnya kini telah benar-benar berubah fungsi ??&lt;br /&gt;Menjadi istana nafsu yang bertahtakan seribu iblis&lt;br /&gt;Dan nurani pun kini menangis&lt;br /&gt;Perkataannya menjadi bias bersama dosa-dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 Juli 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-5764373631748998205?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/5764373631748998205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/bahkan-nuranipun-menangis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5764373631748998205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5764373631748998205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/bahkan-nuranipun-menangis.html' title='Bahkan Nuranipun Menangis'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-6762079341103918249</id><published>2012-01-14T21:53:00.000-08:00</published><updated>2012-01-14T21:53:11.556-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Mutiara Di Antara Debu</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Segumpal debu tak kan pernah berubah menjadi mutiara&lt;br /&gt;Meski berada dalam satu cawan&lt;br /&gt;Tapi Mutiara adalah mutiara&lt;br /&gt;Meskipun tertanam di antara debu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku cinta dia, meski terlambat&lt;br /&gt;Ku sayang dia, ku sadar sebelum waktu berakhir&lt;br /&gt;Dia hadir dalam ragaku, menyatu denganku&lt;br /&gt;Cintanya hadir dalam setiap detikku&lt;br /&gt;Cintanya hadir bagai asupan gizi&lt;br /&gt;Tenangku adalah bersamanya&lt;br /&gt;Ringan langkahku adalah dalam restunya&lt;br /&gt;Hanya doa yang mampu terucap&lt;br /&gt;Untuk dia mutiaraku&lt;br /&gt;Di antara debu-debu tanpa makna yang hadir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah cermin makhluk dengan sejuta ketulusan&lt;br /&gt;Tanpa kontaminasi duniawi&lt;br /&gt;Cintanya hadir sejernih pancarannya&lt;br /&gt;Kasihnya adalah telaga yang menghilangkan dahaga&lt;br /&gt;Yang selalu aku rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, emosi yang mengaburkan semua&lt;br /&gt;Syukurku, tak terlambat aku menyadarinya&lt;br /&gt;Aku mencintaimu dengan jiwa, raga dan hatiku&lt;br /&gt;Ku akan belajar ketulusan cintamu&lt;br /&gt;Kau adalah teladan selalu&lt;br /&gt;Cintamu... Aku cinta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dedicated to : Ibu Halimah (Yang melahirkan saya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 Agustus 2010&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-6762079341103918249?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/6762079341103918249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/mutiara-di-antara-debu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6762079341103918249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6762079341103918249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/mutiara-di-antara-debu.html' title='Mutiara Di Antara Debu'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-140752434337249559</id><published>2012-01-14T21:03:00.000-08:00</published><updated>2012-01-14T21:03:19.284-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Aku Lupa Akhirat</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Ku rogoh kantongku dalam-dalam&lt;br /&gt;Untuk mencari sekeping receh&lt;br /&gt;Di depanku peminta-minta menunggu&lt;br /&gt;"terima kasih". Ucapnya setelah ku serahkan recehku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat tas idamanku&lt;br /&gt;Ku lihat harganya&lt;br /&gt;Hampir separuh dari uang gajiku&lt;br /&gt;Tak mengapa, asal hatiku puas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adzan telah berkumandang&lt;br /&gt;Ku abaikan panggilanNya&lt;br /&gt;Sinetron telah menarik perhatianku&lt;br /&gt;Tanpa sadar, waktu sholat hampir usai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku bergegas dalam langkahku&lt;br /&gt;Lima menit lagi saat ku bertemu kawan&lt;br /&gt;Tak boleh aku terlambat&lt;br /&gt;Akhirnya tepat waktu aku datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telepon berdering ternyata panggilan kerja&lt;br /&gt;Hatiku langsung mekar berkembang&lt;br /&gt;Ku siapkan pakaian terindah&lt;br /&gt;Guna menambah nilai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu sholat hampir tiba&lt;br /&gt;Ku buka lemari, ku ambil kaos oblong&lt;br /&gt;Yang ini sajalah, fikirku&lt;br /&gt;Hanya untuk sholat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wooooow,, pekikku dalam hati&lt;br /&gt;keindahan alam mengguncang hatiku&lt;br /&gt;Puncak gunung yang indah&lt;br /&gt;Dalam jejak-jejak satu hari penuh&lt;br /&gt;Dengan jadwal sholat yang terbengkalai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbighfirlii....&lt;br /&gt;Ampuni aku ya Allah&lt;br /&gt;Ketika terlena pada dunia&lt;br /&gt;Ku enyahkan akhiratku'&lt;br /&gt;Ampuni aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 Maret 2010&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-140752434337249559?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/140752434337249559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/aku-lupa-akhirat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/140752434337249559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/140752434337249559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/aku-lupa-akhirat.html' title='Aku Lupa Akhirat'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-724389084015590957</id><published>2012-01-12T07:18:00.000-08:00</published><updated>2012-01-15T02:42:39.872-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bolang'/><title type='text'>Antara Bapak Pencopet, Keheningan Dan Keyakinan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Hari ini kembali ngebolang (bukan ke alam bebas, tapi silaturrahim ke tempat kawan) sepulang kerja di kawasan Rawasari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ba'da maghrib bertarung melawan amarah. Bagaimana tidak, menaiki metromini 47 yang berjubel dan macet. Alhamdulillah saya terbiasa dengan hal itu dan Alhamdulillah saya tidak di kejar waktu (sedari dulu, saya menghindari untuk merasa bahwa diri di kejar waktu, karena saya yakin ketidaksabaran dan amarah bisa muncul dari sana, jadi saya mencoba untuk enjoy dalam tiap kegiatan saya meskipun tidak nyaman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, ternyata tidak hanya penumpang asli yang naik metromini ini. Ada juga siluman di dalamnya alias copet. Hmm,, gelagatnya sudah tercium oleh saya, dengan menggunakan modus, tas gemblok di taruh di depan badan dengan satu tangan berpegangan dan satu lainnya untuk beraksi dan di taruh di bawah tas sehingga penumpang tidak menyadari. Parahnya walaupun sudah mengetahui gelagatnya, tapi saya masih saja kena. Saya juga menaruh tas di depan badan dan posisi saya berhadapan dengan bapak copet itu. Saya sudah waspada dengan selalu menatap sinis pada copet itu tetapi ternyata ia tak acuh dan tangannya beraksi membuka resleting tas saya. Sumpah, tidak sadar. Ternyata kantung depan tas sudah terbuka sedikit resletingnya. Padahal sudah saya goyang-goyangkan tas saya biar jika ia memegang tas saya maka saya merasakan ada sesuatu. Alhamdulillah, tidak ada barang berharga yan saya taruh di kantung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aksi copet itu terhambat karena ada penumpang yang ingin turun. Dan otomatis merubah posisi saya berdiri sehingga agak menjauh dengan copet itu. Mengetahui bahwa aksi yang di lakukannya kepada saya gagal, maka ia lagi dengan penumpang lain. Yaitu kepada seorang yang berdiri di depan itu dan hendak turun itu. Tas yang di kenakan wanita itu (yang ingin turun) tempat membuka resletingnya berada di belakang. Saya kembali mengamati gelagat si copet yang sepertinya menemukan mangsa baru. Sambil tangannya yang berada dibalik tasnya itu mencoba mencari celah, dengan agak takut, saya pun refleks mencolek bahu mbak itu dan berkata &amp;nbsp;"Mbak hati-hati, tasnya di kedepanin ajah". Mungkin mbak itu terkejut dan tepat saya bicara juga bersamaan dengan metromini berhenti, jadi ia langsung turun dan di ikuti dengan pencopet itu. Setelah itu saya tak tahu apa yang terjadi, semoga mbak itu dan orang-orang di lindungin dari gangguan copet-copet. Aamiin. Saya pun harus lebih peka dan hati-hati dari gangguan setan jalanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas copet itu turun saya agak tenang. Tinggal saya yang kini bingung karena belum tahu dimana saya akan turun di lokasi yang sebelumnya telah di sebutkan kawan saya (saya belum pernah ke daerah ini), Alhamdulillah sebelumnya saya sudah titip pesan pada pak kondektur. Tepat di tempat yang kawan saya instruksikan untuk turun itulah, pak kondektur berteriak, "Pasaaaar Rawasari, pasaaar Rawasari ". Saya pun langsung turun karena di tempat itu juga terlihat kawan saya yang sedang menunggu saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan melewati malam yang basah, memang seharian ini rahmat Allah terus bercucuran. Kawan saya mampir untuk membeli lauk untuk makan malam kami yaitu sate dan sop kambing (padahal sebenarnya sudah makan, tak apalah namanya juga rezeki).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuju kosan kawan, bertemu kembali dengan suasana hening. Sepertinya sudah lama saya tidak menemukan suasana hening seperti ini, terakhir saya rasakan seperti ini yaitu ketika naik gunung Guntur di daerah Garut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana kamar kawan juga tak jauh berbeda, sunyi sekali. Terasa amazing berada di sana, karena tempat tinggal saya berada dalam lingkungan yang penuh dengan keramaian sedangkan saya suka sekali suasana hening seperti ini. Saking takjubnya, kawan saya sampai berkata " Lo ngekos di sini saja ting (panggilan saya)". Tapi memang tidak semudah itu. Meskipun&amp;nbsp;suasana di tempat kos kawan saya adalah sesuatu yang selalu saya rindukan.&amp;nbsp;Jika saya menuruti hawa nafsu, pasti saya sudah &amp;nbsp;melakukan hal-hal yang bisa menyenangkan diri saya meskipun bisa menyakiti perasaan keluarga saya. Termasuk untuk Kos. &amp;nbsp;Karena saya fikir, lebih baik uangnya di berikan kepada ibu saya di banding saya harus hidup mandiri, meskipun dalam hati sangat ingin. Saya yakin, Allah menyiapkan hal indah untuk saya bahkan dalam situasi yang bukan merupakan keinginan saya. Saya fikir sabarkan diri saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertemu kawan yang lama tak berjumpa, maka terjalin berderet-deret cerita mulai dari A sampai Z. Yang berbicara mengenai kabar hingga mimpi masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang saya suka dari kawan satu ini. Ia tergolong makhluk berkeyakinan tinggi yang saya kenal. Dulu ketika masih SMP menjelang SMA, secara materi dia tak memiliki kemampuan untuk meneruskan sekolah. Karena ia berasal dari keluarga kurang mampu. Tapi dengan keyakinan yang luar biasa dia mampu memangkas kata tidak mungkin menjadi mungkin. Pimpinan di tempat ibunya bekerja menawarkan ia untuk meneruskan sekolah hingga selesai &amp;nbsp;kemudian tinggal bersama. Dan di sekolah itulah kami bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus sekolah, ia pun di suruh untuk meneruskan pendidikan di bangku kuliah. Sayangnya di tengah perkuliahan ada permasalahan antara dia dan pimpinan ibunya sehingga tidak dapat melanjutkan pendidikannya. Statusnya untuk sekarang adalah cuti, semoga bisa di lanjutkan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sebelumnya kawan saya tinggal bersama pimpinan ibunya maka akibat permasalahan itu, ia harus berusaha sendiri untuk membiayai kehidupannya dan tinggal di kos. Beberapa macam jenis pekerjaan sudah di lakoni. Yang paling membuat saya terkesan, kawan saya adalah sosok yang tak pernah malu dalam mencari nafkah. Menjadi penjual permen di buskota pernah di lakoninya, hebat menurut saya. Karena saya sendiri belum tentu bisa melakukannya. Beberapa waktu kemudian ia mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Dan pengalamannya sebagai pedagang permen yang harus berpindah dari satu bus ke bus lainnya adalah salah satu pengalaman yang berharga pula baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sekelumit kisah dari seorang kawan yang menurut saya bisa di jadikan teladan dari beberapa sifat baiknya. Keyakinannya akan rezeki yang Allah titipkan, kemampuannya dalam berhubungan dengan orang lain (tak salah jika kini sedang belajar marketing) dan kecerdasannya. Meskipun manusia tak ada yang sempurna. Dengan kelebihan yang di milikinya bisa saya gunakan dan praktekkan untuk menutupi kekurangan yang saya miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oia, saya pun sempat bertanya kepadanya di antara kekurangan yang saya miliki, apa ada kelebihan saya. Dia menjawab bahwa kelebihan saya adalah bisa menulis dan membuat kerajinan. Alhamdulillah, saya masih harus bersyukur atas kelebihan yang saya miliki dan tidak terpaku pada kekurangan saya. Semoga saya bisa mengoptimalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya fikir, perlu juga bertanya pada kawan-kawan apa kelebihan kita. Jika selama ini kita bertanya apa kekurangan kita supaya bisa menghilangkan atau mengurangi sifat minus kita, baiknya kita juga tahu kelebihan kita agar lebih berkembang dan tersenyum bahwa kita tidak di ciptakan sia-sia. Karena Allah pasti menyelipkan sebongkah potensi pada masing-masing hambaNya untuk bekal mengumpulkan pundi-pundi berkah di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di malam ini saya mendapatkan banyak pelajaran, dari sudut kota yang sunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(mengenang malam 10 Januari 2012)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 Januari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-724389084015590957?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/724389084015590957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/antara-bapak-pencopet-keheningan-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/724389084015590957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/724389084015590957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/antara-bapak-pencopet-keheningan-dan.html' title='Antara Bapak Pencopet, Keheningan Dan Keyakinan'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-5305797860071739003</id><published>2012-01-12T06:07:00.000-08:00</published><updated>2012-01-12T22:18:32.500-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Jangan Sedih !!</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Jangan sedih jika kamu belum bisa mengunjungi tempat yang kamu impikan di seluruh dunia atau di Indonesia, karena bisa jadi karya mu bisa menembus dunia yang belum kamu singgahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih jika pakaianmu bukanlah model terbaru atau termahal, karena yang Allah lihat bukanlah model tapi bagaimana sempurnanya seorang hamba dalam menjaga auratnya dari orang-orang yang tak pantas menatapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih ketika kamu belum bisa memakan makanan yang kata orang-orang enak dan mewah, bisa jadi makanan yang kamu nikmati saat ini lebih berkah dan bernilai. Serta bisa belajar bersyukur bahwa kamu masih bisa menemukan makanan hari ini di banding mereka-mereka yang kurang beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih jika barang-barang yang kamu miliki saat ini tidak ada merk, bisa jadi barang-barang yang kamu miliki jauh lebih bermanfaat dan di beli berdasarkan kebutuhan bukan keinginan semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih jika kamu sering menemui hal-hal buruk dalam hidupmu, jadikan saja itu semua sarana mendulang hikmah dan mendekatkan dirimu pada Sang Maha Pencipta serta sarana peningkatan derajat dirimu sebagai hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih jika kini kamu tidak memiliki kawan-kawan yang banyak, karena kawan terbaik yang kamu bawa pada saat akhir nanti adalah amal terbaikmu. Dan dengan sedikitnya kawan yang kamu miliki bisa membuat kamu tidak bergantung kepada mereka tapi hanya kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih jika kamu merasa banyak sekali kekurangan yang kamu miliki, yakinlah dan coba korek perlahan potensi yang kamu miliki. Mulailah dengan meneliti apa kesukaanmu, bisa jadi hal tersebut adalah sesuatu yang tidak semua orang mampu lakukan dan tersenyumlah, karena kamu tahu apa kelebihannmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih jika kamu tidak bisa dengan mudah mendapatkan barang-barang yang kamu inginkan, itu berarti Allah telah memberikan rasa sayangnya kepadamu sehingga kamu akan lebih mensyukuri apa yang kamu dapatkan dengan susah payah. Dan kamu bukan merupakan hamba hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih jika saat ini kamu masih sendiri belum menemukan jodohmu padahal kamu telah berusaha. Nikmati saja hobimu saat ini yang belum tentu bisa kamu nikmati ketika nanti menikah, nikmati saja untuk mendulang ilmu serta mendekatkan diri kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih jika kamu yang telah menikah belum juga di karuniai momongan meskipun telah lama menikah. Bisa jadi Allah sedang memberikan ujian peningkatan iman lewat proses kesabaran dan pembelajaran. Bila nanti kamu telah di beri amanah oleh Allah, maka akan jauh lebih siap dan baik untuk mendidiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih jika saat ini kamu merasa bukan siapa-siapa, tidak apa-apa. Jika yang kamu maksud adalah bukan siapa-siapa di dunia ini. Tapi jadilah siapa-siapa yang kelak makhluk langit akan membanggakanmu di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih jika kamu merasa di abaikan makhluk bumi dan merasa terasing. &amp;nbsp;Karena sebaik-baik pendengar &amp;nbsp;adalah Allah. Dan akhirat hanya untuk orang yang asing. Asing dengan dunia. Karena dunia adalah persinggahan sementara sedang kampung keabadian adalah akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih, Jangan sedih, Jangan sedih... Karena Allah bersama kita.. Karena kita adalah pemenang !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 Januari 2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Menghibur diri sendiri)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-5305797860071739003?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/5305797860071739003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/jangan-sedih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5305797860071739003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5305797860071739003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/jangan-sedih.html' title='Jangan Sedih !!'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-4817861985290717528</id><published>2012-01-12T00:15:00.000-08:00</published><updated>2012-01-12T00:23:38.906-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Kita Adalah Pemain</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Enyahkan saja penutup tubuh itu&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Jika hendak proklamirkan diri sebagai paripurna&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Atau berdoa saja hilang ingatan&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dan isi otakpun terinjak&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bukan dengan keterpaksaan&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Atau dengan menepuk dada&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Meski dari balik tirai&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kami tak butuh itu&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Karena kita disini adalah pemain&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bukan menunjuk dan di tunjuk&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Tapi saling memeluk&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bukan dari berapa banyak sujud&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bukan dari berapa banyak jatuh&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Tapi Allah Maha Tahu&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Hanya ada hitam dan putih&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bukan merah, kuning, hijau&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Hanya butuh bahasa universal&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bukan aku, kamu, dan mereka&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kami yang kadang terkapar&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dentuman kata-kata mencabik keyakinan&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Jika kesini kami di gelari sesat&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Jika kesana kami kembali terpecah&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kami hanya mencari&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Mengapa menjadi tersisih ?&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kami hanya berbagi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Sebuah nafas dari Illahi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Karena kami yakin&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Beribu-ribu debat bergulir&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kami tak akan tersingkir&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Jika tidak di sini&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Mungkin di akhirat nanti&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;12 Januari 2012&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-4817861985290717528?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/4817861985290717528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/jalan-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4817861985290717528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4817861985290717528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/jalan-ini.html' title='Kita Adalah Pemain'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-2520165662798102577</id><published>2012-01-11T20:49:00.000-08:00</published><updated>2012-01-11T20:49:57.372-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Ujian Tanda Cinta</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div&gt;Ujian ini hanya sebuah tanda cinta&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tanda cinta dari Sang Maha Pencinta&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika ku hitung&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Maka ujian ini hanya setitik&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sedang nikmat melimpah ruah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sedetik ragu melintas&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seolah Sang Pencinta menampar keras&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa ini di sebut cinta ??&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hati seolah karam dalam nestapa ujian&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kembali, Sang Pencinta rasuki fikiranku&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bukan, ini hanya ujian&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bersyukurlah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ini masih tanda cinta&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Meski dalam balutan nestapa&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ujian itu seolah menghakimi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengadu dalam kesyukuran&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Atau mengeluh dalam cacian&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Maka ujian adalah sarana peningkatan&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Atau penurunan status hamba&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;12 Januari 2012&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-2520165662798102577?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/2520165662798102577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/ujian-tanda-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2520165662798102577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2520165662798102577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/ujian-tanda-cinta.html' title='Ujian Tanda Cinta'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-7251192328366718210</id><published>2012-01-09T20:44:00.001-08:00</published><updated>2012-01-09T20:44:24.999-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Hanya Ingin Dengan ENGKAU</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hati ini kembali terjengkang&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lagi dan lagi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hanya kepada Allah ku bersandar&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Khilaf dan lemahku&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ku serahkan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kemantapan belum menghampiri&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mungkin Allah belum memberi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hanya yakin Allah di sisi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jika aku ingini&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Engkau pemilik hati&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jatuh bangunnya hamba yang ingini&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ampuni atas coretan noda di hati&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mendahulukan nafsu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Abaikan Engkau&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Segala puji hanya untukMu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ingati hati agar tak makin terjengkang&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Karena ini belum berarti&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hanya belaian angin yang menjatuhkan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Selalu ingin dengan Engkau&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Selalu ingin ada Engkau&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Agar hati ini terjaga selalu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;30 Oktober 2011&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-7251192328366718210?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/7251192328366718210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/hanya-ingin-dengan-engkau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7251192328366718210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7251192328366718210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/hanya-ingin-dengan-engkau.html' title='Hanya Ingin Dengan ENGKAU'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-825572842790873316</id><published>2012-01-09T20:41:00.001-08:00</published><updated>2012-01-09T20:41:38.266-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Rain</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Butiran hujan tiada menyakitkan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Namun hadirnya seringkali di abaikan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dengan cacian, dengan hinaan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Luruh bersama taburan air di atas bumi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sang hujan titipan Sang Maha Rahman&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Menghantarkan kasih sayang&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bukti cinta terdalam&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di antara tetesannya&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ada pengampunan dosa para hamba yang bertaubat&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di antara tetesannya&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ada&amp;nbsp; pengabulan dari doa terdalam para hamba&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Rintikan hujan yang berkelana&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di titik gersang sudut bumi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Menyiratkan&amp;nbsp; senyum dari sekeping asa&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Setelah masa pejamkan asa&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan dia tetaplah hujan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Nikmatnya terbawa pada kesyukuran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Celakanya terselip pada hinaan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan hujan tetaplah rahmat&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan hujan adalah rezeki&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bahwa hujan penyubur tanaman&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Juga penyubur iman&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;24 November 2011&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-825572842790873316?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/825572842790873316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/rain.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/825572842790873316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/825572842790873316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/rain.html' title='Rain'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-6060597071796306856</id><published>2012-01-09T16:06:00.000-08:00</published><updated>2012-01-09T16:17:12.081-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Saat Menutup Mata</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Saat menutup mata alias tidur, seharusnya adalah saat-saat dimana tubuh kita dapat merebahkan diri dengan nyaman. Otak kita berhenti berfikir mengenai rutinitas seharian yang menyita tubuh dan otak. Sehingga ketika bangun tidur, InsyaAllah, Allah memberikan kejernihan fikiran dan hati untuk menyambut hari yang baru dengan lebih semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah kemarin saya di beri cobaan yaitu sulitnya memejamkan mata. Maksudnya, beberapa kali mencoba untuk tidur tetapi tidak bisa tertidur pulas padahal jam telah menunjukkan pukul dua belas lewat. Dengan berbagai gaya yang saya coba, meskipun telah lewat dari satu jam, perjuangan saya untuk tidur belum berhasil. Entah jam berapa saya bisa tertidur, yang pasti ketika saat sholat subuh saya di bangunkan, mata saya sembab seperti habis menangis. Bangunpun badan terasa lemas dan kepala menjadi sangat berat.&amp;nbsp;Walhasil dengan kondisi seperti itu saya tidak berangkat kerja dan izin untuk istirahat di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata benar, menurut artikel yang saya baca, kurang tidur bisa membuat seseorang menjadi stres. Karena jika seharian kita telah lelah dalam berbagai aktifitas dan saat yang seharusnya kita bisa melepaskan kepenatan selama sehari tapi tidak mampu melakukannya, maka sama saja otak terus bekerja sepanjang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dengan kejadian di atas mengingatkan saya, bahwa ketika badan telah lelah jangan terus memforsirnya hingga berlebihan dan melewati waktu istirahat. Memang biasanya, ketika saya sedang menulis seperti lupa waktu. Jika ide belum di keluarkan semua maka untuk tidur saja enggan. Padahal yang saya tau, baiknya tidur adalah sebelum pukul sepuluh malam. Karena pada saat itu tubuh telah mengantuk yang sebenarnya meminta untuk di istirahatkan, sedangkan melewati pukul sepuluh malam, rasa kantuk hilang dan berganti menjadi rasa lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti, makanlah ketika lapar, maka tidurlah ketika mengantuk. Ketika rasa kantuk telah hilang, maka rasa ingin tidur lenyap. Bukan berarti tubuh sudah tidak membutuhkan istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali saya mengalami kesulitan tidur, cukup mengganggu fisik dan fikiran saya. Saat istirahat di rumah itulah, saya manfaatkan untuk mencari artikel untuk mengatasi kesulitan tidur. Di antaranya yaitu seperti di bahas di atas, tidur sebelum pukul sepuluh, meminum susu dan tidak lupa berwudhu dan berdoa. Alhamdulillah, pagi ini jauh lebih baik dari hari kemarin. Saya bisa bangun tidur lebih nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, saya sering lalai dalam mengkondisikan tubuh yang Allah titipkan ini. Tidak menjaganya dengan baik. Sehingga apa yang saya alami bisa mengingatkan saya untuk lebih menjaga fisik lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh butuh istirahat, karena ia adalah sarana kita beribadah. Jika tubuh sakit, ibadah pun tidak maksimal dan &amp;nbsp; menjadi tidak nikmat. Kembali di ingatkan lagi atas kekhilafan diri. Sungguh, Allah maha penyayang hamba-hambaNya. Maka nikmat Allah manakah yang kami dustakan ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Januari 2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sedikit curhat, tapi semoga bermanfaat :) )&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-6060597071796306856?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/6060597071796306856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/saat-menutup-mata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6060597071796306856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6060597071796306856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/saat-menutup-mata.html' title='Saat Menutup Mata'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-2096271638466136025</id><published>2012-01-08T07:19:00.000-08:00</published><updated>2012-01-10T19:17:33.007-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Wanita Tangguh Mencari Cinta</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Teringat akan kisah seorang kawan menemukan jodohnya, cukup membuat diri ini semakin yakin akan ketetapanNya tanpa melanggar atau mencari celah pembenaran untuk melakukan hal-hal yang di langgar Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini berawal dari tahun lalu, di mana masa perjuangan seorang kawan itu menemukan si pemilik tulang rusuknya. Sebut saja namanya Zahra, dia belum pernah yang namanya berpacaran sekalipun. Subhanallah, sungguh keadaan yang sangat jarang terjadi sekali terjadi di zaman ini. Tetap teguh dalam rasa yang hanya di niatkan untuk Rabbnya. Menginjak usia dua puluh empat tahun, naluri ingin di cintai oleh lawan jenis pun muncul. Tapi ia hanya ingin menggapainya melalui jalur yang halal bukan pacaran. Zahra ingin menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat, ia memiliki suatu rasa (bisa di bilang cinta) kepada kawan sekolahnya semasa di kampung. Meskipun kini tinggal di pulau yang berbeda namun rasa itu kian hari kian tumbuh. Sebuah rasa yang di sebabkan oleh keshalihan si pria idaman tersebut (karena kebetulan Zahra mengenal keluarga kawannya itu dan keshalihan keluarganya) bukan karena fisik atau kekayaannya. Tapi Zahra bukanlah seorang perempuan "lebay" yang menggembor-gemborkan perasaannya langsung kepada pria itu. Rasa itu, ia tahan sedemikian rupa hingga hanya ia dan Allah saja yang tahu rasa itu. Hingga kemudian Zahra berusaha mencari solusi dengar meminta nasihat seorang kakaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakaknya memberi nasihat, supaya bisa menahan segala rasa yang ia simpan. Kakaknya bersedia menjadi perantara Zahra kepada si pria itu. Namun dengan syarat, agar Zahra bisa meningkatkan ibadahnya. Memperbanyak membaca Al Qur'an, puasa sunnah dan sebagainya. Hal itu bertujuan untuk lebih meluruskan niatnya untuk menikah hanya karena Allah, untuk menjaga hatinya. Bukan berdasarkan hawa nafsu semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu kemudian, ternyata terdengar kabar bahwa pria yang di cintai Zahra akan segera menikah dengan wanita pilihannya. Subhanallah, mendengar kabar itu Zahra tak lantas kecewa. Meskipun ada sebersit rasa sedih tapi ia bisa mengendalikan perasaannya hingga tak berubah menjadi patah hati yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahanya tak putus sampai di situ, ia pun membuat proposal nikah yang ia berikan kepada guru ngajinya dan kepada kerabatnya yang memiliki pemahaman ilmu yang baik. Ia memang sangat berniat menikah untuk menjaga kehormatannya dan bisa melindungi dirinya dari segala macam fitnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebatnya, mengalami satu kegagalan tak membuatnya putus asa atau bermurung diri. Karena ia memang berniat menikah karena Allah, bukan karena siapa-siapa. Yang terpenting baginya adalah keshalihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bilangan minggu, ternyata Zahra mendapat kabar dari guru ngajinya bahwa ada seorang pria yang siap menikah. Mereka pun saling bertukar biodata proposal. Kedua pihak pun setuju untuk melakukan pertemuan. Dengan di dampingi oleh guru ngajinya masing-masing maka pertemuan di lakukan. Pertemuan pertama berjalan lancar dan untuk pertemuan selanjutnya masing-masing pihak akan mempertimbangkannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa lama di tunggu, ternyata belum ada kabar dari pria itu apakah proses ta'aruf di lanjutkan atau tidak. Maka Zahra pun menghubunginya perihal kelanjutan ta'aruf di antara mereka. Jawabannya yang di terima Zahra adalah bahwa pria itu belum mengkomunikasikan tentang rencana pernikahannya kepada orangtuanya. Orangtua pria itu adalah tipikal orang yang merasa aneh jika pernikahan tidak di awali dengan berpacaran. Zahra tekejut dengan jawaban pria itu. Kenapa sebelum melakukan ta'aruf tidak dulu di bicarakan dengan orangtuanya sehingga sewaktu-waktu ia sudah siap untuk menikah maka orangtuanya bisa menerima. Karena si pria itu tidak memberikan waktu yang pasti mengenai kelanjutan ta'aruf mereka, maka Zahra memutuskan untuk mengakhiri ta'aruf mereka. Hal itu di pilih Zahra untuk menghindari hal-hal yang bisa menjerumuskan mereka ke dalam jurang maksiat di karenakan tidak adanya kepastian waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kali Zahra mengalami kegagalan. Tapi ia tak putus asa. Untuk ikhtiarnya yang ketiganya pun Zahra masih gagal meneruskan proses ta'aruf ke jenjang pernikahan karena sesuatu sebab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih pantang menyerah, Zahra melanjutkan usahanya yang ke empat kali. Kali ini Zahra di beri informasi oleh seorang ustadzah di kampung halamannya di kota X, bahwa ada seorang pria yang siap menikah dan sedang mencari calon istri yang sama kampung halamannya yaitu kota X juga tetapi berdomisili di Jakarta. Mendengar informasi itu Zahra langsung memberikan proposal nikahnya kepada ustadzah tersebut. Selang beberapa hari, terjadilah pertemuan antara kedua pihak di dampingi perantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pertemuan pertama lebih di tekankan pada pengenalan pribadi yang merupakan penjabaran dari isi proposal, masing-masing pihak bertanya mengenai hal-hal yang kurang di pahami dan bagaimana pandangan tentang rumah tangga dan seluk beluknya. Pertemuan pertama bisa di bilang penentuan, maksudnya jika ada hal-hal yang tidak di pahami mengenai calon atau ada pertanyaan yang mengganjal, bisa langsung di tanyakan. Karena jawaban dari pertanyaan yang di ajukan pada saat itu juga dapat memperlihatkan ekspresi kejujuran tanpa di buat-buat juga dapat di nilai mengenai sifat asli melalui jawaban yang di lontarkan. Jika ada kecocokan masa dibilang di jadwalkan untuk pertemuan berikutnya yaitu pertemuan antara dua keluarga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa ada kecocokan antara Zahra dan calonnya. Maka pertemuan kedua langsung berbicara mengenai pernikahan. Bagaimana teknis dan hal lainnya. Awalnya pernikahan akan di laksanakan dua bulan setelahnya, namun khawatir kurang bisa menjaga hati maka dengan berbagai pertimbangan pernikahan di majukan menjadi sebulan dari di laksanakannya pertemuan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pencarian Zahra akan jodohnya berakhir. Zahra dan calonnya menikah di kediaman Zahra di kota X, dengan acara yang sangat sederhana. Hanya selang sebulan dari masa ta'aruf mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah cerita yang saya ambil berdasarkan kisah nyata dari kawan baik saya. Betapa gigihnya dia menjemput jodohnya. Karena niat dia baik, maka siapapun prianya yang penting shalih maka ia akan terima. Niatnya tulus karena Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah memberikan imbalan atas kegigihan Zahra dan kesabarannya dalam mencari pendamping hidup. Allah memberinya seorang suami yang shalih yang mampu memimpin dirinya menuju keridhoan Allah. Kini usia pernikahan mereka memasuki bulan ketiga. Dan singkatnya perkenalan mereka, tak membuat mereka mempermasalahkan perbedaan yang ada. Justru pasca pernikahan, mereka gunakan untuk penjajakan guna pengenalan pribadi masing-masing secara mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Suci Allah yang telah mempertemukan hambaNya dalam ikatan yang suci. Zahra dan suaminya tak membutuhkan proses yang lama untuk perkenalan pra nikah. Karena jika niat sudah lurus karena Allah saja, maka tak ada celah untuk mencari-cari alasan untuk berkata tidak apalagi melakukan hubungan yang sudah jelas haram (baca : pacaran). Cukup Allah saja yang menjadi alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin cerita saya di atas hanyalah satu dari sekian banyak cerita yang jarang terekspose. Ketika niat hanya kepada Allah sudah bulat, maka tak ada yang bisa menghalangi. Dan Allah pun langsung mengganjar kesabaran dengan sesuatu yang indah. Indah pada waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 Januari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-2096271638466136025?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/2096271638466136025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/wanita-tangguh-mencari-cinta.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2096271638466136025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2096271638466136025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/wanita-tangguh-mencari-cinta.html' title='Wanita Tangguh Mencari Cinta'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-383703706759465149</id><published>2012-01-07T19:48:00.000-08:00</published><updated>2012-01-07T19:51:25.536-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Bahasa Keangkuhan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Bila saja gunung itu mampu terdaki&amp;nbsp;bahkan untuk sang lemahpun&lt;br /&gt;&lt;div&gt;maka tak akan ada cerita,&amp;nbsp;ketika si kuat menolong yang lemah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan yang lemah berpasrah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tak ada kisah perjalanan hati&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tak ada kisah berbagi&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hanya perlombaan keangkuhan&amp;nbsp;menuju keabadian puncak&lt;/div&gt;&lt;div&gt;maka gunung-gunung akan penuh&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dengan simbol keangkuhan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bila saja penghuni bumi bertabur pendaran ilmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kebodohan menjadi sejarah masa lalu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;maka tak akan ada kata belajar&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pun untuk berbagi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hanya perlombaan keangkuhan menuju pembenaran diri&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dan bumi akan terisi bahasa keangkuhan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi Rabb, Sang perancang paripurna&lt;/div&gt;&lt;div&gt;saat lemah bersanding kekuatan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;saat awwam bersanding ilmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;semua menjadi hakikatnya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hitam putih menjadi warna&lt;/div&gt;&lt;div&gt;baik buruk adalah pertanda&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bahwasanya semua kembali padaNya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bukan karena siapa&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bukan karena berada dimana&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menjadi lebih bergerak&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menjadi lebih hebat&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Atau tertunduk melemah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cukupkan, cukupkan Allah saja&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nafas kita, gerak kita bahkan jatuh kita&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Karena jatuh bukan tanda kelemahan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bukan pula ajang berkeluhan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bukan untuk meyandang gelar kekuatan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;atau berkalung lambang keshalihan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;biarlah Allah menjadi tujuan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;8 Januari 2012&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-383703706759465149?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/383703706759465149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/bahasa-keangkuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/383703706759465149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/383703706759465149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/bahasa-keangkuhan.html' title='Bahasa Keangkuhan'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-6068263471438914161</id><published>2012-01-06T06:07:00.000-08:00</published><updated>2012-01-06T06:21:11.025-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Sholat Jum'at Yang Hilang</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="font-size: 12pt; margin-bottom: 0px; margin-left: 12px; margin-right: 0px; margin-top: 8px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div id="yiv92491980"&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089450" style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089452" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Hari jum'at ini terasa beda sekali di tempat saya bekerja. Pertama, berkah Allah mengairi bumi ini. Alhamdulillah yang pertama merupakan kebaikan. Kedua, semua pria di tempat saya bekerja anteng-anteng saja tidak ke masjid untuk menunaikan sholat jum'at yang merupakan kewajiban bagi mereka. Alasan mereka bermacam-macam, tapi mayoritas karena hujan yang turun. Saya mengintip keluar kantor, hhmm... hujan tidak terlalu deras bahkan cenderung tenang tanpa angin tidak seperti kemarin yang di sertai angin yang cukup kencang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089454" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br id="yiv92491980yui_3_2_0_29_1294294647277175" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089456" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Salah satu pegawai, si Fulan kebetulan sedang lapar jadi sebelum pukul dua belas siang, Fulan menyempatkan diri makan siang. Sudah jam dua belas dan makannya pun telah selesai tapi Fulan belum bergegas beranjak ke masjid sedangkan azan sudah berkumandang beberapa menit yang lalu. Saya akhirnya bertanya, "Pak, tidak sholat jum'at ??", Fulan menjawab singkat, " Hujan". Lalu saya memberi solusi, " saya ada payung Pak, pakai saja". Dengan entengya Fulan menjawab," Sudah keburu males habis makan, nanti saja zuhur". Saya tak berkomentar lagi, hanya beristighfar saja dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089458" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089460" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Padahal beberapa jam kemudian, ketika si Fulan izin hendak pulang saya belum melihatnya sholat zuhur. Entah lupa atau di lupakan, saya tak tahu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089462" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;"&gt;Cukup sering saya amati, teramat sering sholat jum'at menjadi hal yang remeh di sini. Saya pun bukannya tak pernah mengingatkan. Bisa di bilang cukup sering, tapi yang namanya manusia hanya bisa mengingatkan tapi hidayah adalah mutlak hak Allah. Bukan hanya si Fulan saja yang saya lihat seperti itu, hampir semuanya. Tapi yang sedikit aneh, karena sepengetahuan saya sebelumnya si Fulan belum pernah absen sholat jum'at.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089466" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span id="yiv92491980yui_3_2_0_29_1294294647277247"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089468" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Yang selama ini saya lihat alasan kenapa mereka meninggalkan sholat jum'at sama sekali bukan di dasarkan pada alasan yang syar'i, seperti sedang dalam perjalanan, dalam kondisi yang tidak memungkinkan atau kepentingan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089470" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089472" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Beberapa dari mereka meninggalkan sholat jum'at hanya berdasarkan "kemalasan", ada juga karena tanggung jawab pekerjaan yang menurut saya masih bisa di kondisikan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089472" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089472" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;"&gt;Allah telah memerintahkan kepada hambaNya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089472" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;div id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span class="yui_3_2_0_16_1325857990894128" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_1294294647277222"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span id="yiv92491980yui_3_2_0_29_1294294647277320" style="line-height: 23px;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 23px;"&gt;.” (QS. Al Jumu’ah : 9)&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="yui_3_2_0_16_1325857990894128"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="yui_3_2_0_16_1325857990894128"&gt;&lt;span id="yiv92491980yui_3_2_0_29_1294294647277293" style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 23px;"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;i style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;"&gt;Shalat jum’at wajib bagi setiap muslim dengan cara berjama’ah kecuali terhadap empat golongan, yaitu : budak, seorang wanita, anak-anak dan orang yang sakit&lt;/i&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 23px;"&gt;.” (HR. Abu Daud)&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Bagi siapa saja yang mengabaikannya (maksudnya kaum pria) :&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 23px;"&gt;Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Abdul Ja’ad adh Dhamri dan seorang sahabat bahwa Rasulullah saw bersabda, ”&lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;"&gt;Barangsiapa meninggalkan tiga kali shalat jum’at karena menganggap enteng maka Allah akan menutup hatinya&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12pt; line-height: 23px;"&gt;.”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;div id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span class="yui_3_2_0_16_1325857990894128" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span class="yui_3_2_0_16_1325857990894116" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_1294294647277305" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 23px;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;span class="yui_3_2_0_16_1325857990894118" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span id="yiv92491980yui_3_2_0_29_1294294647277310" style="line-height: 23px;"&gt;iriwayatkan dari Ibnu Mas’ud bahwa Nabi saw bersabda tentang orang-orang yang meninggalkan shalat jum’at dengan mengatakan, ”&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Sebenarnya aku berniat memerintahkan seseorang untuk menjadi imam shalat bersama masyarakat dan aku pergi membakar rumah orang-orang yang meninggalkan shalat jum’at itu&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 23px;"&gt;.” (HR. Muslim dan Ahmad)&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="yui_3_2_0_16_1325857990894128" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span class="yui_3_2_0_16_1325857990894118" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12pt;"&gt;Entahlah, saya bukan orang suci hanya ingin berbagi pengalaman yang saya amati, semoga bisa menjadi ibrah. Ketika perintah Allah bukan lagi menjadi suatu tanda ketaatan. Surga dan neraka pun bisa menjadi dongeng-dongeng yang tak di percaya. JIka keindahan surga saja tidak cukup mempengaruhi mereka untuk menuruti perintah Allah dan Kedahsyatan neraka tidak membuat mereka jera untuk tunduk mengimani Allah. Bagaimana jika surga dan neraka benar-benar tidak ada ?? Astaghfirullah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089476" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089476" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;div id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; line-height: 23px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089480" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Allahua'lam bishshowwab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089480" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089480" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="yui_3_2_0_16_132585799089480" id="yiv92491980yui_3_2_0_29_129429464727740"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;6 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-6068263471438914161?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/6068263471438914161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/jumat-yang-hilang.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6068263471438914161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6068263471438914161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/jumat-yang-hilang.html' title='Sholat Jum&apos;at Yang Hilang'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-687460401990581404</id><published>2012-01-05T05:30:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T06:24:12.263-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Ini Masalahku dan Itu Masalahmu</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Di atas langit masih ada langit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;di atas duka yang terperih&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;masih ada tangis yang tersembunyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Jika ini adalah masalahku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;maka itu adalah masalahmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Kita ini orang-orang hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Masih bernafas dan bergerak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Medan yang curam, tak selalu meninggi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Medan yang landai, tak selalu menurun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Jika airmata lebih indah dari senyuman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;maka menangislah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Jika senyuman itu melalaikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;maka menangislah kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Kita terlahir dengan airmata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Kita tak akan pergi dengan airmata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Sebuah aral adalah tanda cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Mendaki nikmat dalam perjalanan hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Jangan memikirkan perih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Usah meratapi pedih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Mayapada hanya sekejap mata &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;istana surga adalah selamanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Jika di sini kita merintih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;Semoga kelak di sana tersenyum abadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;5 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-687460401990581404?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/687460401990581404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/ini-masalahku-apa-masalahmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/687460401990581404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/687460401990581404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/ini-masalahku-apa-masalahmu.html' title='Ini Masalahku dan Itu Masalahmu'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-8569922747915775273</id><published>2012-01-05T02:55:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T03:11:06.331-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Ketika Hujan Turun</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Alhamdulillah, siang ini Allah memberikan rahmatNya melalui turunnya hujan. Mungkin saat inilah yang di tunggu-tunggu, maklum saja semenjak pagi hingga menjelang siang terik mentari sangat menyengat. Awal terlihat awan hitam pun saya sudah merasakan kesejukan, nikmat sekali terasa. Kian lama awan hitam itu begejolak dan perlahan mengeluarkan air dari langit. Dan tak lama juga angin kencang bertiup seolah ingin meleburkan benda-benda yang terhembus oleh kencang tiupannya.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketika hujan turun di sertai angin kencang saya masih berada di tempat kerja, pukul empat kurang hujan mereda dan saya pun bergegas pulang untuk menghindari hujan deras turun kembali.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah hujan sedikit reda tanpa angin kencang seperti tadi, nampak pohon-pohon bertumbangan. Dan sepertinya bukan hanya di tempat yang saya lihat. Akan saya lihat selengkapnya nanti di acara berita, mengenai angin kencang yang memporak-porandakan Ibukota sore ini. Dan tak lupa masalah kemacetan pastinya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya kurang paham, mengapa tiap kali hujan turun, macet tak pernah terhindarkan. Yang saya tahu, mungkin ketika hujan jalanan basah dan rentan licin jika berkendara terlalu kencang. Jadi karena lambatnya kendaraan, maka semua kendaraan akhirnya berkerumun menjadi satu Itu saja. Alasan lain saya belum menemukannya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya berada di persimpangan lampu merah Tomang, saat saya lihat kendaraan telah ramai. Lampu jalan seolah tidak berfungsi. Saya lihat lampu berwarna hijau tapi kendaraan arah tol Merak berhenti total. Tak hanya itu, hampir kendaraan dari segala arah tak dapat bergerak sambil memainkan irama klakson yang memekakkan telinga. Saya fikir percuma saja, mereka yang berkendara memencet bel klakson bahkan dengan tegangan tinggi jika tak ada satupun di antara mereka yang mengalah. Adanya petugas lalu lintas pun tidak banyak membantu. Walhasil kendaraan menumpuk di titik tengah persimpangan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya yang hendak menyebrang ke arah grogol pun sangat sulit, terselip di antara kendaraan-kendaraan yang menghimpit. Saya ingin melewati kerumunan motor-motor yang menumpuk di satu titik tapi tak berhasil, mereka seolah tidak berkenan mengizinkan kami para pejalan kaki hanya untuk sekedar melewati mereka. Hmmm.. (tatapan para pengendaranya pun jauh dari ramah, nyaris tanpa senyum). Saya tersenyum, jika tidak ingin berbaik hati, nikmati saja keadaan ini, entah sampai kapan (kata saya dalam hati).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Alhamdulillah saya tak terpancing emosi menjadi kesal. Saya pun mencoba melewati kerumunan mobil-mobil yang juga tersendat, nyaris tak jalan. Saya fikir, sekecil-kecilnya ruang antara mobil satu dengan yang lainnya, masih bisa di lewati orang. Berbeda dengan motor yang tak ada ruang sama sekali ketika berhimpitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Meskipun memutar sedikit jauh tapi acara menyebrang saya lancar. Alhamdulillah. Di balik titik kemacetan yang penuh berjubel kendaraan, ternyata jalanan berikutnya sangat kosong. Saya pun melenggang dengan riang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah beberapa lama menunggu, bis yang biasa saya tumpangi akhirnya datang juga. Ternyata kemacetan tak hanya monopoli jalanan di sekitar Tomang, pertigaan lampu merah Grogol dan jembatan layang Roxy pun mengalami kemacetan yang sama. Subhanallah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;*****&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya yakin segala masalah yang terjadi setelah turunnya hujan bukan berarti menggambarkan bahwa hujan itu buruk. Hujan tetaplah rahmat, rezeki, kasih sayang Allah kepada makhlukNya. Jika ada kemacetan yang di timbulkan tiap kali hujan, mungkin perlu di tambah tingkat kesabaran dan sedikit mengalah untuk kelancaran bersama. Karena jika tidak hujan pun macet itu selalu ada. Bila berbicara kepentingan, semua pengendara pasti punya kepentingan masing-masing. Tapi jika tidak ada yang mau mengalah, silahkan saja nikmati kemacetan. Tapi di usahakan sambil tersenyum dan berzikir pastinya. Apalagi untuk kemacetan kali ini juga di sebabkan banyaknya pohon tumbang dan reklame berjatuhan. Maka, kesal pun tidak akan menyelesaikan masalah. Jadi nikmati saja. :D&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semoga tidak ada korban jiwa akibat kencangnya angin saat hujan tadi. Karena hujan tetaplah rahmat. Jika ada yang tak baik setelahya, mungkin peringatan bagi kita. Pasti ada hikmah dibalik semuanya. InsyaAllah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Allahumma Shoyyiban Naafi'an.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Allahua'lam&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;5 Januari 2012&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-8569922747915775273?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/8569922747915775273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/ketika-hujan-turun.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8569922747915775273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8569922747915775273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/ketika-hujan-turun.html' title='Ketika Hujan Turun'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-4820946803211729721</id><published>2012-01-03T05:42:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T03:11:44.164-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Cinta Buatan Indonesia</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Headline berita hari ini lebih menggembirakan di banding beberapa hari kemarin. Berita yang menunjukkan bahwa di tanah air tercinta Indonesia ternyata masih ada hal-hal yang memiliki sesuatu yang patut di banggakan. Bukan melulu soal kriminal, kekerasan, intrik politik dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mulai dari televisi hingga internet berita ini menjadi headline news. Ya, berita tentang siswa-siswa yang mampu membuat mobil lokal dengan label "Kiat Esemka" , siswa tersebut berasal dari&amp;nbsp;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;SMK 2 Surakarta dan SMK Warga Surakarta dibantu oleh bengkel Kiat Motor Klaten.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;Meskipun bukan mobil lokal yang pertama kali di buat. Tetapi mobil&amp;nbsp;&lt;/span&gt; "Kiat Esemka"&amp;nbsp;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;kian populer keberadaannya setelah Walikota Solo dan Wakilnya menggunakan mobil "Kiat Esemka" sebagai mobil dinas sehari-hari. Meskipun baru resmi di gunakan hari ini untuk operasional, tak ayal banyak media yang turut meliput kreasi anak bangsa ini. Memang di tangan medialah semua hal bisa terlihat dan ternilai.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sebagai warga Indonesia, saya merasa bangga dengan adanya berita tersebut. Bagus bila yang di hebohkan berita seperti itu saja, untuk meningkatkan kepercayaan diri para rakyat dengan negaranya sendiri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;****&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mungkin siswa-siswa yang memiliki kreasi itu adalah dari segelintir orang yang masih menaruh harapan akan kemajuan bangsa ini. Ingin mengeksplor semua kemampuannya guna mengurangi ketergantungan akan barang-barang produksi luar negeri. Dan membuktikan bahwa Indonesia yang kini sering di anggap semakin menurun segi kualitas sumber daya manusianya &amp;nbsp;bisa bersaing dengan negara maju.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seperti keyakinan saya pula bahwa di balik tumpukan batu koral pasti ada berlian yang tersembunyi dan berlian itu perlahan telah menampakkan sinarnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 20px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;Jika nanti di produksi massal, di perkiraan harga mobil buatan siswa SMK itu tak akan di banderol dengan harga tinggi meskipun kualitasnya 80 % hampir menyamai mobil buatan Jepang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;Tapi kita kembali di hadapkan pada persoalan "gengsi" yang meninggi yang sedang menjangkiti sebagian besar rakyat Indonesia. Jika ingin mengembangkan kualitas produksi dalam negeri, otomatis kita harus menggairahkannya dengan turut serta dalam penggunaannya. Bukan dengan berbangga-bangga dengan produksi negara lain, sementara produksi dalam negeri semakin terpuruk. Meskipun merk bisa menjadi suatu jaminan, tapi kualitas bisa berjalan mengikuti perkembangan produksi dan berbagai perbaikan dari semua sisi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;Maju atau tidaknya produk dalam negeri amat sangat tergantung pada kita sebagai warga negara. Jangan sampai suatu ide kreatif anak bangsa menjadi tersingkir dan terpaksa menjualnya pada bangsa lain karena kurang di akui di negeri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;****&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;Bukan saatnya nafsu untuk mengadu kekayaannya di tonjolkan tapi berbangga dengan apa yang kita hasilkan. Menumbuhkan kecintaan pada Negeri sendiri sehingga tak hanya menjadi slogan-slogan pada poster, spanduk atau iklan-iklan "aku cinta 100% produk Indonesia".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;Berfikirlah sedikit untuk kemajuan bangsa. Di mulai dari hal kecil yang kita bisa. Mungkin akal dan nafsu akan bertarung dalam hal itu. Di satu sisi, kita teramat sangat benci pada kebobrokan sistem pemerintahan yang menjalar pada setiap sendi kehidupan sampai untuk berfikir tentang kemajuan saja sudah malas. Tapi di sisi lain, kita pun di tuntut untuk tetap cinta pada tanah air. Mengesampingkan nafsu-nafsu pribadi untuk perkembangan dan kemajuan bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;Di mulai dari hal kecil yang kita bisa. Karena Indonesia, tanah airku tercinta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;InsyaAllah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 20px;"&gt;3 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-4820946803211729721?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/4820946803211729721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/perlombaan-akal-dan-nafsu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4820946803211729721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4820946803211729721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/perlombaan-akal-dan-nafsu.html' title='Cinta Buatan Indonesia'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-5573935069601104140</id><published>2012-01-02T06:57:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T03:28:21.876-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Dreamy Stone</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Dreamy Stone adalah nama game yang terdapat pada telepon genggam saya. Dreamy stone berarti batu impian. Yaitu berupa batu-batuan yang terdiri dari beragam bentuk dan warna yang berada pada kotak vertikal dan horizontal. Terdiri dari enam baris dan sepuluh kolom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya saya yang tidak terlalu menyukai game hanya mencoba memainkannya karena saya fikir mudah. Tinggal menukar-nukar batu yang sejenis hingga berderet baik vertikal maupun horizontal minimal sejumlah tiga buah. Jika tiga buah batu yang sejenis sudah berurut &amp;nbsp;maka batu-batu itu akan melebur dan berganti batu baru yang otomatis muncul dari arah vertikal. Ketika kita menukar-nukar batu, maka poin menjadi berkurang. Tapi jika kita mampu membuat deret batu bisa menambah nilai tapi juga bisa mengurangi nilainya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh ya ? Saya kira hanya dengan mengurutkan batu sejenis bisa menambah nilai. Hanya itu saja tatacara permainannya. Tapi setelah beberapa kali bermain, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa perkiraan saya salah. Ternyata cara permainannya begini, jika kita hanya mampu membuat deret batu untuk yang sejenis saja maka efek atau nilainya tidak akan besar tapi jika berhasil membuat deretan batu sejenis kemudian terlebur dan menimbulkan deretan baru bagi batu lainnya sehingga ikut terlebur maka nilainya menjadi jauh lebih besar. Tapi kadangkala kita sulit menemukan batu-batu yang akan di susun karena letaknya berjauhan tidak berjarak setapak. Jika begitu maka kita harus rela melangkahkan batu yang hendak kita deretkan beberapa langkah hingga mengurangi nilai kita beberapa kali. Setelah itu biasanya akan muncul kemudahan untuk membuat deret batu yang hendak kita deretkan dan menderetkan otomatis batu lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada dari kawan-kawan yang sudah pernah memainkannya atau penjelasan saya yang kurang dapat di pahami. Bisa di berikan masukan atau kritikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata dari permainan sederhana tersebut saya bisa mengambil hikmahnya. Yaitu untuk mendapatkan nilai dari permainan itu bukan hanya dengan meleburkan batu sejenis tapi turut membantu batu lain menjadi berderet hingga ikut melebur. &amp;nbsp;Leburan batu tersebut saya artikan sebagai sebuah kebahagiaan atau keberhasilan atau kesenangan. Jika hanya mampu meleburkan batu sejenis, justru bisa mengurangi nilai atau hanya menambah sedikit nilai.&amp;nbsp;Dan nilai itu bisa di artikan sebagai suatu balasan yang di berikan Allah kepada hambaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmahnya adalah jika kita menciptakan kebahagiaan untuk diri sendiri, balasan yang akan di peroleh akan berlimpah, &amp;nbsp;hanya sedikit atau justru pahala kita berkurang. Kita berbahagia di atas penderitaan orang lain. Bisa menimbulkan dampak buruk, kesenjangan sosial semakin marak dan otomatis pahala kebaikan kita akan berkurang karena kebahagiaan kita penyebab orang lain melakukan &amp;nbsp;tindak kejahatan. Kemudian&amp;nbsp;jika kebahagiaan kita bisa menjadi penyebab timbulnya kebahagiaan orang lain maka balasannya pun akan berlimpah. Semakin banyak orang-orang yang terkena efek positif maka pahala kebaikan akan semakin banyak mengalir. InsyaAllah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang pula sebelum menemukan kebahagiaan kita di hadapkan pada situasi &amp;nbsp;yang buruk bahkan terlarang. Situasi seperti itu bisa mengurangi kualitas kita sebagai hamba. Tapi toh, Allah Maha Tahu. Jika kita masih berusaha mengingatNya dalam keadaan sulit. Yakinlah, Allah akan memberi jalan keluar dari arah yang tak terduga. Semua bisa menjadi jalan menuju kebahagiaan, bukan hanya diri sendiri tapi juga sebagai pengingat untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="text-align: -webkit-auto;"&gt;Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi Nabi saw dan berkata,”Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling di cintai Allah ? dan amal apakah yang paling dicintai Allah swt?” Rasulullah saw menjawab,”Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia dan amal yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau masukkan kedalam diri seorang muslim atau engkau menghilangkan suatu kesulitan atau engkau melunasi utang atau menghilangkan kelaparan. Dan sesungguhnya aku berjalan bersama seorang saudaraku untuk (menuaikan) suatu kebutuhan lebih aku sukai daripada aku beritikaf di masjid ini—yaitu Masjid Madinah—selama satu bulan. Dan barangsiapa yang menghentikan amarahnya maka Allah akan menutupi kekurangannya dan barangsiapa menahan amarahnya padahal dirinya sanggup untuk melakukannya maka Allah akan memenuhi hatinya dengan harapan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya untuk (menunaikan) suatu keperluan sehingga tertunaikan (keperluan) itu maka Allah akan meneguhkan kakinya pada hari tidak bergemingnya kaki-kaki (hari perhitungan).”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto;"&gt; (HR. Thabrani)&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto;"&gt;Hadits ini dihasankan oleh Syeikh al Albani didalam kitab “at Targhib wa at Tarhib” (2623)&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagi bukan hanya lewat materi, tapi sesuai dengan kemampuan kita. Entah mengapa game tersebut di namakan batu impian. Tapi yang pasti dengan kita bisa membahagiakan orang lain atau minimal mengurangi kesulitannya maka itu menjadi suatu impian abadi yang kelak akan berbuah manis tak hanya di dunia tapi juga di akhirat. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahua'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Januari 2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-5573935069601104140?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/5573935069601104140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/dreamy-stone.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5573935069601104140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5573935069601104140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/dreamy-stone.html' title='Dreamy Stone'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-5832252909975094529</id><published>2012-01-02T00:51:00.000-08:00</published><updated>2012-01-02T00:55:47.558-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Resolusi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Di bawah bayang-bayang angka&lt;br /&gt;Berbalut pakaian resolusi&lt;br /&gt;Kemudian di kejar jejak kesuksesan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kini aku sedang tersentak&lt;br /&gt;kegalauan yang menyergap&lt;br /&gt;melingkupi seluruh arah mata angin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, padahal malam kemarin&lt;br /&gt;telah ku teriakkan ini itu&lt;br /&gt;resolusi-resolusi baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, padahal malam kemarin&lt;br /&gt;di malam tahun baru itu&lt;br /&gt;telah ku hentakkan kemalasan pada titik semangat&lt;br /&gt;yang menjulang bersama lengkingan terompet&lt;br /&gt;dan dentuman kembang api&lt;br /&gt;ya, di langit itu ku tinggalkan semangatku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana semangat itu&lt;br /&gt;kemarin ku ingat dia masih melekat&lt;br /&gt;berbaur bersama orang-orang yang lalu lalang&lt;br /&gt;hingga pagi menjelang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(semoga semangat kita selalu ada kapanpun, di manapun dan bagaimanapun)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Januari 2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-5832252909975094529?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/5832252909975094529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/puisi-awal-tahun-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5832252909975094529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5832252909975094529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/puisi-awal-tahun-ini.html' title='Resolusi'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-571356932214240892</id><published>2012-01-01T07:29:00.000-08:00</published><updated>2012-01-01T07:31:45.496-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Hari Ini Yang Katanya Tahun Baru</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Hari ini tanggal 1 Januari 2012, selepas gempuran petasan dan lengkingan terompet memecah keheningan malam tadi. Semoga semua gangguan tersebut tidak mempengaruhi penghuni langit. Tapi Allah teramat sayang, setelah kesia-siaan yang terjadi tadi malam, Allah tetap memberikan rahmatNya. Rahmat berupa hujan yang turun tiada henti dari subuh hingga menjelang ashar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Allah ingin membersihkan langitNya dari tindakan hambaNya yang teramat mengagungkan hal-hal yang sebenarnya bertentangan dengan yang di ajarkan Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun tidak semua mensyukuri turunnya hujan, mungkin ada yang belum tahu atau khilaf menyalahkan sang hujan yang telah menggangu acaranya hari ini. Tapi saya selalu yakin apa yang Allah kasih tak pernah sia-sia. Termasuk hujan. Jika pun ada banjir atau kejadian tak menyenangkan setelahnya pasti karena ada faktor human error di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin belum banyak cerita di hari ini, tapi insyaAllah tiap detik saya, apa yang saya lihat bisa menjadi sesuatu taburan hikmah yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita, yang seorang hamba biasa dan bisa menjadi hamba yang luar biasa di mata Allah dan penduduk langit. InsyaAllah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Januari 2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-571356932214240892?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/571356932214240892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/awal-tahun-yang-katanya-tahun-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/571356932214240892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/571356932214240892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2012/01/awal-tahun-yang-katanya-tahun-baru.html' title='Hari Ini Yang Katanya Tahun Baru'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-8061105850951310778</id><published>2011-12-31T07:58:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T03:30:29.306-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Bersama Bintang</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Saya ingat salah satu judul lagu band Drive yaitu bersama bintang. Saya memberikan arti tersendiri akan judul tersebut. Bintang, menurut wikipedia adalah benda langit yang memancarkan cahaya. Bagi saya, bintang saya adalah ibu saya dan bersama bintang adalah saat-saat yang paling bahagia dalam hidup saya. Terdengar klise, tapi itulah yang saya rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menginjak usia dewasa, sudah menjadi fitrah jika sebagai manusia kita memiliki aktifitas lebih banyak di banding pada saat kita masih kecil. Tak jarang aktifitas itu lebih banyak berada di luar rumah, yang secara otomatis akan menyisahkan jejak pertemuan yang jauh berkurang dengan ibunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang ibu yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, maka akan sangat terasa sekali manakala melihat anak-anaknya telah beranjak dewasa dan memiliki aktifitas di luar. Ia akan sangat merasa kehilangan sosok anak-anaknya. Meskipun masih tinggal serumah, tapi tidak seperti dahulu. Karena kini kadang kita lebih nyaman berada bersama teman di banding dengan ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun sama memiliki kasus yang sama dan sangat lumrah seperti di atas. Tapi saat ini saya merasa bersalah. Malam ini, yang katanya malam tahun baru. Pergantian tahun 2011 ke 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya saya membuat janji dengan seorang kawan untuk pergi mabit (malam bina iman dan taqwa) kemarin. Tapi entah mengapa semenjak tadi siang, saya merasa bimbang. Namun saya tak memberitahukan kepada teman saya. Kebimbangan saya adalah antara pergi mabit dan tetap di rumah saja bersama ibu. Saya tahu, ibu saya pasti akan sendirian di rumah karena yang lainnya akan ada acara masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebimbangan itu tetap saya simpan dalam hati, hingga menjelang maghrib saya mendapat sms dari kawan lain yang kebetulan ikut mabit dan sudah tiba di masjid terlebih dahulu, sedang saya masih di rumah. Isi sms tersebut adalah mengabarkan kepada saya bahwa masjid telah penuh. Kemudian saya mericek kabar tersebut dengan menelponnya. Ternyata masjid penuh tapi masih bisa menampung jamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kebimbangan saya telah mencapai titik puncak, saya pun memberitahukannya kepada kawan saya yang sebelumnya berjanji untuk hadir. Alhamdulillah kawan saya tidak keberatan jika acara hari ini di batalkan, karena diapun ingin mengistirahatkan tubuhnya yang semenjak kemarin belum bisa tidur nyenyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya ketika kawan saya memberi kabar bahwa di masjid telah penuh, saya telah rapi dan siap berangkat. Tapi mungkin karena Allah mengetahui kebimbangan saya, maka di buatlah skenario tersebut. Saya hanya berprasangka baik. Memang menuntut ilmu itu baik, sebanding dengan pahala berjihad. Tapi setau saya menjaga ibu pun adalah hal yang mulia. Pernah membaca artikel yang isinya kurang lebih adalah jangan sampai kita masih memilikinya tapi tidak bisa mengantarkan kita ke surgaNya. Dia adalah ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga itu memang cara Allah yang di pilihkanNya atas kebimbangan yang saya alami. Semoga Allah meridhoi pilihan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya memilih menghabiskan malam ini di rumah saja. Menemani ibu, walaupun kini ia sedang tidur tapi saya bahagia masih bisa menemaninya. Saya pun belum lama merasakan bahagia seperti ini, bahagia dengan hanya berdua saja dengan ibu. Bercanda, bercerita. Sebelumnya saya masih memiliki keras hati dan lebih memilih bermain daripada berada di rumah. Alhamdulillah, Allah memberikan penyadaran kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oia, sebelum ibu saya tidur, saya sempat bertanya sesuatu. Begini tanya saya, " bu, jika sedang sendiri apa ibu merasa sedih atau merasakan sesuatu ?? ". Ibu saya tidak menjawab. Kemudian saya bertanya, " ibu suka merasa tidak di sayang ya ?". Ibu saya tetap tidak menjawab dan hanya tersenyum. Tapi senyum itu sudah merupakan jawaban yang sangat cukup untuk bisa membuat saya terhenyak. Betapa kita sering menganggap senyum ibu kita adalah kebahagiaan padahal belum tentu. Tatkala ia tersenyum, bisa saja itu adalah bias dari kesedihan yang ia sembunyikan. Astaghfirullah, betapa saya lalai untuk hanya mengartikan senyumnya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu yang tidak pernah sedikitpun mengungkapkan kekecewaannya tatkala kita meninggalkannya dengan alasan berbagai urusan. Ibu yang tidak rela ketika kita sakit sedikitpun, tak akan bisa ia tidur. Bahkan ketika kita sedang bersenang-senang, ada seorang wanita yang kini sudah mulai menua sedang di rundung ke khawatiran akan keadaan anaknya di luar sana. Ia adalah ibu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ibu, sama saja dengan manusia lainnya. Sepandai-pandainya ia menyimpan sejuta rasa, tak pernah ia mengabarkan pada dunia bahwa ia sedang sedih, gelisah atau marah. Tapi kita tak akan pernah tahu bagaimana isi hatinya jika kita tak pernah menyentuh hatinya. Berbicara dari hati ke hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat, ketika saya meminta izin untuk naik gunung. Beliau mengizinkan meskipun saya tahu di dalam hatinya sangat terasa berat memberikan izin. Karena yang beliau tahu, gunung itu berbahaya. Di tambah adanya berbagai macam kejadian mengerikan yang terjadi di gunung. Tapi untuk yang satu itu saya agak bebal, karena memang saya sangat menyukai hal itu. Jadi saya harus bisa memberikan pengertian yang lebih kepada ibu saya, guna meredam kekhawatirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya berharap bisa maksimal menemani ibu saya semampu saya hingga nanti saya harus benar-benar meninggalkannya ketika saya menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah senantiasa menemani ibu saya dimanapun beliau berada dan memberikan beliau perlindungan dari hal-hal yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita selalu di berikan kelembutan hati untuk tetap memperhatikan keadaan ibu dan peka terhadap apa yang di rasakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahua'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31 Desember 2011&lt;br /&gt;(Satu jam sebelum kalender masehi berganti angka menjadi 2012, di pojok kamar bersebelahan dengan ibu saya yang sedang terlelap)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-8061105850951310778?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/8061105850951310778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/bersama-bintang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8061105850951310778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/8061105850951310778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/bersama-bintang.html' title='Bersama Bintang'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-677878689705445312</id><published>2011-12-30T20:10:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T03:32:09.746-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Masih Tentang Tahun Baru</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Masih ada saja kawan-kawan yang bertanya, hendak kemana malam tahun baru ?&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Semoga mereka yang bertanya bukan bermaksud untuk merayakannya tapi hanya sekedar pembiasan kata dari, liburan mau kemana ? semoga seperti itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebelum saya mengetahui hukum-hukum merayakan tahun baru, saya sempat tidak pede jika tidak ada acara pada malam tahun baru dan hanya berada di rumah saja. Mencari info kesana kesini melalui kawan-kawan menanyakan apakah mereka ada acara tahun baru atau tidak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Alhamdulillah, sedikit banyak saya mengetahui hukum-hukumnya. Singkatnya seperti ini, jika kita memang berniat merayakan tahun baru dengan cara-cara yang bathil bahkan cenderung menyerupai orang kafir, maka itu haram. Semisal, dengan berpesta pora, melakukan pemborosan hingga terjadinya maksiat. Kemudian menjadi bid'ah jika tersamar, contohnya melakukan ibadah (sholat malam) dengan maksud untuk merayakan tahun baru. Karena Rasululullah tak pernah mencontohkan seperti itu. Yang terakhir hukumnya adalah halal, jika kita melakukan hal yang bermanfaat pada malam tahun baru tapi tidak dengan niat untuk merayakannya. Misalkan mengadakan santunan yatim piatu pada malam tahun baru dan sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.fimadani.com/hukum-merayakan-tahun-baru-masehi-bagi-umat-islam/"&gt;http://www.fimadani.com/hukum-merayakan-tahun-baru-masehi-bagi-umat-islam/&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Memang tak mudah melepas atribut yang sudah lama kita percayai dan yakini. Menjadi aneh dan risih jika berbeda dari lainnya. Paling tidak dengan mengalihkan malam &amp;nbsp;tahun baru dari acara hura-hura ke acara yang lebih bermanfaat bisa menjadi satu pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi begitu hebatnya pergantian tahun baru, banyak orang yang sepanjang tahun menganggap bahwa hidupnya biasa saja tapi ketika mendekati penghujung tahun langsung menyambutnya dengan gegap gempita. Seolah masalah-masalah yang terjadi setahun kemarin menguap begitu saja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya berharap semangat itu akan terus terjaga untuk masa-masa selanjutnya, supaya apapun yang terjadi bisa di hadapi dengan senyuman. Jangan sampai semangat itu hanya ada di beberapa hari menjelang penghujung tahun tapi ketika melewati beberapa jam setelah pergantian tahun menjadi hilang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semoga tiap detik kita menjadi momentum perubahan ke arah yang lebih baik, bukan menunggu momen-momen pergantian tahun. Dan resolusi-resolusi pun harus ada ketika kita gagal, ketika khilaf, ketika kita terpuruk untuk kembali bangkit dan berbenah diri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Allahua'lam&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;31 Desember 2011&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-677878689705445312?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/677878689705445312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/masih-tentang-tahun-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/677878689705445312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/677878689705445312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/masih-tentang-tahun-baru.html' title='Masih Tentang Tahun Baru'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-5344829113678124579</id><published>2011-12-30T08:31:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T03:33:21.930-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Belajar Dari Delisa</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan menonton film yang katanya banyak di tunggu orang yaitu Hafalan Shalat Delisa. Karena tak sabar menunggu hari esok untuk mencurahkan isi otakku, maka kupaksakan malam ini juga untuk menuliskan beberapa hikmah yang saya dapatkan dari tontonan tersebut. Saya hanya ingin, mencari dan membagi hikmah dari tiap hal kecil yang di lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak akan menceritakan alur kisah di film tersebut, karena saya yakin sebagian besar para pembaca pasti sudah menyaksikan filmnya atau minimal telah membaca ceritanya melalui novel yang berjudul sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hikmah yang bisa saya ambil dari film tersebut, tapi dalam tulisan ini saya akan menekankan hikmah yang kadang kita lupakan dan abaikan yaitu tentang keikhlasan dan berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya saya menonton memang saya niatkan untuk meraup hikmah yang mungkin bisa saya dapatkan, setelah beberapa lama saya amati, sosok Delisa seorang gadis kecil yang apa adanya dan memang seorang anak kecil segala prilakunya amatlah polos. Termasuk tatkala saya melihat adegan dari Delisa berbagi. Dia mendapatkan cokelat dari seorang perawat, jumlahnya cukup banyak. Seketika dia mendapatkan cokelat, seketika itu pula dia mengabsen nama-nama yang akan mendapat bagian coklat yang di terimanya. Tanpa berfikir panjang, tanpa berfikir sayang. Sayang jika nantinya ia hanya mendapatkan jatah sedikit dari cokelat yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, saya sering merasa sayang jika harus berbagi. Berbagi pun kadang dengan banyak pertimbangan. Dengan banyak berfikir. Takut jika sesuatu yang saya &amp;nbsp;miliki akan berkurang. Tidak berbagi dengan seketika. Padahal Allah memberikan sesuatu kepada kita tanpa berfikir, tanpa banyak pertimbangkan. Tidak juga dengan perhitungan. Karena Allah maha kaya. Bisa saja Dia langsung membalas kebaikan yang kita buat. Saya sering menyangsikan bahwa berbagi hakikatnya adalah menerima. Ketika kita berbagi, sesungguhnya Allahpun sedang menyiapkan balasan yang terbaik yang akan di berikan kepada kita. Bahkan dengan berlipat-lipat balasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah tetap memberikan balasan yang terbaik atas amal-amal kami yang dengan berjuta pertimbangan. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, saya melihat lagi adegan tatkala betapa sulitnya Delisa menghafal bacaan shalat. Ustadznya pun memberikan nasehat, jika kita melakukan sesuatu bukan karena Allah tapi karena hal lainnya maka kita akan terpaku pada hasil yang di dapat sehingga keikhlasan belum hadir di dalam hati. Tapi jika ikhlas sudah ada di hati, jika karena Allah kita berlaku maka semuanya akan terasa mudah. Kurang lebih seperti itu. Memang sebelumnya Delisa menghafal hanya karena hadiah kalung yang di janjikan oleh Umminya, ketika Delisa sadar bahwa ia telah salah dalam berniat dan meluruskan niatnya, Allah pun memudahkannya menghafal bacaan shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah akan memberi apa yang kita niatkan. Jika kita berhijrah karena Allah, insyaAllah keberkahan akan kita dapat. Tapi jika hijrah kita karena wanita, maka kita pun akan mendapatkan yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi, sesuatu yang sepele memiliki makna yang tak sepele. Membuat saya untuk kembali tersadar, setelah khilaf dan khilaf. Kembali lagi saya tersadar &amp;nbsp;betapa Allah teramat sayang pada hambaNya. Selalu mengingatkan dalam berbagai kesempatan. Hanya saja memang kita harus membuka mata hati kita untuk dapat melihat semua keajaiban kasih sayangNya. Allah tak ingin kita selalu terjerumus dalam khilaf. Maka, nikmat Allah manakah yang kita dustakan &amp;nbsp;??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30 Desember 2011&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-5344829113678124579?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/5344829113678124579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/belajar-dari-delisa.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5344829113678124579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5344829113678124579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/belajar-dari-delisa.html' title='Belajar Dari Delisa'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-6062846037563126302</id><published>2011-12-28T23:37:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T03:34:02.179-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Pernikahan Mandiri</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Hari ini dapat sebuah pelajaran. Sangat berharga sekali, khususnya untuk saya yang belum menikah. Mungkin di luar sana ada beberapa kasus serupa, tapi saya baru "ngeh" kali ini karena terjadi di depan mata saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasusnya seperti ini, si fulan yang telah menjalani kehidupan rumah tangga beberapa tahun. Sudah memiliki dua orang anak. Kehidupannya bisa di bilang sangat baik dari segi ekonomi dan hal lainnya. Tapi sayangnya, lama-lama saya amati ada hal yang mengganjal pikiran saya. Untuk menegurnya pun saya belum bisa, jadi untuk sekarang hanya cukup sekedar saya jadikan pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyamanan kehidupan si fulan saat ini masih campur tangan dari orangtuanya. Dia bekerja pada perusahaan milik orangtuanya yang seharusnya bisa bersikap profesional namun sayangnya hal tersebut belum mampu di tunjukkan untuk dapat di jadikan tauladan yang baik bagi karyawan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu, saya mengetahui jika anak sulung si fulan mengalami diare yang parah hingga masuk ke rumah sakit. Tanpa ba bi bu lagi, fulan langsung mengabarkan kepada ayahnya. Tak ada yang salah. Hanya sebenarnya tak pantas merepotkan orangtuanya untuk permasalahan rumah tangga yang seharusnya bisa di usahakan sendiri dahulu secara maksimal. Karena pada saat ia menghubungi ayahnya, ayahnya sedang berada di luar kota untuk mengurus pekerjaan. Karena naluri ayah yang penyayang, otomatis ia pun langsung pulang ke Jakarta lebih cepat dari jadwal sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, hal yang baru saja saya mengetahui dan membuat saya ngeh adalah ketika si fulan bermasalah dengan khadimatnya, dia bercerita lagi dengan orangtuanya. Otomatis lagi, orangtuanya langsung bertindak dan kerepotan pada akhirnya. Tapi yang namanya orangtuanya tak pernah merasa di susahkan oleh anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejadian tersebut bisa saya simpulkan. Ketika kita memasuki jenjang pernikahan, maka terputuslah urusan antara kita dengan orangtua. Jika sebelumnya kita berstatus anak yang menjadi awak penumpang yang di nakhodai oleh orangtua, maka ketika telah menikah kita adalah nakhoda. Jika dulu kita hanya mengikut saja kemana nakhoda itu mengemudikan kapalnya, maka peran kita sebagai nakhoda kini yaitu mengemudikan kapal kita sendiri. Kita sudah menjadi nakhoda yang memiliki tugas membawa anggota keluarga kita mengarungi bahtera luas menuju &amp;nbsp;dermaga kebahagiaan. Ada saatnya ombak mengguncang kapal yang kita kemudikan, namun hal itu adalah salah satu resiko berlayar. Sebagai nakhoda kita harus memiliki tanggung jawab untuk bisa membawa penumpang berlayar kembali pada posisi aman dengan cara yang baik. Dengan mandiri, tanpa campur tangan orangtua. Jika memang mampu kita usahakan sendiri bersama pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pastinya tampuk kepemimpinan kini adalah di tangan kita bukan orangtua. Tak apa jika kita meminta saran kepada orangtua tanpa membuat beliau risau. Usahakan jika yang terlihat oleh orangtua dan masyarakat adalah kebahagiaan rumah tangga kita. InsyaAllah bisa menjadi contoh yang baik &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua yang telah lelah mengasuh kita sedari kecil hingga mengantar kita ke gerbang pernikahan, kehidupan kita yang baru. Lalu beliau masih di repotkan oleh urusan rumah tangga anak-anaknya. Saya pribadi tak ingin merepotkan orangtua saya ketika nanti menikah. Semoga Allah selalu meringankan kita dalam berbuat kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini bukan bermaksud untuk menjudge pihak manapun, hanya ingin berbagi. Serta mengingatkan diri sendiri ketika nantinya melangkah menuju gerbang pernikahan. Paling tidak dengan belajar dan mengamati saat ini bisa menjadi bekal untuk saya nantinya. Bukankah baiknya kita membuka mata, telinga, fikiran dan hati kita lebar-lebar guna terus mengais hikmah dari setiap kejadian, supaya selalu ada hikmah yang bisa di ambil dan bisa menjadi rambu untuk berhati-hati dalam melangkah menuju masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 Desember 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-6062846037563126302?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/6062846037563126302/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/pernikahan-mandiri.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6062846037563126302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/6062846037563126302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/pernikahan-mandiri.html' title='Pernikahan Mandiri'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-4633639252406402243</id><published>2011-12-28T22:03:00.000-08:00</published><updated>2012-01-03T05:48:35.115-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Quote'/><title type='text'>Others</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Persahabatan lebih berharga dari rupiah, intan dan berlian. Persahabatan dapat membalikkan dunia kita. Maka pilihlah sahabat yang tak berdasar azas &amp;nbsp;manfaat tapi hati yang berkata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Persahabatan itu apa adanya. Tak mengenal kebohongan apalagi untuk pribadi. Persahabatan itu adalah kepekaan perasaan untuk menjaga bukan menyakiti perasaan sahabat apalagi hanya untuk cinta. Persahabatan itu adalah ketulusan bukan untuk saling memanfaatkan. Persahabatan itu adalah perasaan nyaman bukan keterpaksaan untuk mendampingi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kejahatan. Ada yang melekat hingga mendarah daging, tapi adapula kejahatan yang terjadi di bawah alam sadarnya yang sebenarnya berhati lembut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sebuah pegalaman. Baik yang berasal dari pribadi atau orang lain adalah pelajaran berharga, andai kita dapat &amp;nbsp;mengambil hikmah dari setiap kejadian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kadang dalam suatu peristiwa. Objek menjadi lebih penting di banding subjek. Kadang dari objek tersebut tersebut tersimpan hikmah di mana objek yang menyebabkan subjek melakukan sesuatu. Karena dari objek maka timbul akibat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Hidup adalah warna warni. Masing-masing kita adalah pelukisnya. Warna yang tergores, kitalah yang tahu. Orang lain bisa menilai tapi bukan menghakimi. Orang lain hanya melihat tapi bukan merasakan. Orang lain hanya berbicara tapi kita yang bekerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Generasi rabbani, semoga tak menjadi mimpi kala ibu-ibu kini lebih berorientasi dunia dan melupakan akhirat. Semoga masih akan terus tumbuh muslim-muslim tangguh dari rahim wanita yag selalu berorientasi akhirat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Setiap kita adalah berbeda. Berbeda perasaan, beda berfikir, beda masalah, berbeda sifat. Jadi, jangan menjudge apa yang di perbuat orang lain sebelum berusaha untuk memahami, seandainya kita yang berada di pihaknya. Melihat masalah secara objektif, bukan secara subjektif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Nyaris saja berbagai urusan sepele, menjerumuskan orang yang sangat bijak sekalipun kedalam jurang kegilaan,,, -la tahzan-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black;"&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Tiadalah hawa nafsu itu, kecuali selalu memperturutkan apa yang dibiasakan oleh yang bersangkutan.. jika di perturutkan kemauannya, ia akan kecanduan dan jika tidak, ia tidak menuntut..... -la tahzan-&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Suatu ketika Imam Syafi'i pernah berkata : " saudaraku, ilmu tidak di dapat melainkan dengan 6 perkara : 1) kecerdasan 2) kemauan keras 3) sungguh-sungguh 4) bekal yang cukup 5) bimbingan guru 6) waktu yang lama"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Engkau hanya melihat duri pada tangkai mawar tetapi tidak mau melihat tetesan embun yang menghiasi bagian atasnya,,,, - la tahzan-&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Aku kenali kejelekan bukan untuk kejelekan akan tetapi untuk penjagaan darinya. barang siapa tak mengetahui kebaikan dan kejelekan, maka akan terjerembab kedalamnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Tidak ada dosa besar jika disertai dengan istighfar, tidak ada dosa kecil jika dilakukan terus menerus...&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kita hidup bukanlah mencari seseorang yang sempurna untuk kita cintai, namun kita belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Cinta orang yang sudah mati tidak selamanya. Yang mati tidak akan kembali. Tapi cinta orang yang masih hidup lebih segar daripada kuncup yang baru bersemi. Baik bagi mata bathin atau lahir. Pilihlah cinta yang hidup yang takkan pernah berakhir, yang memberikan kita anggur yang menambah kehidupan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;(Jalaluddin Rumi)&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Setan dan hawa nafsu adalah mitra yang handal.. menjerumuskan manusia ke lembah kenistaan..manusia sangat memuja hawa nafsu.. sedang setan adalah pemberi instruksi bagi hawa nafsu untuk terus merayu manusia lewat cara-cara yang tersembunyi namun pasti..bagai aliran darah..terus memburu.. bahkan bagi orang yang taat sekalipun, setan akan merayu melalui ketaatannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Setan melancarkan misinya selangkah demi selangkah.. penuh strategi.. hingga manusia sering tidak menyadarinya.. lalu anggap semua biasa.. tiada lagi rasa tabu.. ketika satu langkah terlampaui..setan akan menuju langkah berikutnya dan berikutnya .. dan manusia semakin terlena.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Terkadang sampah yang direndahkan bisa menjadi barang yang bernilai seni dengan harga jual yang tak terhingga, tergantung bagaimana seseorang dapat mengelolanya ... seseorang yang dipandang rendah, jangan berputus asa, karena penilaian yang paling berharga adalah dari Tuhan.. dengarkan mereka selagi kritik itu dapat membangun.. jangan hiraukan jika hanya berisi cacian dan hinaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ada sebagian orang yang bgitu terpana melihat kaindahan kota dan tingkah lakunya tanpa menyadari sesungguhnya semua adalah fatamorgana yang tak pernah abadi.. hanya tipu muslihat untuk menggelincirkan manusia agar keluar dari hakikat yang sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Kala amarah menyergap.. bibir terkatup bergetar..kerongkongan bagai terhadang batu, sulit menelan... jantung berdegup kencang... hati bergejolak, bagai gunung api yang siap memuntahkan seluruh isinya.. kala amarah tiba, salurkanlah.. hingga hatimu terbebas dari rasa yang menghimpit.. salurkan dengan baik, dengan hal yang kau suka..tanpa ada pihak yang dirugikan...&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Melihat sisi lain sebuah dunia yang berbeda... jangan pernah terpaku dari siapa kita belajar, tapi ambillah ilmu yang bermanfaat dari siapapun dan apapun..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sebanyak apapun buku yang ku baca, ku mengerti, ku telaah, apalah gunanya.. apabila kitab suciku tak pernah ku pelajari. Padahal ada begitu banyak hal-hal yang belum pernah aku ketahui bahkan tidak akan pernah aku tau jikalau saja seumur hidup, aku tidak pernah mempelajarinya... Learn My Qur'an..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Menuju garis start, semangat membara tiada tara.. lalu berlari dalam arena.. kencang..kencang..kencang.. perlahan mengendur.. selangkah di garis finish.. semangat pun hampir luntur.. sejenak berfikir haruskah terhenti karena merasa salah lelah dalam perlombaan.. sejenak berfikir kembali.. akankah pengorbanan yang panjang terhenti dengan mudah.. sedang untuk memulai ada peluh yang mengalir bersama doa..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Desa: bertabur keramahan di setiap titik kehidupan, waktu adalah milik pribadi, harta hanya perantara, ibadah paling utama, senyum mahkota di tiap rumah, kedamaian bersama alam yg hening dan udara yg jernih.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Kota: keangkuhan dimana-mana,terkungkung oleh jeratan waktu, harta adalah tujuan utama apapun caranya, uang adalah agama, dunia di elu-elukan, kesinisan bertabur polusi, kebisingan tiada henti, gempita canda tiada arti.&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Setiap kita di lahirkan berbeda.. namun fenomena berkata lain.. semua orang ingin terlihat sama.. terkungkung dalam jeratan mode sesaat.. menjadi pengikut yang tak miliki prinsip.. ingin dilihat indah.. oleh siapa ? manusia.. tak ada yang abadi.. kemanakah perbedaan yang menjadi karunia..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Saat mengetahui bahwa kau memiliki sebuah kelebihan yang tak setiap orang mampu... Mungkin kau akan berlakon senang, layaknya balita yang menangis lalu mendapatkan susu.. Atau kau akan tetap bergeming akan anugerah itu dan menyia-nyiakannya..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Meski badai menghadang ketenangan jiwaku.. meski ombak mengoyak jalan fikirku.. meski topan membuyarkan mimpiku... namun kuyakin Allah bersamaku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Biarlah keramaian menggilasmu... biarlah wujudmu hanya menjadi nuansa yang memberi jeda.. namun ketulusanmu akan menjadi atmosfer yang akan selalu terpatri dalam hati ..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tak perlu berkata manis jika hanya pembenaran dari sebuah kepalsuan.. kau bukanlah raja yang bertitah membenarkan sesuatu atau menghukum yang lainnya.. kau hanya sebuah kalimat yang mengalir dari tulisan para penyair yang entah sinting atau benar abadi..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Hidup laksana air... mengalir dan terus mengalir.. jadilah arus yang menentukan kemana air mengalir.. bukan jadi air yang pasrah mengikut kemana arus membawa..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Saat mereka bangga akan kerlap-kerlipip lampu kota.. Saat mereka bangga akan hingar bingar musik diskotik.. Saat mereka bangga pada ke-akua-an diri.. Saat mereka bangga dalam keramaian kota.. tapi aku lebih bangga saat bercengkerama dengan alam, menyatu dengan ketenangan..&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pandangan hidup yang terbentang bagai cakrawala di angkasa luas... namun terhalang kabut hitam yang sering menghadang... butuh pelangi untuk memberi warna..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, karena sungai mengalir selamanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;cinta sejati laksana pantai yang senantiasa setia dalam menanti sang ombak untuk menghampirinya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jadilah orang yang lebih pelit atas umurmu dibanding dirham dan dinarmu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Janganlah berjalanlah di belakangku, mungkin aku tidak dapat memimpin. Jangan pula berjalan di depanku, aku mungkin tidak dapat mengikuti. Namun berjalanlah di sampingku dan jadilah sahabatku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Mati/maut bknlah khilangn tbesar dlm hdp. Khilangn yg tbesar a/ ap yg mati dlm sanubari smentara qt msh hdp. -Norman Cousins-&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pelangi yang indah dinanti saat hujan terhenti, bahagia terasa setelah tangis tercurah, bangkit tegak berdiri sesaat setelah tersungkur,,,, karena setiap kesulitan pasti ada kemudahan, sesunggguhnya setiap kesulitan ada kemudahan...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pertolongan Allah pasti datang trhdp org2 yg yakin dan brsabar serta terus berusaha tanpa pernah brpaling dariNya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Setiap kita adalah beda... karena beda maka ada keindahan, jaga keindahan itu dengan saling menerima apa adanya dan jangan memaksakan sesuatu...&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Mengamati perubahan pada sekitar... ada perubahan yang menakjubkan seketika mengucap alhamdulillah, ada perubahan yang membuat lidah seketika beristighfar. Tunjukkanlah kebaikan sebagai kebaikan dan berilah kemampuan untuk mengikutinya... tunjukkanlah keburukan sebagai kburukan dan berilah kemampuan untuk menjauhinya..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;Tidak ada yang tidak mungkin jika kita percaya kepada ALLAH... jangan ada sedikitpun keraguan terbersit, karena janji ALLAH adalah pasti.. ALLAH menyukai orang-orang yang selalu berdoa, karena sesungguhnya kita adalah NOTHING tanpa ALLAH.&lt;/span&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Keganasan alam membuat kita tahan banting dan bisa fleksibel di kondisi apapun, keganasan manusia ga akan bertahan lama karena akan ada waktunya kelemahan manusia datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Nikmat sehat akan sangat terasa dan dirindukan kala kita dalam keadaan sakit. Mengambil hikmah dari tiap nyeri yang terasa. Menyadari hak tubuh untuk beristirahat. Mengingat bahwa kita tak lebih dari serpihan debu kotor di jalanan, hanya kepada Allah semua kembali...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jangan belajar membenci dan mencintai hanya karena merangkum pendapat dari penampilan dan aksesoris yang melekat. Kenali kedalaman hati. Menerima segala perbedaan. Karena penampilan kebanyakan menipu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Sifat-sifat paling utama bagi wanita adalah terburuk bagi pria : sombong, bakhil dan penakut. Bila wanita sombong, dia tidak akan membiarkan dirinya dijamah sembarang orang. Bila dia bakhil, dia akan menjaga hartanya dan harta suaminya. Dan bila dia penakut, dia akan takut terhadap segala sesuatu yang bakal mengganggunya. -Ali Bin Abi Thalib-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Setiap peristiwa, awalnya dimulai dari pandangan. Kobaran api mulanya berasal dari percikan api kecil. Betapa banyak pandangan yang menodai hati pelakunya. Bagaikan anak panah lepas yang mengenai bidikannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Kadang kita trjerat dg kenangan indah. Hingga tergugu, diam tak melangkah. Biarlah itu trsimpan dalam memori. Buat kenangan indah untuk hari esok yg kita rangkai hari ini. Mulailah melangkah..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Cinta itu laksana api yang dapat menghangatkan juga dapat membakar. Cinta itu bagai air yang dapat memberikan siraman kasih sayang juga dapat menenggelamkan. Cinta laksana malam yang dapat memberi ketenangan juga dapat membutakan. Cinta itu laksana dua sisi mata uang, dimana tersimpan keburukan juga kebaikan. Tinggal kita mencari celahnya yang kita inginkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: #cccccc; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Simpan rahasia dipeti terdalam hatimu, biar Tuhan yang menjaganya. Alirkan airmatamu dalam keheningan, biarlah Tuhan yang menyekanya. Gantungkan kesedihan dalam untaian doa-doamu, biar Tuhan yang menggenggamnya. Letakkan kesenangan bersama rasa syukurmu, biarkan Tuhan memelukmu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-4633639252406402243?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/4633639252406402243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/from-me.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4633639252406402243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4633639252406402243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/from-me.html' title='Others'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-9083240956907260593</id><published>2011-12-28T19:49:00.000-08:00</published><updated>2011-12-28T19:49:44.415-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara'/><title type='text'>3 Panggilan Allah Untuk Manusia</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Panggilan Allah SWT kepada seluruh ummat manusia (tanpa terkecuali) yang ada di dunia untuk menyembah, mengabdi atau beribadah kepadaNya agar manusia bertaqwa dan tidak mempersekutukanNya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Panggilan Allah SWT hanya di tujukan kepada orang-orang yang mampu saja yaitu panggilan ibadah haji. Dalam ibadah haji, Allah memperlihatkan manfaatnya kepada ummat manusia, di antaranya kebersamaan dalam hidup. Di hadapan Allah, semua manusia sama yang membedakan hanyalah taqwa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Panggilan Allah SWT yang mau tidak mau, suka atau tidak suka harus di jawab dan ini untuk semua umur yaitu kematian. Karena itu kita harus sadar bahwa hidup di dunia tidak kekal. Kematian tidak dapat di tunda atau di majukan walau sedetikpun.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-9083240956907260593?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/9083240956907260593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/3-panggilan-allah-untuk-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/9083240956907260593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/9083240956907260593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/3-panggilan-allah-untuk-manusia.html' title='3 Panggilan Allah Untuk Manusia'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-3099475226206880506</id><published>2011-12-28T07:46:00.000-08:00</published><updated>2011-12-28T22:01:19.925-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Kawan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Dahulu, aku selalu menginginkan hadirnya seorang kawan.&lt;br /&gt;Kawan belahan jiwa yang dengannya tawa dan tangis hadir.&lt;br /&gt;Yang dengannya tercipta kisah tentang aku dengan jejak-jejak yang akan di ceritakannya pada dunia.&lt;br /&gt;Kini aku mengerti.&lt;br /&gt;Allah tak hanya mengabulkan adanya satu kawan.&lt;br /&gt;Tapi beberapa kawan, dahulu aku tak mengerti.&lt;br /&gt;Jika hanya satu, aku akan sangat bergantung dan Allah tak inginkan itu.&lt;br /&gt;Banyak telinga, beragam karakteristik aku miliki.&lt;br /&gt;Biar hati tak terlalu tertaut karenanya.&lt;br /&gt;Tapi hanya karena Allah segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah selalu memberi apa yang aku butuhkan.&lt;br /&gt;Bukan memberi apa yang aku inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantu aku untuk terus berfikir dan membuka mata hati.&lt;br /&gt;Biar selalu dapat membaca hikmah dari setiap takdirku.&lt;br /&gt;Aku ingin jadi manusia yang selalu bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantu aku untuk selalu tersenyum dan bersyukur, Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 November 2010&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-3099475226206880506?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/3099475226206880506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/kawan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3099475226206880506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/3099475226206880506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/kawan.html' title='Kawan'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-4996820022030682691</id><published>2011-12-28T07:03:00.000-08:00</published><updated>2011-12-28T07:03:39.971-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Cinta Itu...</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Cinta itu abstrak&lt;br /&gt;Bahkan sang pecintapun tak mengerti&lt;br /&gt;Apa itu yang bernama cinta&lt;br /&gt;Lezatkah ia, nikmatkah ia, menyedihkankah ia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pecinta hanya paham&lt;br /&gt;Bila cinta merasuki dunianya&lt;br /&gt;Menjadikan sebuah oase&lt;br /&gt;Di tengah hiruk pikuk masalah yang menerpa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pecinta merasa&lt;br /&gt;Sebuah cinta mampu memberi warna&lt;br /&gt;Di antara hitam putih garis hidupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, cinta seperti apa yang di rasa ?&lt;br /&gt;Bila cinta menimbulkan wujud penghambaan&lt;br /&gt;Merubah raja menjadi budak&lt;br /&gt;Merubah berlian menjadi butiran pasir&lt;br /&gt;Merubah manusia menjadi iblis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta bukan hanya sekedar rela berkorban&lt;br /&gt;Bila hanya satu hati yang tertawa&lt;br /&gt;Sedang di sana hujanpun menangis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta tak hanya perwujudan kalimat tanpa perbuatan&lt;br /&gt;Kerinduan yang berujung airmata&lt;br /&gt;Kesetiaan yang berakhir pengkhianatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apa yang sang pencinta rasakan &amp;nbsp;?&lt;br /&gt;Sedang makna cintapun masih tersamar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu abstrak&lt;br /&gt;Cinta itu beribu makna&lt;br /&gt;Cinta itu ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 Juli 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-4996820022030682691?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/4996820022030682691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/cinta-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4996820022030682691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/4996820022030682691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/cinta-itu.html' title='Cinta Itu...'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-1881220325892562930</id><published>2011-12-28T06:45:00.000-08:00</published><updated>2011-12-28T06:45:03.826-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Ibu Juara No. 1 Di Dunia</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dia tak mengenal cinta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Namun sedalamnya makna telah tergores&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Wujud kesetiaan nan abadi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Cermin luhur prilaku masa lalu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hatinya sedalam samudera&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sebongkah misteri tiada terpecah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hanya bahagia tersirat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sedang duka entah kemana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bagai berlian di bebutiran pasir pantai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bersinar meski terabaikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sungguh tak akan padam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di hati para kaum tiran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Keluguan wanita ayu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tak terbalut tirai palsu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Gilasan roda-roda zaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dia mampu bertahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sebuah ketulusan terpancar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hanya ingin bersinar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bilakah gelap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hanya dia seorang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Untaian kata-kata&amp;nbsp; terindah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Terhaturkan untuknya seorang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Cinta kasih sepanjang zaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tak terbalas intan berlian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dedicated to : Ibuku (Siti Kalimah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;19 Juli 2011&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-1881220325892562930?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/1881220325892562930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/ibu-juara-no-1-di-dunia_28.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/1881220325892562930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/1881220325892562930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/ibu-juara-no-1-di-dunia_28.html' title='Ibu Juara No. 1 Di Dunia'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-7534513655834146853</id><published>2011-12-28T06:06:00.000-08:00</published><updated>2011-12-28T07:31:20.391-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Quote'/><title type='text'>Hadits</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Rasulullah bersabda :&lt;br /&gt;Mukmin sejati adalah yang mampu memberikan &amp;nbsp;rasa aman baik dalam hal ekonomi maupun bagi keberlangsungan hidup orang lain. Muslim sejati adalah yang mampu membebaskan orang lain dari penindasan lisan dan tangan (kekuasan) nya. Mujahid atau pejuang sejati adalah yang mampu mengendalikan diri untuk tetap di jalan Allah (kebenaran). Dan penghiijrah sejati adalah yang berhasil menghijrahkan dirinya jauh dari perbuatan salah dan dosa.&lt;br /&gt;(HR. Ahmad dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda :&lt;br /&gt;Sesungguhnya pada dirimu ada dua perangai yang di cintai Allah yakni sifat lemah lembut (sabar) dan ketenangan (tidak tergesa-gesa).&lt;br /&gt;(HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan yang baik itu adalah sedekah.&lt;br /&gt;(HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukanlah seorang mukmin itu yang jadi pencaci, pelaknat, bukan juga yang suka berkata kotor atau lidahnya suka menyebut kata-kata yang hina.&lt;br /&gt;(HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya seorang hamba bisa saja mengucapkan sepatah kata yang bisa menimbulkan kemurkaan Allah, yang bisa jadi ia tidak pernah memperdulikan ucapannya tersebut, namun karena ucapan itu ia terjerumus ke dalam neraka jahannam.&lt;br /&gt;(HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasul tentang ciri-ciri wanita shalihah :&lt;br /&gt;Yang selalu membuat suaminya bergembira bila di pandang ; yang selalu taat kepada suaminya dan yang tidak pernah melanggar perintahnya ; &amp;nbsp;serta tidak berkhianat dalam mengelola harta suaminya tersebut.&lt;br /&gt;(HR. An Nasa'i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah kalian berkarakter lemah, sehingga mengatakan, jika orang-orang baik kitapun akan baik dan jika mereka buruk kitapun buruk. Namun kokohkan kepribadianmu. Jika mereka baik, kalianpun harus berbuat baik, jika mereka buruk janganlah berbuat zhalim.&lt;br /&gt;(HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Aisyah, bersikap lembutlah. Sesungguhnya Allah jika menghendaki kebaikan pada sebuah keluarga, niscaya Dia akan mengkaruniakan &amp;nbsp;sikap lemah lembut kepada mereka.&lt;br /&gt;(HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjadi saksi di hadapan Allah bahwa tidaklah seseorang yang berakal terlanjur berbuat salah (lalu menjadikannya sebagai ibroh sehingga ia tidak terjatuh pada lubang yang sama dua kali) melainkan Allah akan mengangkat derajatnya hingga menyediakan tempat kembali baginya berupa surga.&lt;br /&gt;(HR. Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 dinar yang kamu infaqkan di jalan Allah, 1 dinar yang kamu infaqkan untuk memerdekakan budak, 1 infaq yang kamu shodaqohkan kepada orang miskin dan 1 dinar yang kamu infaqkan kepada keluargamu, maka yang paling besar adalah yang kamu infaqkan kepada keluargamu.&lt;br /&gt;(HR. Muslim dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang di nikahi karena salah satu dari beberapa faktor : kecantikannya, hartanya, akhlaqnya dan agamanya. Hendaklah kalian memilih wanita yang baik agama dan akhlaqnya, niscaya kalian akan beruntung.&lt;br /&gt;(HR. Ahmad dan Hakim dari Abu Sa'id Al Khudri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Dzat yang membolakbalikkan hati, kokohkanlah hatiku di atas agamaMu, Wahai Dzat yang merubah-rubah hati, kokohkanlah hatiku di atas ketaatan kepadaMu.&lt;br /&gt;(HR. Tirmidzi, Ahmad, dll)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda :&lt;br /&gt;Perumpaan orang mukmin yang membaca Al Qur'an adalah seperti bunga uttrujah, bau harumnya dan rasanya lezat. Orang mukmin yang tak suka baca Al Qur'an seperti buah kurma, baunya tidak begitu harum tapi manis rasanya. Orang munafik yang membaca Al Qur'an ibarat sekuntum bunga, berbau harum tapi pahit rasanya dan orang munafik yang tidak membaca Al Qur'an seperti buah hanzalah, tidak berbau dan rasanya pahit sekali.&lt;br /&gt;(HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda :&lt;br /&gt;Marah itu dapat merusak iman seperti pahitnya jadam merusak manisnya madu.&lt;br /&gt;(HR. Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman sebagaimana di sebutkan dalam hadits Qudsi :&lt;br /&gt;Wahai anak Adam, ingatlah kepadaKu ketika kamu marah. Maka Aku akan mengingatmu jika Aku sedang marah (pada hari akhir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda :&lt;br /&gt;Orang kuat bukanlah yang dapat mengalahkan musuh, namun orang kuat adalah orang yang dapat mengontrol &amp;nbsp;dirinya ketika marah.&lt;br /&gt;(HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda :&lt;br /&gt;Janganlah engkau marah dan surga bagimu.&lt;br /&gt;(HR. Ibnu Abid Dunya dan Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-7534513655834146853?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/7534513655834146853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/hadits.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7534513655834146853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7534513655834146853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/hadits.html' title='Hadits'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-1522041015812042617</id><published>2011-12-28T05:01:00.000-08:00</published><updated>2011-12-28T07:18:58.862-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Quote'/><title type='text'>Quote From 5 Cm : Donny Dirghantoro</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;A Life without a risk is a life unlived&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A woman's heart is deeper than the ocean for a secret.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;-Kate Winslet (Titanic)-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;We are the champion my friend and we'll keep on fighting till the end.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;-Queen-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Generasi mendatang akan sulit mempercayai bahwa sesuatu yang menakjubkan ini pernah ada dalam darah dan daging, serta berjalan di atas muka bumi.&lt;br /&gt;-Albert Einstein-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dan semuanya akan tambah indah kalo tetap jadi diri sendiri, bukan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sesuatu yang pasti di dunia ini adalah ketidakpastian. Semua relatif. Tuhan memelihara ketidakpastian itu pada seluruh umat manusia agar manusia terus belajar, terus bermimpi dan ujung-ujungnya kita akan kembali padaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;I'm enough of an artist to draw freely upon my imagination. Imagination is more important than knowledge. Knowledge is limited. Imagination encircles the world.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;-Albert Einstein-&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Manusia yang nggak percaya sama Tuhan sama saja dengan manusia yang nggak punya mimpi. Cuma seonggok daging yang punya nama.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Our greatest glory is not in never falling, but in rising everytime we fall. -Confucius-&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;The man with the greatest soul will always face the greatest war with the low minded persons.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;-Albert Einstein-&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang yang paling bijaksana adalah orang yang mengetahui bahwa dirinya tidak tahu.&lt;br /&gt;-Socrates-&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang yang mengetahui apa yang baik akan selalu berbuat baik.&lt;br /&gt;-Socrates-&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Every man dies, not every man really lives.&lt;br /&gt;-Braveheart movie-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Manusia mendapatkan sesuatu dari manusia lain. Manusia melepaskan sesuatu dari manusia lain. Manusia menjadi manusia karena manusia lain atau mungkin ada juga &amp;nbsp;manusia yang menjadi manusia kembali karena manusia lain. (Bagi umat manusia, manusia itu suci).&lt;br /&gt;-Seneca-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebuah negara tidak akan pernah kekurangan seorang pemimpin apabila anak mudanya sering berpetualang di hutan, gunung dan lautan.&lt;br /&gt;-Sir Henry Dunant-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau kita memilih bersikap negatif sama kegagalan kita akan menganggapnya sebagai sesuatu yang buruk. Sesuatu yang menghalangi jalan kita. Kita seolah bikin tembok. Tapi kalau kita bersikap positif sama kegagalan kita, kita akan menganggapnya sebagai suatu pelajaran yang amat berharga yang telah Tuhan berikan untuk kita. Kita ibarat bikin pintu ke jalan baru, bukan tembok.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupannya setiap manusia akan terjebak dalam sebuah gua gelap yang berisi keteraturan, kemapanan dan mereka senang berada di dalamnya. Karena mereka terbuai dengan segala kesenangan di sana dengan apa yang telah mereka capai, hingga akhirnya mereka takut keluar dari gua tersebut, mereka memang bahagia tetapi diri mereka kosong dan mereka tidak pernah menemukan siapa diri mereka sebenarnya. Mereka tidak punya mimpi.&lt;br /&gt;-Plato-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu mau menulis ya tulis aja, jangan pernah mikir, langsung nulis aja jangan pakai mikir.&lt;br /&gt;-William Forrester-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritik itu adalah pengorbanan dari seseorang yang mungkin telah mengorbankan rasa nggak enaknya sama kita, entah sebagai seorang teman atau rekan kerja, semata-mata hanya untuk membuat diri kita lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-1522041015812042617?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/1522041015812042617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/quote-from-5-cm-donny-dirghantoro.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/1522041015812042617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/1522041015812042617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/quote-from-5-cm-donny-dirghantoro.html' title='Quote From 5 Cm : Donny Dirghantoro'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-1735158934811666380</id><published>2011-12-27T23:25:00.000-08:00</published><updated>2011-12-27T23:41:00.390-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Sindrom "New Year"</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Empat hari lagi kita akan meninggalkan tahun baru masehi 2011 dan menuju ke tahun pergantian 2012. Banyak orang menaruh harapan besar di tahun baru tersebut. Ada pula yang tak acuh akan datangnya tahun 2012. Tiap tahun berganti dan tiap tahun pula perayaan pergantian tahun baru tersebut selalu di sambut istimewa. Seolah-olah pergantian tahun adalah sesuatu yang istimewa, awal di mana kita bisa merubah sesuatu yang kurang baik menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya setuju untuk merubah sesuatu yang kurang baik menjadi lebih baik. Meskipun fase perubahan tersebut bukan hanya di dasarkan pada pergantian tahun tapi setiap saat. Berusaha terus menerus memperbaiki diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai episode pergantian tahun yang nantinya akan menjadi fase perubahan di awali dengan sesuatu yang kurang baik. Bukan lagi rahasia, jika banyak orang yang sangat merencanakan acara pergantian tahun secara istimewa. Teramat istimewanya tahun baru masehi, bahkan ada yang tidak pede jika ia tidak pergi ke suatu tempat untuk merayakannya. Teramat istimewanya, tak jarang ada yang rela menghabiskan dana besar-besar guna memperingati pergantian tahun baru masehi. Padahal pergantian sebenarnya bukan berdasarkan tahun tapi bagaimana kita merubah diri kearah lebih baik. Sayang sekali jika kita rela melakukan hal yang "dahsyat" pada malam tahun baru, tapi menginjak tanggal 1 Januari semangat tahun baru seperti hilang tak berbekas dan kita masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak salah bagi kita untuk merayakan pergantian tahun asalkan niat dan pengaplikasikannya benar. Bukan dengan pesta besar-besaran yang cenderung masuk ke dalam kategori pemborosan. Atau perayaan yang menjurus pada kemaksiatan. Tapi &amp;nbsp;rayakan semua itu dengan introspeksi, karena pada dasarnya bukanlah deretan angka yang bertambah, dari 2011 bertambah satu angka menjadi 2012. Melainkan usia bumi dan manusia yang kian berkurang. Untuk apa kita merayakan berkurangnya usia bahkan hingga bermegahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;InsyaAllah, perbaikan bisa di lakukan tanpa menunggu tahun berganti tapi tiap saat. Ketika kita khilaf, langsung minta ampun kepadaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersibuk-sibuklah menyiapkan sesuatu yang terindah untuk bekal akhirat nanti. Saling mengingatkan dalam kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga di tiap waktu yang berganti, kita berkesempatan dan selalu menyempatkan diri untuk terus bermuhasabah atas kekhilafan yang pernah terjadi dan mimpi-mimpi indah kita yang bermuara pada satu tujuan yaitu keridhoan Allah. Semoga Allah senantiasa memberikan kelembutan hati kepada kita khususnya saya dalam menerima semua kritikan atau kebenaran guna peningkatan kualiats diri ke arah yang lebih baik.&amp;nbsp;Karena kebenaran adalah mutlak dari Allah dan kekurangan adalah dari saya pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28 Desember 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-1735158934811666380?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/1735158934811666380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/sindrom-new-year.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/1735158934811666380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/1735158934811666380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/sindrom-new-year.html' title='Sindrom &quot;New Year&quot;'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-1011260013768561143</id><published>2011-12-27T01:03:00.000-08:00</published><updated>2011-12-27T01:20:01.836-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Episode Galau</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;InsyaAllah, saya ingin mengusahakan untuk dapat menulis setiap hari. Meskipun aktifitas saya terlihat monoton, tapi saya ingin lebih peka. Mengambil manfaat atau pelajaran bahkan dari hal yang sepelepun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, saya belum mendapatkan sesuatu yang berarti, tapi saya ingin tetap menulis. Kali ini saya ingin menceritakan perasaan yang sedang saya alami saat ini. Sesuai dengan judul tulisan saya, memang saat ini saya sedang merasakan episode galau. Bukan hanya ABG saja loh yang suka galau, saya pun seperti itu. Maklum masih muda. Tapi kali ini bukan masalah percintaan. Sayang sekali otak saya di pakai untuk hal-hal yang masih bersifat meraba-raba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini kegalauan membuat kepala saya pusing. Karena terlalu banyak keinginan yang bergelayut di dalam kepala tapi bingung untuk merealisasikannya. Mungkin saya yang terlalu banyak berfikir tanpa bertindak atau takut bertindak karena takut resiko. Tapi entahlah, setelah saya fikir-fikirpun lebih baik saya tak melakukannya. Aneh ya ?? Kalau ujung-ujungnya tidak di lakukan untuk apa memikirkan suatu hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah saya. Seringkali masih terjebak pada kesuksesan atau tindakan orang lain. Suatu waktu ada seseorang yang membuat ini, saya ingin. Kemudian ada yang pergi ke sini, saya ingin. Ada yang sukses dengan melakukan ini, saya ingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusing sekali rasanya jika saya harus terjebak pada semua hal yang sebenarnya belum tentu saya bisa lakukan. Minimal belum tentu hal tersebut cocok untuk saya. Karena baik untuk orang lain belum tentu baik untuk saya. Saya sangat faham akan kalimat itu, tapi berkali-kali pula saya sering pula dan tanpa sadar kembali terpengaruh pada bisikan-bisikan pengaruh dari informasi luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayapun tak ingin membatasi pengetahuan saya hanya karena ketakutan terjebak dalam perilaku orang lain. Saya yang harus terus belajar untuk bisa menyesuaikan antara kemampuan dan fakta. Saya harus terus melihat lingkungan luar hanya sebagai penambah wawasan. Jika memang dapat di terapkan ke dalam diri saya, bisa saya lakukan jika tidak mungkin hanya menjadi warna warni ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya pernah dengar dari ucapan Mario Teguh, bahwa kegalauan di usia muda itu lebih baik di banding merasa nyaman. Kenapa ?? karena galau yang berasal akibat dari beberapa pilihan untuk kemajuan lebih baik dari kenyamanan yang di rasa saat ini. Sifat galau menandakan bahwa seseorang ingin maju. Makanya ia bingung memilih yang terbaik untuk sesuatu di depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kegalauan yang saya rasakan masih sejalan dengan perkataan Mario Teguh tersebut ?? Semoga saja seperti itu. Supaya yang saya lakukan menjadi tak sia-sia. Kan Allah menciptakan sesuatu tak pernah sia-sia, jadi di manfaatkan saja otak untuk berfikir. Kemudian nantinya, apakah itu baik atau tidak bagi kita, pasti Allah punya cara tersendiri dalam memberikan sinyalNya. Jika baik, lanjutkan. Jika tidak, ya hentikan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah, saya akan terus mencoba memperbaiki diri, menyehatkan otak dan hati dengan hal-hal yang berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 Desember 2011&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-1011260013768561143?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/1011260013768561143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/episode-galau.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/1011260013768561143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/1011260013768561143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/episode-galau.html' title='Episode Galau'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-7723566161752910192</id><published>2011-12-26T08:36:00.000-08:00</published><updated>2011-12-26T08:49:03.175-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Menembus Batas Kesabaran</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Betapa sulitnya kita menahan amarah, betapa tak mudahnya mempraktekkan sifat sabar. Banyak orang yang menguasai teori kesabaran tapi tak banyak yang mampu mengaplikasikannya dalam keseharian. Bisa jadi di antara orang-orang tersebut adalah saya. Untuk itu, hari ini saya ingin membuat sedikit catatan lagi sebagai pengingat diri sendiri khususnya dan kawan-kawan sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin saya hadir dalam undangan pernikahan seorang kawan. Saya hanya ingin mengambil satu adegan dalam perhelatan sakral tersebut. Yaitu tatkala para undangan mengantri makanan. Saya lihat, mereka begitu sabar menanti dalam antrian untuk mendapatkan makanan yang mereka sukai. Antrian yang saya lihat cukup panjang, tapi saya tak mendengar adanya keluhan yang terlontar. Mungkin saja karena tempatnya cukup kondusif, berada di dalam gedung mewah dan ber-AC. Bisa di bilang cukup nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayangnya, jarang saya melihat kesabaran seperti itu jika kondisi yang di hadapi jauh dari kesan kenyamanan. Misalnya, ketika kita sedang berada di dalam angkot menuju tempat kegiatan. Tak sesuai dengan kenyataan dan terjadilah kemacetan. Perkiraan waktupun jauh melesat, yang tadinya di perkiraan pukul segini harusnya sudah sampai tujuan ternyata masih di jalan karena terjebak kemacetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat dua kondisi di atas, terdapat persamaan yaitu sama-sama mengantri untuk mendapatkan sesuatu yang di inginkan. Tapi sangat berbeda dalam prosesnya. Memang jika di lihat kondisinya sangat bertolak belakang. Jika yang pertama kondisinya sangat kondusif dan tidak dikejar waktu sedangkan yang kedua seperti di kejar waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika di telisik maka cara penyelesaian dari kedua kondisi di atas adalah kesabaran. Jika pada kondisi pertama kita bisa sabar karena kondusif, mengapa kita tak bisa membuat kondisi yang kedua pun menjadi kondusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kondusif bukan tercipta dari suasana sekitar tapi dari hati kita, dari diri kita. Kenyamanan akan tercipta jika kita bisa membuatnya nyaman bahkan ketika dalam situasi yang tergolong menyebalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya berkata, bahwa semua hal pasti akan kembali pada Allah termasuk masalah ini. Memng benar yang saya rasakan seperti itu. Kita butuh Allah. Karena semua masalah hanya bisa teratasi jika kita mengingat Allah dan menyerahkan semuanya kepada Allah. Sedikitlah melembutkan hati untuk mengingatNya bahkan ketika dalam suatu keadaan yang menghimpit. Jika belum percaya dengan teori yang saya katakan, bisa di laksanakan. Memang tak ada kuncinya selain melembutkan hati. Ingatlah Allah, merasai Dia hadir di dekat kita. Hanya orang-orang yang yakin yang bisa membuktikannya. Yakin akan kasih sayang Allah. Yakin akan kuasa Allah. Karena Allah teramat sayang kepada hambaNya. Jangan melulu menuruti hawa nafsu. Minimal berfikirlah dampak buruk yang akan terjadi pada lingkungan sekitar jika menuruti bisikan nafsu. Saya yakin hawa nafsu tak akan bisa menyelesaikan satu masalah pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang bukan makhluk sempurna, tapi bukan juga makhluk yang berhenti untuk mendekati kesempurnaan. Yah, meskipun kita tertatih mendekatiNya, mencapai ridhoNya tapi Allah akan tetap menilai proses kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita selalu di lindungi dengan sifat kesabaran dalam situasi apapun. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26 Desember 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-7723566161752910192?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/7723566161752910192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/menembus-batas-kesabaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7723566161752910192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7723566161752910192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/menembus-batas-kesabaran.html' title='Menembus Batas Kesabaran'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-2247073114933433966</id><published>2011-12-24T20:19:00.000-08:00</published><updated>2011-12-24T20:20:52.659-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Sebenarnya Kita</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Semalam saya mendapatkan suatu pelajaran baru, yang berasal dari hal sepele. Tapi memang, tidak salah jika dalam Al Qur'an berkali-kali Allah menyuruh kita untuk berfikir. Karena semua keindahan, kabar gembira, kasih sayang Allah bahkan sampai azabNya hanya dapat di cerna hanya oleh kaum yang berfikir. Kenapa banyak yang kaum yang ingkar ?? karena kebanyakan dari mereka hanya menuruti hawa nafsu tanpa mau berfikir mengenai kekuasaan Allah, kesalahan mereka akan penyembahan terhadap bukan selain Allah. Semoga kita bukan termasuk dalam golongan yang ingkar. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada pelajaran yang baru saya dapatkan semalam. Bisa saya simpulkan menjadi seperti ini :&lt;br /&gt;Jika kamu ingin mengetahui bagaimana orang lain menilai dirimu, atau kamu ingin mengetahui bagaimana sifat aslimu di mata orang lain maka simaklah perkataan orang yang sedang kesal atau sedang marah kepadamu karena biasanya apa yang di katakannya adalah jujur atau benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu hanyalah hasil dari analisa saya sendiri. Menurut saya, jika seseorang sedang kesal, maka otomatis ia akan mencurahkan segala hal yang selama ini mengganjal di hatinya. Termasuk hal-hal yang tidak di sukai dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi perlu di perhatikan, bisa jadi apa yang di katakannya itu &amp;nbsp;benar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara manusiawi kita pasti kesal jika ternyata secara tiba-tiba ada seseorang yang menjudge diri kita. Kita akan marah, kita akan membalas perkataannya. Kita akan balik membuka kejelekan orang tersebut. Atau minimal kita akan membantah habis-habisan bahwa apa yang di katakannya tidaklah benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seperti itu adanya, mungkin kita belum siap akan segala kritikan atau pendapat orang lain yang bersebrangan dengan diri kita. Memang tak mudah, jika kita rasa telah berbuat yang terbaik yang kita bisa. Lalu ternyata masih ada saja yang tiba-tiba mengkritik apa yang kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itulah, tiada gading yang tak retak. Sebaik-baik usaha yang kita lakukan pasti masih ada saja kesalahan yang terbersit baik sengaja atau tidak. Jadikan saja semua itu sebagai introspeksi atas kinerja kita selama ini sebagai hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita selalu di berikan kelembutan hati untuk bisa menerima semua hal yang datang dari luar dengan bijaksana, baik itu kritikan, pujian, bahkan cacian sekalipun. Karena kita hanya bisa berusaha sebaik-baiknya dan penilai bukanlah kita. Orang yang paling bijaksana adalah orang yang mau menerima masukan dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga semua tulisan ini, yang berasal dari pengalaman saya juga menjadi pengingat dan pembelajaran diri saya pribadi yang masih sering khilaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 Desember 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-2247073114933433966?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/2247073114933433966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/sebenarnya-kita.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2247073114933433966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/2247073114933433966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/sebenarnya-kita.html' title='Sebenarnya Kita'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-7857978409416531772</id><published>2011-12-23T21:02:00.000-08:00</published><updated>2011-12-23T21:02:27.975-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Tentang Hipokrit</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Jika saya membaca kembali tulisan-tulisan saya. Ada yang terasa aneh. Bukan karena hasil plagiatisme atau semacamnya, tapi karena bahasanya menurut saya kok baku sekali. Saking bakunya, seorang kawan pernah tak percaya bahwa yang saya tulis adalah tulisan saya. Mengapa demikian ?? Karena jika saya berbicara, saya tak pernah bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selalu apa adanya dan pastinya kurang jelas (hal itu yang membuat saya lebih berani menulis di banding berbicara). Yah, kalau menurut saya, hanya berusaha untuk menutupi kelemahan dan memunculkan kelebihan. Tapi dengan menulis langsung di blog saya, bukan bermaksud pula membuka aib, hanya ingin apa yang saya alami bisa di ambil hikmahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika berbicara saya tidak bisa berbahasa baku, maka sebaliknya. Dalam tulisan pun jarang saya bisa menggunakan bahasa yang asal-asalan. Baku sekali terlihat. Saya sendiripun merasa aneh dengan hal tersebut. Keanehan yang menjadi sebuah anugerah dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja keanehan yang saya miliki bukan tergolong sifat "hipokrit". Saya baru tahu arti kata itu kemarin, itupun karena tidak sengaja membaca artikel sebuah blog dan terdapat kata hipokrit. Karena penasaran, saya tanyakan pada mbah google. Ternyata artinya hampir sama dengan munafik. Orang yang berbicara baik di mulut namun memiliki niat buruk dalam hatinya. Atau orang yang berpenampilan manis tapi sebenarnya hanyalah sebuah topeng yang menyembunyikan kebusukan. Na'udzubillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita semua di jauhkan dari sifat hipokrit atau munafik. Sayapun hanya berusaha menjadi diri saya apa adanya di manapun saya berada. Menyesuaikan diri dalam keadaan apapun. Mengikuti kata hati.&lt;br /&gt;Seorang teman pernah berkata, Ikuti kata hati bukan karena siapa atau dimana kita berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 Desember 2011&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-7857978409416531772?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/7857978409416531772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/tentang-hipokrit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7857978409416531772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/7857978409416531772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/tentang-hipokrit.html' title='Tentang Hipokrit'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-740137050873686715</id><published>2011-12-23T20:31:00.001-08:00</published><updated>2011-12-23T20:31:30.664-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Izinkan Aku Menjadi Mataharimu</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Izinkan aku menjadi mataharimu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bila siang ku terangi kau sendiri&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bila malam tiba kutitipkan cahayaku pada purnama&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Karena sesungguhnya aku selalu berwujud&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dengan atau tanpa kata&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Biarkan aku menyapa dengan hatiku&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Meski hanya sebuah bisik&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semoga kau dengar seruan cintaku&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;aku bukan medan terjal yang kau daki&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;yang kan terinjak tapak gagahmu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;aku adalah tongkatmu untuk mendaki puncak&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;ketika kau terseok, aku akan menopangmu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;dengan genggam erat selalu tersirat&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;aku adalah butir cintamu yang kau tabur&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;kelak tangkainya kan menusuk perlahan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;namun jangan kau melemah karenanya&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;karena kita adalah butir-butir cinta yang menyatu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;7 Oktober 2011&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-740137050873686715?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/740137050873686715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/izinkan-aku-menjadi-mataharimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/740137050873686715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/740137050873686715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/izinkan-aku-menjadi-mataharimu.html' title='Izinkan Aku Menjadi Mataharimu'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-5729726154082226229</id><published>2011-12-23T20:24:00.003-08:00</published><updated>2011-12-23T20:24:57.815-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Blind</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;Ketika sang buta melangkah dalam titian bumi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Tanpa tongkat tanpa penuntun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Hanya merayap mengais pijakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Untuk tetapkan langkah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Berjalan seiring mata hati menatap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Siang dan malam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tiadalah berarti bagi sang buta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Gelap semakin pekat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Cahaya hanyalah redup yang tersisa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Masa yang bergulir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Hanyalah deretan kisah baku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kadang batu maupun kerikil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menjadi sahabat yang siap menyandung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tanpa tahu perih di hati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pun dikala hati merintih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ingin berkata tapi suara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Telah tenggelam gema&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bukan tak mau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sang buta tegak melangkah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Hadapi dunia berkawan tekad&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tapi tanpa tongkat, mungkinkah ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3049107807058940349-5729726154082226229?l=rainkelana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainkelana.blogspot.com/feeds/5729726154082226229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/blind.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5729726154082226229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3049107807058940349/posts/default/5729726154082226229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainkelana.blogspot.com/2011/12/blind.html' title='Blind'/><author><name>Kiptiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03678221383683811527</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-pit8W3gJ5pM/TypHAsUdkjI/AAAAAAAAADQ/zmtS0Lg6MBg/s220/beach7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3049107807058940349.post-5966487672472075122</id><published>2011-12-23T20:24:00.001-08:00</published><updated>2011-12-23T20:24:29.359-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiasan'/><title type='text'>Amarah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tak selamanya hati berkarib pada fikir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menyelusur angan dalam buaian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menata rapi barisan impian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Yang tergores dalam bingkai mimpi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bila hati teriris mengiris&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menahan runtuhnya pedih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Hingga tubuh lunglai terayun angin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span
